Demam JRC by request ^_^
Kalau ngga ada request, yaa.. aslinya rada mikir mau bikin begini.. Hihihi..

Rainbow Roll with strawberry chopped and cream

Lovely Roll with whole strawberry and berry cream

Green Tea Roll with cheddar cheese filling

Eid el Fithr Roll Cake
Christmas Roll Cake

Ngga tahan untuk di- apload ini judulnya.. :)
Setelah selamat dan sukses dengan Kawung Ijo Roll Cake bulan lalu, aku tergoda untuk mencoba resep versi lain yang lebih ekonomis tapi lebih enak untuk diaplikasikan.

Resepnya aku dapet dari Ochikeron yang share di YouTube yang udah bolak-balik aku pelajari dan sedikit aku modifikasi. Aslinya, dia nge-set motifnya dengan dipanggang sebentar. Tapi aku aku pakai teknik dibekukan di freezer karena aku merasa lebih nyaman dengan metode ini; menurutku, dengan dibekukan begini, nantinya kertas pelapisnya lebih mudah dilepaskan.




Bahannnya:
Egg Yolk Batter
1 btr kuning telur
35 gr gula pasir
20 ml + 25 ml minyak goreng
60 ml air
80 gr tepung terigu
1 sdt vanilla essence

Motif
1/2 sdt terigu untuk setiap warna
pewarna makanan
1 btr putih telur
sejumput tepung maizena

Base Batter
4 btr putih telur (setara 120 gr - 150 gr)
30 gr gula pasir
1 sdt tepung maizena

Caranya:
- Seiapkan loyang ukuran 26 x 26 cm, oles dengan sedikit margarin, lapisi dengan kertas roti yang sudah diberi motif di baliknya, lalu lapisi lagi dengan margarin tipis-tipis saja, sisihkan.
- Buat Egg Yolk Batter. Dalam mangkuk kecil, mikser kuning telur, gula, dan 20 ml minyak sampai pucat dan mengembang. Masukkan 25 ml minyak goreng dan air, kocok lagi sampai tercampur rata. Masukkan terigu, kocok rata. Sisihkan.
- Buat adonan motif. Kocok putih telur sampai mengembang, masukkan maizena, kocok sebentar hingga soft peak. Siapkan beberapa mangkuk kecil untuk mencampur warna, isi masing-masing mangkuk dengan 1 sdt Egg Yolk Batter dan terigu, aduk rata. Beri warna yang diinginkan, aduk rata. Isi masing-masing campuran warna dengan 2 sdm meringue, aduk rata. Masukkan masing-masing adonan warna ke dalam piping bag, buat motif sesuai selera. Setelah selesai, masukkan ke dalam freezer 20-30 menit.
- Panaskan oven 160 C.
- Buat Base Batter. Kocok putih telur dengan gula sampai mengembang dan soft peak. Jika masih ada sisa dari adonan motif, boleh dicampurkan juga. Masukkan maizena, kocok rata. Matikan mikser. Campur adonan base ini dengan Egg Yolk Batter, aduk rata.
- Tuang adonan base ke dalam loyang yang sudah diberi motif, panggang 13-15 menit sampai matang.
- Setelah matang, keluarkan dari oven. Tanpa menungggu, keluarkan cake dari loyang dalam posisi terbalik. Langsung kelupas kertas rotinya dengan perlahan. Biarkan dingin sebelum di roll. Setelah di roll, segera masukkan ke dalam freezer selama 1 jam sebelum dipotong dan disajikan.

Untuk isiannya, aku cuma pakai simple whipped cream.


Happy baking!


Menurut bahasanya, Kaastengels berarti batangan keju. Pada kenyataannya, ini adalah kue kering yang terbuat dari keju tua, terigu, butter, dan telur. Karena bahannya yang cukup mahal, maka di Indonesia kue ini biasanya hanya beredar pada hari-hari tertentu, seperti Hari Raya Idul Fitri dan Natal.
Jenis keju yang lazim dipakai adalah jenis keju Edam, Gouda, bahkan juga keju jenis Parmesan.Sedangkan untuk Kaastengels versi ekonomis, jenis keju yang biasa dipakai adalah keju Cheddar.

Kali ini aku coba berbagi resep Kaastengels versi ekonomis, mengingat harga bahan makanan yang ngga pernah turun.. *sigh
Resepnya aku ambil dari beberapa sumber, digabung jadi satu, jadinya seperti ini:

Kurang tebel sebenernya, tapi yasudahlah, buat dimakan sendiri juga.. :))

Bahannya:
450 gr terigu
350 gr margarin
15 gr tepung maizena
1 butir kuning telur
75 gr keju cheddar, parut, angin-anginkan (sebaiknya dipersiapkan sehari sebelumnya, supaya kering benar)
1/2 sdt kaldu ayam instan
sejumput garam
30 gr keju cheddar parut untuk taburan 

Bahan olesan:
1 butir kuning telur
1 sdm susu cair
sejumput gula halus
Aduk rata

Caranya:
- Campur terigu, maizena, keju parut yang sudah kering, bubuk kaldu ayam, dan garam, aduk rata.
- Kocok lepas kuning telur, masukkan ke dalam campuran bahan kering, kemudian masukkan margarinnya, lalu aduk rata dengan menggunakan spatula hingga adonan berbulir.
- Siapkan loyang dan panaskan oven 140 C.
- Adonan siap di cetak sesuai selera. Atur potongan adonan di atas loyang, olesi dengan bahan olesan tersebut, taburi keju parut.
- Panggang selama 30 menit hingga berwarna kuning keemasan.
- Dinginkan kue sebelum dimasukkan ke dalam toples kedap udara.


Happy baking!
Galau di malam hari. Padahal badan udah capek banget.. Tapi ngga tau kenapa susah sekali buat dipake tidur.. -_-"
Tetiba teringat Mille Crepes.. Pengen banget bikin crepes coklat lalu diisi filling whipped cream. Yasudahlah, mari kita eksekusi saja..

Resepnya aku ambil dari Anak Jajan yang simple dan ngga terlalu banyak bahan yang dipakai. Dimodif dikit laah.. Kalau punya Mrs. Jajan adonannya musti nginep semalem, aku nggak.. :D Dan karena pengen yang coklat, aku campur dengan bubuk coklat dan ditambah gula sedikit..

Bahan kulit crepe:
90 gr tepung terigu
10 gr bubuk coklat
2 pcs telur
330 ml susu putih cair
2 sdm mentega cair
2 sdt gula pasir
Cara Membuat:
1. Kocok ringan telur, campurkan mentega dan susu, aduk rata
2. Tambahkan tepung terigu dan aduk hingga rata
3. Diamkan adonan sebentar
4. Panaskan teflon dengan api sedang, tuang 1sendok sayur kurang dikiit adonan ke teflon (aku pakai yang dia 18 cm) kemudian goyang teflon agar adonan tipis merata
5. Diamkan 1 menit, angkat dan ulangi step 4 sampai habis


Untuk krim isiannya aku pakai whipped cream biasa, lha wong adanya juga cuma itu.. :p
Setelah ditumpuk rapi, harusnya masuk kulkas dulu supaya set. Tapi akunya ngga sabar, potong sajaaa.. Hihihi.. Setelah satu potong habis, barulah sang crepes masuk kulkas..


Happy frying!


Sebenarnya ini udah kejadian cukup lama.. Akibat terlalu lama pulang kampung, akhirnya salah satu keponakanku yang super girly minta 'jatah preman'nya: Rainbow Cupcake :D
Masih dalam kondisi dapur minus, alias kulkas isi seadanya, di freezer masih tersimpan sisa putih telur lumayan banyak. Baiklah, mari kita thawing saja kalau begituh.

Resepnya, lagi-lagi, pakai resep favoritku yang tempo hari untuk Luna's birthday party yang milky banget, hanya saja kali ini step-nya aku balik, jadi seperti sponge cake.. Jadinya, lebih lembut dan cukup membuatku tegoda.. Dengan topping ganache white seadanya, maka terjadilah insiden itu.. huhuyy..


Resepnya kurang lebih seperti ini;

Bahannya:
225 gr margarin, cairkan
200 gr gula pasir
6 bh putih telur (setara 180 gr putih telur)
2 sdt vanilla essense
425 gr terigu

4 sdt baking powder
½ sdt garam
355 ml susu cair, suhu ruang
Pewarna makanan (ungu, biru, hijau, kuning, orange, dan merah)

Caranya:
- Siapkan cups cake. Sisihkan. Siapkan oven dengan suhu 170C.
- Campur terigu, baking powder, dan garam, ayak bila perlu, sisihkan.
- Kocok putih telur dan gula sampai mengembang dan pucat. Lalu masukkan vanilla, dan kocok lagi sampai rata. Matikan mikser.
- Masukkan secara bergantian, campuran terigu dan susu secara bergantian, aduk lipat dengan spatula sampai tercampur rata.
- Masukkan margarin cair, aduk lipat lagi sampai rata.
- Bagi adonan menjadi 6 bagian yang rata, lalu masukkan beberapa tetes masing-masing warna ke dalam adonan yang berbeda, aduk rata hingga mendapat hasil akhir warna yang diinginkan.
- Tuang1 bagian adonan ke dalam cups, lalu timpa dengan 1 bagian lain, dan seterusnya, lalu oven selama 15 menit.


Happy baking!
..and don't blame it to the cupcake!
"Mba, bisa order klappertaart ngga?"
Sedikit panik karena belum pernah bikin klappy, tapi dengan pedenya saya jawab: BISA. Hehehe... Jadilah saya bongkar-bongkar file, ingat kalau duluuu banget, sekitar tahun 2010, pernah dikasih resepnya sama Hepi Hapsari dan sepertinya it sounds yumm..
Pernah sebenernya sih bikin, tapi yang abal-abal alias yg simple banget, pakai roti tawar.. Jadinya persis seperti puding roti. Kalau cuma buat konsumsi sendiri sih ngga masalah, tapi kalau orderan ya harus lain ceritanya..

Voila! Resepnya ketemu, tinggal dibaca-baca lagi supaya lebih marem, sambil sekalian bongkar arsip milis dan ublek-ublek di grup untuk pelajari tips & triknya. Sepertinya cukup mudah cara membuatnya, yang pasti kuncinya di pengadukan yang rata dan jangan sampai bergerindil supaya hasilnya lembut dan "kemleser" di tenggorokan..


Bahannya:
1 liter fresh milk
250 gr gula pasir (saya: 200 gr)
50 gr tepung terigu (saya: 100 gr)
50 gr maizena
50 gr tepung custard (saya: skip)
6 btr kuning telur (saya: kocok lepas)
150 gr mentega (saya: 75 gr butter + 75 gr margarin)
2 btr kelapa muda
100 gr kenari panggang cincang (saya: 50 gr almond)
kayu manis bubuk
kismis, rendam dengan air panas, peras, rendam dalam rhum (saya: vanilla essense) dan bubuhi kayu manis bubuk

Bahan topping:
6 putih telur
4 sdm gula
2 sdm terigu
kenari panggang cincang (saya: almond)
bubuk kayu manis

Caranya :
- Campur terigu, maizena, custard powder (kalau pakai), cairkan dengan 200 ml susu, aduk rata dengan ballon whisk.
- Rebus 800cc susu dengan gula sampai mendidih, lalu masukkan campuran tepung, aduk sampai matang (adonan meletup-letup).
- Angkat dari api, masukkan mentega, aduk rata, lalu masukkan kuning telur sedikit-sedikit sambil diaduk rata. Kemudian masukkan kenari panggang & kelapa muda, aduk rata
- Tuang kedalam loyang sampai 3/4 penuh, oven selama 15 menit.

Note: per 1 resep bisa untuk ukuran loyang 28 x 25 cm (saya lupa ukuran pastinya), atau 28 cup ukuran 5 x 5 cm.

- Sambil menunggu, kocok putih telur sambil diberi gula pasir sedikit sedikit sampai kaku, matikan mikser, lalu masukkan terigu, aduk rata dengan spatula.
- Semprotkan diatas adonan klappertart (boleh pakai contong plastik atau disendokin), taburi dengan kayu manis bubuk, beri almond dan kismis di atasnya.
- Panggang lagi sampai matang (kekuning kuningan)
- Setelah matang, keluarkan dari oven. Bisa disajikan hangat atau masukkan ke kulkas dulu untuk penyajian dingin.

Asli, ini uwenak! Saya ketagihan.

Dan ini versi topping keju cheddar yang aaahhhh..


06/24/13 @ 21.37 
Baruuu aja nemu cerita tentang kue ini di Wikipedia. Saya copas aja deh..
Klappertaart di Indonesia dikenal sebagai kue khas Manado dengan bahan dasar kelapa, tepung terigu, susu, mentega dan telur. Resep adonan tersebut merupakan pengaruh saat zaman pendudukan Belanda di Manado. Terdapat beberapa macam cara memasak klappertaart. Bila dipanggang dan menggunakan roti, maka akan menghasilkan klappertaart dalam bentuk yang padat, bisa dipotong layaknya kue taart pada umumnya. Tetapi ada juga cara memasak yang tidak panggang. Ini akan menghasilkan tekstur yang begitu lembut, seperti memakan custard yang langsung meleleh begitu masuk ke mulut. Kue ini paling nikmat bila disantap dalam keadaan dingin jadi tidak boleh dibiarkan terlalu lama di luar pendingin.
Klappertaart termasuk kue yang mengandung kalori yang cukup tinggi. Ada pengusaha klappertaart yang mencari campuran adonan yang lebih rendah jumlah kandungan kalorinya. Beberapa jenis klappertart menggunakan lemak rendah kalori, susu kalsium tinggi dan pemanis rendah kalori sebagai campuran adonannya menggantikan susu dan gula yang pada umumnya digunakan, sehingga menjadikan kue ini berkurang jumlah kalorinya. Klappertaart Rendah Kalori memang sengaja dibuat agar orang-orang yang sedang diet bisa menikmati kue lezat ini.
 

Happy baking!

Sebenarnya ini adalah Japanese Roll Cake yang aku motif batik kawung..
Agak telat sepertinya aku coba bereksperimen dengan jenis cake yang satu ini. Alasannya sederhana: belum pede.. :D
Berhubung ada sisa cream cheese di kulkas setelah bikin Tiramisu Taart kemarin, suami request roll cake a la Jepang seperti yang pernah kita lihat di tivi beberapa waktu yang lalu..Yukmari.

Dalam proses pembuatan JRC ini setahuku ada 2 metode untuk membuat motif set; di oven sebentar dan di masukkan ke dalam freezer. Aku memilih cara ke-2, karena (menurutku) prosentasi keberhasilan motif menempel di adonan utama jauh lebih besar. Lagian juga, Junko, si empunya, juga memakai metode yang sama.

Hasilnya memang luar biasa, sodara-sodara.. Nagih. Apalagi setelah lihat hasil akhirnya, meskipun pada percobaan pertama ini cakenya masih agak gosong akibat ngovennya agak sedikit terlalu lama.. Hedeww..
 

Resepnya aku comot dari blognya Mbak R dengan sedikit penyesuaian, seperti ini;

Bahan:
Adonan I
4 butir kuning telur
40 gr gula pasir
40 cc minyak goreng
60 cc air
80 gr tepung terigu
Adonan II
150 gr putih telur
40 gr gula pasir
15 gr tepung maizena
Adonan untuk membuat motif :
40-50 gr putih telur
10 gr gula pasir
5 gr tepung maizena
Pasta pandan
Pasta coklat

Filling :
50 gr cream cheese
50 gr whip cream bubuk
100 ml air dingin
Kocok sampai mengembang dan siap untuk digunakan.
Caranya :
1. Siapkan 1 bh loyang ukuran 22x22x5cm atau 1 bh ukuran 24x24x5cm (bila ingin agak tipis cakenya). Poles bagian bawah dan pinggiran loyang tipis saja dengan sedikit butter/margarin (hanya untuk melengketkan kertas roti saja). Lalu tutupi/beri alas kertas roti pd bagian dasar dan pinggiran loyang, tidak usah dipoles mentega/margarin lagi.
2. Buat bahan adonan I , kocok kuning telur dan gula pasir hingga mengembang kental. Sambil terus dikocok speed sedang, tambahkan minyak goreng hingga habis, kocok terus hingga merata, lalu mulai tambahkan air sedikit demi sedikit sambil tetap dikocok speed sedang.
3. Setelah merata, sekarang masukkan ke dalamnya tepung terigu, sambil tetap dikocok speed sedang, kocok hingga merata dan kental. Sisihkan.
4. Sekarang buat adonan untuk MOTIF dulu. Kocok putih telur dan sebagian gula pasir hingga mengembang, tambahkan sedikit lagi hingga habis sisa gula pasirnya, sambil tetap dikocok speed sedang, kocok hingga mulai soft peak. Lalu masukkan tepung maizena ke dalamnya, kocok sebentar hingga tercampur merata kental/soft peak, jangan sampai hardpeak. Matikan mixer.
5. Ambil sebagian adonan I, kira2 4-5sdm , lalu masukkan ke dalam adonan bahan untuk membuat motif tadi, aduk ringan merata. Bagi menjadi dua bagian, beri satu bagian dengan pasta pandan, dan satu bagian lain dengan pasta coklat. Masukkan masing-masing adonan motif ke dalam contong plastik. Lalu mulai buat motif yg kita inginkan pd alas loyang yg sudah ada kertas rotinya tadi itu. Setelah rapi dan selesai semua motif, masukkan ke dalam freezer hingga adonan motif ini membeku/keras.


6. Siapkan oven pada suhu 160 C.
7. Sambil menunggu adonan motif membeku/keras, buatlah adonan II untuk cake; kocok putih telur + sebagian gula pasir hingga mengembang, tambahkan sisa gula pasir, kocok lagi hingga soft peak. Lalu tambahkan tepung maizena ke dalamnya. Kocok hingga merata dan kental/soft peak.
8. Lalu gabungkan kedua adonan I & II. Ambil sebagian adonan putih telur (adonan II), masukkan ke dlm adonan I, aduk ringan merata. Baru setelahnya tambahkan sisa semua adonan II, aduk ringan merata.
9. Ambil loyang yg telah diberi motif tadi dari freezer,bila sudah beku/keras, segera tuangkan adonan cake di atasnya. Ratakan, hentakkan pelan bbrp kali loyang adonan untuk meratakan adonan hingga ke dasarnya.
10. Panggang kurang lebih 10-15 menit/hingga matang kecoklatan permukaannya.
11. Setelah matang, keluarkan cake dari loyang, lepas kertas roti dengan hati-hati, biarkan hingga dingin/uap panas hilang.


12. Saat cake sudah dingin. Poles bagian permukaan atas cake (bagian yg kecoklatan) dengan bahan filling agak tebal , lalu gulung rapi , bungkus rapat dgn kertas roti penggulungnya. Simpan sejenak di freezer hingga set/keras. 
13. Setelah set, barulah dapat dipotong2 dengan rapi dan cantik, siap dipacking/disajikan.


"Practice makes perfect" its so true. Ini penampakan setelah percobaan ke-3. Jauh lebih rapi karena tangan juga udah ngga grogi.. Hehehehe..



Rumit sih, but is worth it.
Happy baking..!

Sayur Trancam ini adalah salah satu kesukaan suami.
Menurut berita, asal muasal sayur ini adalah dari daerah Jawa Tengah yang berisi macam-macam sayuran yang dicampur dengan parutan kelapa berbumbu. Macam sayur yang digunakan mulai daun beluntas, daun kenikir, daun kemangi, kol, kecambah, kacang panjang, mentimun, sampai petai cina.
Mumpung ada simpanan parutan kelapa setengah tua di freezer, mari dimanfaatkan saja..


Resepnya saya copas dari Sajian Sedap, dengan sedikiiit modifikasi..

Bahan Sayur:
6 lonjor kacang panjang, rajang kasar
2 ikat daun kenikir, rebus, rajang kasar
6 slice tipis tempe, bakar, potong kotak kecil
1 bh mentimun ukuran agak sedang, potong dadu
Segenggam petai cina
100 gr kelapa parut

Bumbu:
2 siung bawang putih
5 buah cabai merah keriting
3 buah cabai rawit merah
2 cm kencur
1/2 sendok teh terasi, bakar
2 lembar daun jeruk, buang tulang daunnya
1/2 sendok teh garam
1/2 sendok teh gula merah


Cara:
- Haluskan bumbu dengan grinder, campur rata dengan parutan kelapa, kukus selama 15-20 menit sampai matang
- Setelah matang, dinginkan sebentar, lalu dicampur rata dengan bahan sayur yang telah disiapkan
- Sajikan

Oiya, disini kelapa saya kukus setelah dicampur dengan bumbu supaya bumbunya matang; menghindari basi jika tidak habis dan disimpan untuk dimakan kemudian.


Happy cooking!
Sudah Juni.. ^_^

Teringat awal minggu ini, kakak ipar tersayang mau ulang tahun, kucoleklah Rara, anak gadisnya, kutanya dia: "Mama ultah mau dibikinkan apa?". Sambil mengerjap dia bilang: "Rainbow Cake". Aduh, lu lagi..
Kugoda lagi dia: "Lainnya dong.. Tiramisu atau Black Forest atau apa dong?". Ngga terlalu lama, sambil mengerjap lagi: "Tiramisu!". Baiklah..

Browsing lagi, cari resep yang - menurutku - enak, dan ekonomis, sekalian ngejar harga jual, just in case nanti ada yang order. Optimis dong.. 

Setelah kesana-kemari mencari alamat, lagi-lagi aku terpesona sama resep-resep di blog Just Try & Taste. Menurutku, she's so smart memodifikasi resep jadi lebih simpel dan ekonomis, plus hasilnya juga ngga mengecewakan. Pun dengan resep Tiramisu yang dia pakai, base-nya bukan lady finger, tetapi cake cokelat.
Tetapi ada satu hal, basic cake yang dia pakai, adalah cake coklat kukus. Nope, aku ngga mau yang panggang.

Blogwalking lagi.
Ketemulah resep cake untuk Black Forest yang (lagi-lagi) menurutku cukup enak dari situs Resep Aneka Coklat. Okesip, markibung. Mari kita gabung. Dan walhasil, beginilah kenyataannya..


Resepnya kurang lebih seperti ini;

Chocolate Sponge Cake

Bahan:
4 butir telur
100 gr gula pasir
1/2 sdm emulsifier
1/4 sdt garam
1 sdt vanilla essence
50 gr terigu
20 gr maizena
30 gr coklat bubuk
50 gr margarin, lelehkan

Cara:
- Siapkan loyang ukuran diameter 20 cm, alasi dg kertas roti, oles dengan margarin tipis-tipis. Panaskan oven 160-170 C.
- Kocok telur, gula, emulsifier, garam, dan vanilla sampai mengembang dan kaku (jambul petruk). Matikan mixer.
- Campur bahan kering, ayak, lalu tuang ke dalam adonan, aduk lipat dengan spatula.
- Masukkan margarin cair, aduk lipat sampai rata, lalu tuang ke dalam loyang cetakan.
- Panggang selama 20-25 menit sampai matang.
- Setelah matang, keluarkan dari oven, diamkan 5 menit sebelum dikeluarkan dari loyang.

Tiramisu Frosting

Bahan:
200 gr cream cheese
250 ml krim kental (aku pakai 100 gr whip cream bubuk + 200 ml air dingin)
100 gr gula halus
1,5 sdt vanilla essence
2 sdt kopi instan campur rata dengan 100 ml air panas
Coklat bubuk untuk taburan

Cara:
- Kocok cream cheese, krim kental, gula halus, dan vanilla sampai mengembang kaku siap untu digunakan.

How To:
- Siapkan loyang bongkar pasang. Kalau tidak ada, siapkan plastik mika polos dengan panjang seukuran dengan keliling cake dan tinggi 15 cm.
- Bagi sponge cake menjadi 2 bagian yang sama. Letakkan 1 bagian didasar loyang bong-pas sebagai alas. Kalau pakai plastik mika, letakkan 1 bagian cake sebagai alas, lalu lingkarkan mika disekelilingnya, satukan dengan perekat (isolasi).
- Oles permukaan cake dengan kopi instan yang sudah dicairkan, olesi dengan campuran cream cheese kira-kira sampai setinggi 1 cm, taburi dengan coklat bubuk. Gunakan ayakan supaya hasil taburannya halus dan merata.
- Letakkan 1 bagian cake yang lain diatasnya, ulangi proses tersebut diatas.
- Setelah selesai, masukkan kedalam freezer supaya set, sekitar 1 jam.
- Jika sudah set, keluarkan dari loyang atau buka plastik mikanya, kemudian hias sesuai selera.


Cukup panjang prosesnya, but I do hope it is worth.
Happy baking!
Hello, May.. ^_^

Kayaknya enak nih kalau postingan bulan ini dimulai dengan Muffin Keju yg lembut dan ngeju. Waktu browsing, aku nemu resepnya Just Try & Taste, kok sepertinya enak kalau dilihat dari komposisi bahan-bahannya..

Ngga pake lama, langsung aja aku coba, mumpung lagi ada sisa bahan di kulkas. Alhamdulillaah, memang enak! Lemonnya terasa, mengimbangi rasa kejunya..
  
lihat aja, senyumnya yg merekah..;)

Resepnya begini:

Bahan:
- 250 gram tepung terigu serba guna
- 150 gram keju cheddar parut (aslinya 120 gram, tapi aku tambahin supaya yumyumm)
- 150 gram gula pasir
- 3 sendok teh baking powder
- 1/4 sendok teh garam
- 2 sendok teh parutan kulit jeruk lemon
- 1 butir telur ayam ukuran besar
- 235 ml susu cair
- 100 gram mentega, cairkan
- 20 gram keju cheddar parut untuk taburan
 
Cara:
- Siapkan oven 180 C. Siapkan loyang ukuran 20x20 cm atau 2 buah 20x10 cm, olesi dengan margarin dan taburan terigu. Kalau pakai mangkuk cupcakes dari kertas atau cetakan muffin juga bisa. - Ayak tepung terigu, baking powder dan garam. Sisihkan. - Di mangkuk terpisah, kocok lepas telur dengan menggunakan balloon whisk, tambahkan gula, kulit jeruk, garam dan mentega cair. Aduk rata. 
- Tambahkan tepung terigu dan susu cair secara bergantian, aduk perlahan seperlunya saja hanya agar adonan basah. Jangan terlalu lama mengaduk, tidak perlu khawatir dengan gumpalan-gumpalan kecil tepung seukuran kacang tanah. Pada saat dipanggang gumpalan tersebut akan meleleh.  Masukkan parutan keju, aduk rata. 
- Masukkan adonan ke dalam loyang dengan tinggi 3/4 cetakan saja, adonan akan mengembang. 
- Panggang selama 10 menit, keluarkan kue dari oven, taburi dengan keju parut, panggang kembali selama 15 - 25 menit, atau jika kita tusukkan lidi ke tengah kue maka tidak ada adonan yang menempel.
- Setelah matang, keluarkan kue dari oven dan tunggu sekira 5 menit supaya mudah dikeluarkan dari loyang.
- Sajikan.
 
 
Happy baking!