Tampilkan postingan dengan label Appetizer. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Appetizer. Tampilkan semua postingan

Bikin kelepon yuk! 

Mumpung lagi punya ubi ungu cakep banget. Dan piaraan kelapa muda parut di friser 😎




Kelepon Ubi Ungu


Bahannya:

150 gr tepung ketan putih

200 gr ubi ungu kukus, haluskan

½ sdt garam halus

150-175 ml air (sampai adonan bisa dipulung)

Air untuk merebus

1 lbr daun pandan


Bahan isi:

75 gr gula merah serut


Bahan taburan:

½ btr kelapa, parut

¼ sdt garam halus

1 lbr daun pandan

➡️ campur rata dan kukus 15 mnt


Cara membuatnya:

- Campur ubi ungu, tepung ketan, dan garam, aduk rata. Tambahkan air, sedikit demi sedikit, sambil diuleni, sampai adonan asal bisa dipulung. Jangan terlalu lembek ya, nanti bleberan. 

- Ambil sedikit adonan, bentuk bulatan, isi dg gula merah. Lakukan sampai semua adonan habis. 

- Rebus air dan daun pandan. Setelah mendidih, kecilkan api, masukkan bulatan adonan, lalu rebus hingga adonan mengapung tanda sudah matang. Angkat, lalu gulingkan ke kelapa parut yg sudah dikukus. 

- Sajikan. 


Selamat rikuuukk 🍉

Akibat punya sisa shortening sisaan motret, kepikiran mau dibikin apaaa coba.
Lalu inget di milis NCC jadul, om Budiman Halim pernah share resep pie apel yg crust nya pake shortening. Aku lupa full atau mix dg butter, tapi seingetku mix. 

Karena pengen segera ngabisin piaraan, guglinglah resep yg full pake shortening, dan ketemu yg gampang pol banget punya allrecipes dot com. Deskripsinya "simple recipe and very tasty, it will be very flaky". Cus lanjut! 



Best Ever Pie Crust
(pas utk 1 loyang pie 18 cm) 

Bahannya:
2 cups tepung terigu
205 gr shortening
1sdt garam
100-120 ml air

Caranya:
- Campur tepung, garam, dan shortening dalam mangkuk besar, aduk rata hingga bergerindil. 
- Tambahkan air, uleni hingga bisa dipulung.
- Bungkus adonan dalam plastik wrap, simpan di dalam kulkas selama 4 jam (minimal) sebelum digunakan. 

Btw, beneran enak renyah ini kulit pie nya loh. Padahal aku ngulenin ngga pake pastry blender karena ngga punya 😬 Dan karena mau langsung pake, jadi aku simpan di friser kurleb sejam-an gitu. 

Isian pie nya bebas ya bun. Ini tadi aku jadiin Quiche Lorraine, karena kemarin habis belanja bayam horenso di pasar Oro² Dowo. Nanti kapan² aku share resepnya. Dicicil lah, biar ada modal ngisi feed 😆

Selamat rikuk 🍉
Akibat punya piaraan labu kuning segelundung, sudah tua banget sampai kulitnya keras. Bingung mau dibikin apa, masa di kolak lagi.. Akhirnya aku recook kleponnya mbak Lely 😋 Yumm! Suwun mbakyu 😘

Tumben banget ini aku bikin jajan tradisyenel. Embuh kesambit apa. Biasanya mending beli laaah.. Resepnya ikut mbak Lely, tapi agak sedikit aku sesuaikan takarannya mengikuti feeling.


Kelepon Koneng

Bahan A:
200 gr labu kuning, kukus, haluskan
180 gr tepung ketan
¼ sdt garam
Gula aren utk isian (aku pakai yg halus)
Air untuk merebus
1 lembar daun pandan, simpulkan

Bahan B:
¼ butir kelapa agak tua, parut
Sedikit garam

Caranya:
Campur labu, tepung ketan, garam, uleni hingga kalis. Air ditambahkan jika adonan terasa kering.
Ambil sedikit adonan, pipihkan, isi dengan gula aren, lalu tutup adonan hingga membentuk seperti bola. Lakukan hingga seluruh adonan habis. Sisihkan dulu.
Campur bahan B, kemudian kukus hingga matang. Angkat, sisihkan.
Didihkan air, beri daun pandan. Kemudian masukkan bola² adonan tadi. Masak hingga mengapung dan matang.
Angkat. Tiriskan, lalu gulingkan ke dalam kelapa kukus tadi hingga rata.
Sajikan.

Jadinya ngga terlalu banyak. Cukuplah untuk ngotorin gigi dan ngisi pojokan lambung.
Minyak kelapa alias lengis in Balinese, ngga cuma bisa dipakai untuk nyambel aja lho. Selain untuk numis, untuk salad dressing juga nikmeh.

Basically, dressing dari lengis ini adalah sambal matah yang dikurangin rawitnya dan ditambahin minyaknya karena musti dicombine dengan sayur Segar yang notabene begitu-begitu aja rasanya. Ehehehe..


Isiannya apa aja? Bebas sih. Mau pakai nasi juga boleh *nyengir*


Yang ini aku pakai pucuk daun kenikir, daun selada, kol ungu, dan daun kemangi. Plus stir fried dada ayam yang disuwir. Aduk rata semuanya. Langsung sikat!


Happy cooking!
Lamaaa banget ngga makan yang namanya sayur daun kelor. Waktu masih gadis sering banget sih. Bisa dibilang ini sayur yang available at anytime. Bukannya apa-apa, tinggal petik di samping rumah  😁

Nah, pas lagi ngobrol di WhatsApp, entah gimana kok tau-tau membahas daun kelor ini. Mbak Novita, salah satu teman di group NCC Cibubur, bilang kalau punya pohonnya. Waw. Langsung rikuwes lah aku dong! Alhamdulillaah pas latbar hari Sabtu lalu dibawain. Makasiiihh kakaaaakk.. 


Dimasak apa nih? Sayur bening it's too mainstream. Dibikin Maronggi aja deh. Ala Sumenep, sekalian melepas kangen masakan rumah. Biasanya sayur Maronggi ini disajikan dengan olahan ikan laut. Dan sambal petis Madura. Makannya pakai nasi jagung. Alamak! Lupa deh udah nambah berapa kali. Ehehehe.

Bahannya:
Seikat daun kelor, ambil daunnya saja
2 butir bawang merah
2 butir bawang putih
1/2 sdt terasi
1 ruas jari temu kunci, memarkan
3 sdm tepung beras (atau bisa dengan beras putih yang  direndam lalu haluskan)
Garam
1 liter air
Bawang goreng untuk taburan

Cara memasak:
Panaskan air di dalam panci kecil.
Haluskan bawang merah, bawang putih, dan terasi. Kemudian masukkan temu kunci dan bumbu halus ini ke dalam rebusan air. Masak hingga mendidih.
Masukkan daun kelor, masak hingga mendidih.
Haluskan beras di ulekan bekas bumbu tadi, beri dengan sedikit air untuk melarutkan, kemudian masukkan ke dalam panci tersebut. Jika menggunakan tepung betas, cukup dicairkan saja dengan air sedikit.
Aduk rata. Masak hingga mendidih dan kuah mengental.
Angkat, tuang ke mangkuk saji, taburi dengan bawang goreng, lalu sajikan.



Enak enak enaakkk..!
Happy cooking!
First trial, not that bad. 
Order dadakan, untung ada stock bahan. Kalau ngga bisa kelabakan lulumpatan malem-malem. Hehehe.. Lain kali jangan ndadak ya mbak Mayaaa.. 





Ternyata seru juga Picnic Roll dibikin kayak gini ya..
Alhamdulillaah pernah ikut latbar ukir sayur. Alhamdulillaah juga ikut PO serutan wortel. Kepake semua!


Thanks for order ya mbak, semoga yang nerima syukak 😉

Pertama tau sup ini dari posting teman di FB. Waktu aku tanyakan, waduh, ngga halal rupanya, karena pakai iga babi.. *nyengir
"Laah, ngga bisa ikutan makin dong..", itu yang aku pikir waktu itu. Waktu itu lho yaaa.. Ehehehe

Tapi, makin kesini akhirnya aku tau kalau sup ini bisa dibikin halal! Pake iga sapi dong.. Kemana aja bu?
Gugling, cari resep yg simple, ketemu deh sama resep dari Femina ini. Cek bahan, modif sikit, yukmari..


Bahannya:
500 gr iga sapi
200 gr kacang merah, rendam sekurangnya 3 jam
2 liter air
3 buah cengkeh
1 sdt pala bubuk
1 sdm garam
1/2 sdm gula pasir
6 butir bawang merah
2 butir bawang putih
1 sdt merica
2 batang bawang daun
3 batang seledri
Minyak untuk menumis

Caranya:
Rebus air hingga mendidih, masukkan iga sapi ke dalamnya, masak hingga matang dan empuk. Karena aku ngga pakai panci presto, iga aku rebus dalam panci tertutup dengan api kecil sekitar 1-2 jam. Pasti empuk.
Setelah itu masukkan kacang merah yang sudah direndam, cengkeh, dan pala. Masak hingga kacang merah lunak.
Haluskan bawang merah, bawang putih, dan merica. Tumis hingga matang dan harum. Kemudian masukkan tumisan ini ke dalam panci berisi iga dan kacang merah, masak hingga bumbu meresap. 
Tambahkan garam dan gula, aduk rata.
Terakhir, masukkan daun bawang dan seledri yang sudah dipotong sesuai selera. Masak sebentar, lalu mayikan api.
Sajikan.


Jadi, kenapa di kasih nama Sup Brenebon? Ya karena pakai kacang merah itu. Brenebon adalah bahasa adaptasi dari bahasa Belanda, "bruine boon" yang dibahasa-Manado-kan. Aselinya, biar makin enak ditambah iga babi. Nah, supaya yang lain bisa makan, sebagian dimodifikasilah pakai iga sapi. Begitu..

Happy cooking!

Ini asli nyoba resep gara-gara ngiler lihat postingan teman di FB. Baca ingredients-nya kok kayaknya asyik juga.. Sup ayam simple dicampur kacang ijo. Hmm.. Terlintas menu khas Sumenep; Kaldu Kambing yang mak semlegender.. Tapi sepertinya ini lebih light. Dan seger, karena pakai kulit jeruk. Yukmari. Ini benar-benar menggiurkan.. >.<



Bahannya: (setelah aku modifikasi)
- 1/2 kg sayap ayam (atau ceker ayam juga bisa)
- 100 gr kacang ijo, cuci bersih, rendam 1-2 jam supaya lunak
- 3 bh bawang merah, rajang, tumis sampai harum
- Jahe, seukuran jempol, geprek
- Lemon zest dari 1 bh jeruk lemon
- 2 batang serai
- 2 lembar daun salam
- Gula
- Garam
- Merica
- Pala
- Parsley cincang (atau seledri juga boleh)


Caranya:
- Rebus ayam dengan 1 lt air. Setelah setengah matang, buang airnya, rebus lagi dengan air yang baru (1-2 lt) sampai mendidih.
- Masukkan kacang hijau, didihkan.
- Masukkan bawang merah, jahe, lemon zest, serai, dan daun salam. Masak hingga kacang hijau lunak.
- Setelah kacang hijau matang dan lunak, masukkan bumbu sesuai selera masing-masing. Matikan kompor.
- Hidangkan hangat.


Asli enak..
Happy cooking..!