Tampilkan postingan dengan label Cheese. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Cheese. Tampilkan semua postingan
Sudah lamaaaaa banget pengen bikin Carrot Cake. Terakhir bikin entah kapan, lupa 😅

Kok ya beberapa pekan belakangan di WAG IDFB ramai dibahas gara² mbak Anne 'ngidam' carrot cake dari salah satu hotel di Jogja. Lalu mbak Vania share resep andalannya. Lalu aku mupeng juga 😅 Pengen ikut bikin.

Ngintip kulkas masih ada wortel, bahan lain komplit, hayuklah.


Bahannya:
5 butir telur
2 cups gula kastor
2 cups tepung terigu
1 sdt cinnamon
1 sdt baking soda
1 sdt baking powder
½ sdt salt
1 cup minyak
3½ cups wortel parut kasar (ini kutimbang tadi sekira 375 gr)
½ cup almond, cincang
Kismis

Methods:
1. Panaskan oven 180°C. Siapkan 2 buah loyang diameter 20 cm, alasi dengan kertas roti.
2. Campur terigu, baking soda, soda kue, cinnamon, dan garam. Ayak. Sisihkan.
3. Dalam bowl besar, kocok telur dan gula hingga kental berjejak.
4. Masukkan campuran terigu, aduk hungga rata.
5. Masukkan wortel, minyak, almond, dan kismis, aduk hingga rata.
6. Tuang adonan ke dalam loyang, lalu panggang selama 45-50 menit hingga matang.
7. Setelah matang, keluarkan dari dalam loyang dan dinginkan hingga suhu ruang.

CREAM CHEESE FROSTING
Kocok hingga rata seluruhnya:
20gr butter
115 gr cream cheese
1 tbsp vanilla
⅛ tsp salt
1 cup icing sugar

Penyelesaiannya:
Letakkan cake pertama pada piring saji, lalu oles rata dengan cream cheese frosting.
Letakkan cake kedua di atasnya, lalu oles seluruhnya dengan sisa frosting.
Garnish sesuka hati.
Sajikan.

Spesial rikwes dari Paksu: pakai krim cokelat.
Hasil kompromi: krim cokelat di tengah, luarnya baru cover pakai cream cheese frosting.

Everybody happy 😋

Akhirnya akupun terjerat racun group Tukang Jajan. Gegara mbak Maya Lestari bawa cake ini untuk potluck latbar, akhirnya se-gank teracuni untuk bikin. Gosipnya sih gampang bikinnya, karena pakai metode all in one atau cemplung semua bahan. Yang agak susah itu ngovennya, mesti au bain marie kalau mau lembut sampai ke luar.


Resepnya disadur dari Tabloid Sedap. Aku sedikit modifikasi dengan penambahan lemon zest supaya lebih seger aromanya. Sedikit tips marut kulit lemon untuk bahan tambahan, jangan sampai kena putihnya biar ngga getir. Rasa akhirnya? Monggo dibayangken paduan vanilla, lemon, keju, dan strawberry.. Enak!


Bahannya:
8 butir telur
150 gr gula pasir
1 sdm emulsifier
40 ml susu cair
1 sdt vanila susu
200 gr terigu
1 sdt lemon zest
150 gr margarin (lelehkan)

Bahan hiasan:
Buttercream
Keju parut
Selai strawberry yang dicairkan

Cara membuatnya:
Siapkan loyang 30x30x6 cm, alasi dengan kertas roti dan oles tipis dengan margarin. Bisa juga pakai loyang tulban diameter 28 cm seperti yang aku pakai ini.
Siapkan juga loyang yang berukuran lebih besar, isi air sekira 1-2 cm tingginya, masukkan ke dalam oven.
Panaskan oven 170°C.
Campur semua bahan jadi satu dalam baskom besar, kecuali margarin. Kocok dengan mikser kecepatan tinggi hingga mental berpita. Matikan mikser.
Masukkan margarin, aduk rata dengan spatula.
Tuang adonan ke dalam loyang, ratakan, beri sedikit hentakan ringan supaya udara yang terperangkap keluar dan hasil akhir mulus.
Masukkan loyang ke dalam oven, letakkan di dalam loyang yang sudah berisi air. Panggang selama 35-40 menit hingga matang. Lakukan tes tusuk untuk memastikan.
Setelah matang, keluarkan loyang dari dalam oven, dinginkan kue di atas cooling rack hingga benar-benar dingin.
Untuk penyelesaian, olesi permukaannya dengan buttercream, taburi keju parut, dan hias dengan selai strawberry di atasnya.
Potong-potong, lalu siap disajikan.


Cukup gampang, dan sebanding dengan hasil yang didapat. Cocok buat kudapan kalau pas ada acara-acara apaaa gitu.

Happy baking!
Monkey Bread. 
Kalau dari yang aku baca-baca sih ini roti biasa aja, cuma dipotong kecil-kecil, lalu dibalur campuran gula & kayumanis bubuk, dan dipanggang jadi satu di loyang tulban. Sederhananya begitu. Untuk penyuka makanan manis sih this is too good to be true. Halah. Tapi buat yang bukan penikmat makanan manis yang berasa kayumanis, pasti pilih opsi lain. Kalau ada.

Ada kok. Versi yang pake kiju. Mau lebih hot juga bisa, dalemnya diisi potongan keju mozzarella.. Aaah, yumyum..!


Terinspirasi dari resep di Five Heart Home, inilah dia hasil adaptasi resep yang aku bikin. Ternyata bener, roti yang berbalur butter lebih awet moist-nya, dan lebih gurih pula rasanya.


Bahan dough-nya:
400 gr tepung terigu protein tinggi
100 gr tepung terigu protein sedang
7 gr ragi
50 gr gula pasir
7 gr garam
1 butir telur
200 ml air dingin
50 gr mentega
Keju mozzarella potong dadu untuk filling
Keju cheddar parut untuk taburan

Bahan topping-nya:
2 sdm mentega
1 sdt oregano
1/2 sdt bawang putih bubuk

Caranya:
Buat dough rotinya dulu. 
Campur tepung terigu, ragi, gula pasir, garam, telur, dan air. Aduk rata. Masukkan mentega, kemudian uleni hingga kalis elastis. Diamkan selama 20 menit dalam baskom bertutup serbet lembab hingga mengembang hampir 2x lipat.
Sementara menunggu, buat bahan toppingnya. Lelehkan mentega, masukkan oregano dan bawang putih bubuk, aduk rata, sisihkan.
Siapkan loyang tulban / bundt diameter 23 cm. Disini aku pakai loyang yang agak kecil, jadi hasilnya terlihat moleg.
Setelah dough mengembang, kempiskan. Ambil 1 bulatan kecil dough, isi dengan keju mozzarella, lalu bulatkan. Lakukan hingga seluruh dough habis. 
Ambil 1 bulatan dough, celupkan ke dalam campuran mentega, angkat, letakkan di dalam loyang yang sudah disiapkan. Lakukan hingga seluruhnya habis. Kemudian taburi dengan keju cheddar parut. Boleh juga ditabur keju setiap lapisannya.
Setelah selesai, proofing kembali selama kurang lebih 30 menit supaya mengembang lagi.
Panggang di dalam oven bersuhu 180°C - 200°C yang sudah dipanaskan terlebih dahulu selama 15 menit hingga matang dan keemasan.
Setelah matang, keluarkan, dan siap disajikan.


Resep yang panjang dan melelahkan pemirsa.. *elap keringat* 
Siapkan LG alias Lengan Gede untuk ngulen ya kalau ngga punya mikser khusus untuk bikin roti.

Happy baking!



Last day, untung masih keburu! Tumbenaan IDFB bikin cookblog challenge lagi setelah sekian lama. Sayang ah kalau ngga ikut. Kangennnn..

Tema leftover yang dipilih emang seringkali jadi andalan untuk menghabiskan makanan. Jadi ya, pernah bikin pizza sate, pizza ayam cabe ijo, omelet spaghetti, arancini beras merah, apalagi entahlah. 
Semalam kebetulan lagi hilang mood mau makan apa, adanya cuma nasi merah di dalam magic jar. Mau beli keluar udah terlanjur pewe. Lalu gugling, lalu dapet ide nasi panggang. Pakai bahan yang ada ajalah ya..


Bahannya:
3-4 cup nasi merah panas
1 sdm mentega
1 pak sup krim instant
Sosis sapi
Keju mozzarella
Red cheddar
Oregano 
Daun seledri
Saus cabai

Caranya:
Siapkan pinggan tahan panas. Masukkan nasi ke dalamnya, tambahkan mentega, aduk rata, sisihkan.
Panaskan oven 160° C.
Masak sup krim instan sesuai petunjuk di kemasan, tetapi dengan takaran air separuh bagian saja hingga matang. Masukkan sosis yang sudah dipotong-potong, aduk rata. Angkat.
Tuang sup krim ke atas nasi, lalu ratakan. Taburi keju, oregano, dan daun seledri cincang di atasnya, lalu panggang selama 15 menit hingga keju leleh.
Setelah itu, keluarkan pinggan dari dalam oven.
Siap disajikan.


Enak! Bikinnya cepet. 
Isian sosis boleh diganti apa aja yang ada di kulkas masing-masing ya.. Namanya juga masakan leftover, jadi pakai bahan seadanya. Ehehehe..

Happy cooking!
Yes, my Mom used to cook this dish for our special occasion such as Idul Fitri or family gathering. Dan aku sudah merindukan masakan ini sejak beberapa bulan lalu. 

Seingatku dulu bikinnya repoot banget. Semua bahan dibikin mateng dulu, kemudian diatur di pinggan tahan panas, lalu dipanggang. Proses yang paling bikin bete adalah menghaluskan kentang. Gimana engga, itu kentang direbus dulu. Kupas. Potong 4 bagian. Lalu haluskan pakai alat press manual. 

That was then.
Seiring jaman, sekarang ada yang namanya kentang tumbuk instant. Tinggal seduh air panas, voila! Enjoy your mashed potatoes at anytime tanpa keringetan ngalusinnya. Ehehehe..

Ngga mau rindu tertahan semakin lama, disempatkan deh bikin masakan ini. Bikin yang simpel aja. Aku ngga setelaten Umi ngurusin printilan bahan 😁 Yang pasti pakai mashed potatoes instan dan sup krim instan. Tanpa soun dan telur rebus karena pak Suami ngga terlalu suka. Yuk mari kita lesgo!


Bahannya:
200 gr mashed potatoes instant
1 sachet sup krim instant 
2 buah wortel ukuran kecil
6 buah sosis sapi
1 buah paprika merah ukuran kecil
1 pak jamur Shimeji
1 buah bawang bombay ukuran kecil
Minyak goreng untuk menumis
480 ml air panas
250 ml air 
Margarine untuk olesan
Keju cheddar untuk taburan

Caranya:
Siapkan pinggan tahan panas / casserole ukuran 20 x 20 cm. Olesi dengan margarine. Sisihkan.
Panaskan oven 180°C.
Campurkan mashed potatoes instan dengan air panas, aduk rata hingga bergumpal. Ambil setengah bagian, ratakan di dasar pinggan. Sisihkan.
Cincang halus bawang bombay. Buang biji paprika, lalu potong dadu. Potong-potong wortel dan sosis sesuai selera. 
Panaskan minyak goreng, tumis bawang bombay hingga harum dan matang. Tuang dengan air, didihkan. Masukkan wortel, sosis, dan paprika. Masak hingga wortel setengah matang. 
Masukkan sup krim instant, aduk hingga larut dan rata. 
Masukkan jamur, aduk rata, lalu matikan api.
Tuang campuran sup krim ini ke atas mashed potatoes yang sudah diatur di dalam pinggan. Ratakan. 
Kemudian tutup dengan sisa mashed potatoes, ratakan. Taburi keju cheddar di atasnya.
Panggang hingga keju kecokelatan dan terlihat meletup-letup.
Setelah matang, keluarkan dari dalam oven.
Sajikan hangat.


Whoaaa..! It brings back my childhood memories! Meskipun ngga se-perfect kalau Umi yang bikin, tapi cukuplah buat aku. 
Selamat hari Ibu, Umi sayang.. Terima kasih untuk kutukannya yang menakjubkan ini 😘😘😘


Happy cooking!
First trial, not that bad. 
Order dadakan, untung ada stock bahan. Kalau ngga bisa kelabakan lulumpatan malem-malem. Hehehe.. Lain kali jangan ndadak ya mbak Mayaaa.. 





Ternyata seru juga Picnic Roll dibikin kayak gini ya..
Alhamdulillaah pernah ikut latbar ukir sayur. Alhamdulillaah juga ikut PO serutan wortel. Kepake semua!


Thanks for order ya mbak, semoga yang nerima syukak 😉

Suka mati gaya sama nasi merah? Iya :D
Mau diapa-apain kok kayaknya ngga seseru kalau pakai nasi putih. Padahal sebenernya bisa aja lho, kalau mau dibikin nasi goreng, nasi uduk, nasi liwet, dan lainnya, meskipun tampilannya ngga ada bedanya. 

Mau beda? Bikin arancini yuk.. 
Makanan ini aselinya dari daerah Sicilia. Mirip kroket kentang isi ragout ayam, cuma ini pake nasi dan isi keju. Kok mirip makanan Indonesia? Laah, kroket itu kan makanan adaptasi juga kak.. Baru tau?

Ayo bikin yang versi simple yuk..


Bahannya:
2 cup nasi merah dingin
50 gr daging (ayam / sapi) cincang
1/2 siung bawang bombay, cincang
50 ml susu cair (boleh ganti air putih)
Garam secukupnya
Merica secukupnya
Oregano secukupnya
Minyak goreng
1 butir kuning telur
Keju cheddar (boleh ganti mozzarella), potong dadu
Mayonnaise / saus tomat

Bahan untuk membalur:
Tepung terigu
1 butir putih telur
Tepung panir

Cara membuatnya:
- Tumis bawang bombay dengan sedikit minyak hingga matang dan harum. Masukkan daging cincang, masak hingga matang. Masukkan susu cair, garam, merica, dan oregano. Aduk rata.
- Masukkan nasi, aduk rata. Masak hingga air meresap dan nasi menjadi lunak. Matikan api. Dinginkan.
- Setelah nasi dingin, masukkan kuning telur, aduk rata.
- Ambil sesendok makan nasi, pipihkan dengan tangan, beri isian keju, lalu bulatkan, padatkan. Lakukan hingga habis.
- Balur gulungan nasi dengan tepung terigu, kemudian celupkan ke putih telur, lalu balur dengan tepung panir. Lakukan hingga habis.
- Panaskan minyak goreng di dalam panci penggorengan, goreng gulungan nasi tersebut dengan api sedang hingga matang dan kecokelatan.
- Setelah matang, angkat, tiriskan.
- Sajikan dengan mayonnaise atau saus tomat.


Psst, ini juga cucok untuk anak-anak yang susah makannya lho.. Berasa ngemil :D
Happy cooking!





Bikin cake yang satu ini selalu deg-degan. Kenapa? Takut rembes. Secara ini pake au bain marie, kans untuk rembes dan basah bawahnya itu selalu ada. Pokoknya pastikan aja, aluminum foil yang dipakai untuk melapisi bebas bocor halus ya..

Berhubung Pak Suami sudah lama rikues "cheesecake yang nyess terus dilapis krim cokelat yang meleleh", mumpung lagi ngga ngapa-ngapain, jadilah proyek hari ini. 


Alhamdulillaah, pada gigitan pertama, ekspresinya itu seperti "whuaaaaaa...!" Syenangnya akuuu.. *joged-joged

Resep JCC aku masih setia pakai resep ini. Pastikan ngocok putih telurnya jangan kebablasan sampai hard peak ya.. Dijamin ambles dengan bahagia hasilnya.
Lalu untuk ganache, pakai resep a la mbak Rina Rinso di sini yang simple aja lah.. Ngga usah dikocok, langsung olesin aja. 

Mau bikin juga? Monggoo..


Happy baking! 


Ini mau di bahasa Inggriskan jadinya akan panjaaaang banget judulnya. Fermented Cassava Fritters with Cheese and Chocolate. Heheheh.. Tapi kalau pakai bahasa Inggris gitu harga jual bisa naik 2-3 kali lipat lho :p


Kenapa tape jadi bahan dasar? Jawabannya: karena masih banyak stok di kulkas. Bikin cake, udah. Dicampur ke minuman, udah juga. Tanya mbah, nyasarlah aku ke sini. And, this is it.


Bahannya:
400 gr tape singkong, buang sumbunya
50 ml susu cair
80 gr keju cheddar, parut
50 gr DCC, potong kotak sesuai selera
1 butir telur ayam, kocok lepas
Tepung panir
Minyak untuk menggoreng

Caranya:
- Haluskan tape dengan garpu, campur dengan susu dan keju.
- Ambil 1 sendok makan adonan, pipihkan dengan tangan, isi dengan potongan DCC, lalu bulatkan. Lakukan hingha seluruh adonan habis.
- Gulingkan bulatan ke dalam telur yang sudah dikocok lepas, angkat, gulingkan ke tepung panir, tekan-tekan, lalu angkat, sisihkan. Lakukan hingga seluruh bulatan habis.
- Panaskan minyak goreng. Goreng bulatan tape isi tadi dengan api kecil saja supaya tepung panir tidak gosong duluan.
- Setelah matang, angkat, tiriskan.
- Sajikan.


Happy cooking!

Udah lama pingin coba membuktikan cara bikin spaghetti yang seperti ini. Cuma aja masih belum punya nyali. Kenapa? Takut gagal. Taulaah, kadang yang teelihat cakep di Pinterest belum tentu cakep pula di dunia nyata..

Tapi entah kenapa kok semalam nyalinya gede. Baca how-to nya baik-baik, cek isi kulkas, and this is it. Mari bung!


Bahannya: (bisa disesuaikan isi kulkas ya..)
200 gr spaghetti
4 buah tomat ukuran kecil, potong 4 bagian
1 siung bawang bombay, potong dadu
2 buah bawang putih, cincang kasar
1 sdt garam
Merica hitam, secukupnya
Italian spices, secukupnya
Sosis sapi, sesuai selera
Sayuran, kalau mau
4 cup air
Keju parut untuk taburan

Cara membuatnya:
- Masukkan semua bahan ke dalam panci, masak hingga air mendidih.
- Setelah air mendidih, kecilkan api, masak hingga air menyusut, dan spaghetti matang (al dente). Aduk sesekali.
- Setelah matang, matikan api dan sajikan segera dengan taburan keju parut.




Not that bad. Lumayan buat kalau lagi males..
Happy cooking!

Ceritanya ikut ngeramein challenge di grup YKMK di fb. Temanya kelapa.. Lha kok ya paaaas banget sama proyek yang lagi aku kerjain.. Yasudah tinggal comot aja salah satu yang belum pernah aku published fotonya :D

Resepnya hasil gugling. Aslinya sih ini cookies. Tapi kenyataannya waktu proses kok lembek banget beginih adonan cokelatnya? Ngga bisa dipulung. Daripada ngga jadi, aku masukin aja ke loyang pie mini, lalu panggang. Loh, ternyata (lagi) jadinya kok berasa brownies? Hahahah.. Mbuh wis. Yang penting enak. Udah.


Bahan:
- 250 gr cream cheese, suhu ruang
- 150 gr gula kastor
- 1 butir kuning telur
- 1 sdt vanilla
- 120 gr kelapa parut kering
- 250 gr tepung terigu
- 30 gr cokelat bubuk, ayak
- ½ sdt baking soda
- 300 gr mentega
- 175 gr gula kastor
- 1 butir telur
Cara membuatnya:
1. Panaskan oven 160°C.
2. Siapkan cetakan pie, atur dalam loyang kue kering, sisihkan.
3. Kocok hingga rata dengan balloon whisk: cream cheese, gula, kuning telur, vanilla, dan kelapa parut kering. Sisihkan.
4. Dalam baskom lainnya, kocok hingga rata dengan balloon whisk: mentega, gula, dan telur. Lalu masukkan terigu, cokelat bubuk, dan baking soda. Kocok hingga seluruh adonan tercampur rata.
5. Masukkan sesendok makan adonan colkelat ke dalam loyang pie, ratakan dengan ujung jari hingga berbentuk seperti mangkuk dengan ketinggian ½ loyang saja. Kemudian masukkan sesendok the adonan keju di tengahnya, ratakan. Lakukan hingga seluruh adonan habis dicetak.
6. Panggang selama 15-20 menit hingga matang dan krim kejunya berwarna kuning kecokelatan.
7. Setelah matang, keluarkan dari dalam oven, diamkan sebentar sebelum pie bisa dikeluarkan dari dalam loyang. Sajikan.


Happy baking!
Gara-gara whatsapp-an sama Dinda, jadi kepikir sama Picnic Roll. Duh. Umi serrrrring banget bikin kue ini dari jaman baheula, sampe kitanya (hampir) bosan.. Hahahaha.. Bayangin aja, ngga cuma pesenan orang, tapi tiap kali pulang ke Sumenep, Ammi (oom) Rahimahullah suuukak banget sama kue ini.. Kata beliau, ini namanya kue "Tanpa Nama".. Hehehehe..


Lalu cerita ke Hubby, beliau-nya minta dibuatin.. Penasaran sama rasanya, katanya. Tapi mintanya pakai kulit yang kaya kulit pisang bolen tempo hari, cuman isiannya aja yang beda. Yowes. Ngga ada masalah, toh sebenernya kulitnya emang pakai kulit pastry, meskipun Umi dulu bikinnya pakai bread dough biasa.

Kulitnya emang aku pakai dari resep pisang bolen kemarin, cuma aku tambah ragi sedikit supaya lebih empuk. Emang bener, hasilnya lebih empuk daripada kulit pisang bolen yang cenderung crunchy.

  
Bahan:
Kulit A:
300 gr terigu protein tinggi
60 gr gula kastor
6 gr ragi roti
120 gr butter
125 ml air

Kulit B:
150 gr terigu protein sedang
120 gr butter
2 sdm minyak goreng

Isi:
5 butir telur ayam, rebus, kupas, belah 2 bagian
80 gr keju cheddar, iris tipis 2-3 mm
100 gr kornet sapi
75 ml putih telur
2 sdm remah roti (bread crumb)

tambahan 19 juni 2014 >> campuran isian kornet bisa diganti yang lebih enak dg mencampur bahan berikut:
150 gr daging cincang
1 lembar roti tawar, direndam dg susu cair atau air, lalu peras
1 butir telur
2 siung bawang putih, cincang halus
1/2 balok kaldu ayam
1/4 sdt pala bubuk
1/4 sdt lada bubuk
1/4 sdt garam
--> semuanya diaduk jadi satu lalu dikukus

Olesan:
1 butir kuning telur campur dengan 2 sdm susu cair
Keju parut untuk taburan

Cara:
- Campur semua bahan A, uleni hingga setengah kalis, sisihkan. Diamkan 20 menit.
- Campur semua bahan B, aduk rata, sisihkan. Diamkan 15 menit.
- Campur kornet, putih telur, dan bread crumb hingga rata. Masukkan ke dalam wadah plastik yang sudah dioles minyak, lalu kukus hingga matang. Setelah matang, dinginkan, kemudian potong segi empat berukuran lebar 3-4 cm dengan ketebalan kurang lebih 5 mm. Sisihkan.
- Gilas kedua adonan seperti yang sudah dijelaskan pada resep sebelumnya. Ikuti langkahnya sampai gilasan terakhir.
- Pipihkan adonan sampai setebal 5 mm, potong menjadi 2 bagian pada sisi panjangnya.
- Ambil satu bagian adonan, potong memanjang selebar 1/3 bagian. Letakkan di atas loyang yang sudah dioles margarin. Atur memanjang diatasnya: potongan kornet kukus, keju, telur rebus. Beri jarak sekitar 1-2 cm keliling adonan. Kemudian tipiskan sedikit sisa 2/3 potongan yang lain, lalu tutupkan di atas tumpukan isian tadi. Rapatkan kelilingnya. Turuk-tusuk dengan garpu pada bagian atasnya.
- Lakukan hal yang sama untuk satu bagian lainnya. Diamkan sekitar 15 m3nit sebelum dipanggang.
- Olesi dengan bahan olesan, kemudian taburi dengan keju parut.
- Panggang dengan oven bersuhu 200 C hingga matang.
- Setelah matang, keluarkan dari oven. 
- Sajikan hangat.

PS, kalau mau, kulitnya pakai puff pastry tuambah muaknyusss.. Kalau mau cepet, ya mari kita panggil mas Edo sajaa.. Ahahaha..


Setelah diicip, lalu Hubby bilang, ini namanya "Kue Penyesalan".. Loh? Iya, menyesal kalo ngga nyicip.. Hahahaha.. Bissaaa ajah..
Happy baking!



Berhari-hari lihat postingan bolen pisang ekonomis di grup, hadeeh.., bikin emosi juga.. :)) Tanpa korsvet, tapi konon rasanya menggiurkan.. Ini kalau belum dicoba, belum terbukti.. Hehehee..

Baca resepnya disini, prosesnya mirip bikin puff pastry, ada acara lipat amplop segala. Tapi ini ngga pake didiemin di freezer.. Yukmari kita mulai..


Bahan A: 
100 gram tepung terigu protein tinggi 
1 sendok makan minyak goreng 
75 gram margarin

Bahan B: 
200 gram tepung terigu protein tinggi 
30 gram gula tepung (aku: gula kastor)
80 ml air 
75 gram margarin

Bahan Dasar Olesan (aduk rata): 
1 kuning telur 
2 sendok makan susu cair

Bahan isi: 
1 buah pisang tanduk, potong bulat, tidak perlu direbus/dikukus (aku: pisang raja, potong sesuai selera, lalu belah dua)
Keju cheddar atau DCC untuk isian, potong sesuai selera


Cara Pengolahan: 
Aduk rata bahan A, bentuk bulat. Diamkan 10 menit. Adonan ini hampir menyerupai adonan kue kering, lembek-lembek gimanaaa, gitu..
Aduk bahan B sampai setengah elastis. Diamkan 15 menit. 
Bagi adonan A dan B menjadi 15 bagian, bulatkan (aku: jadi 12 bagian supaya lebih gede).

Giling adonan B memanjang keempat ujungnya. Letakkan adonan A di atas adonan B (gambar 1). Lipat seperti amplop (gambar 2), satukan keempat ujungnya.
Giling tipis adonan memanjang, lipat tiga, kemudian tipiskan lagi (gambar 3). Ulangi sebanyak 2 kali. Lakukan hingga adonan habis. Diamkan 15 menit (gambar 4).
Penyelesaian: ambil satu gulungan, lalu giling adonan molen melebar. Letakkan setangkup pisang yang diisi keju atau DCC di dalamnya di tengah, kemudian bungkus dengan kulit. Rapikan. Lakukan sampai habis.
Letakkan di loyang yang sudah dioles margarin. Oles dengan bahan olesan. Taburi dengan keju parut atau mises di atasnya.
Oven 25-30 menit dengan suhu 180 derajat Celsius hingga matang.


Crunchy kalau masih anget, nih.. Boleh juga!
Happy baking! 

Keju melulu. Ngga papaa.. Mumpung masih cheese weeks :p Sekalian buat setor ke milis..

Bikinnya udah beberapa bulan lalu, biasa, uji coba.. Tapi baru tayang sekarang di blog. Maklum deh, ketimpa ini itu jadi el-u-pe-a. Lupa. Hehehehe..

Resepnya aku bener bener have no clue dapet dari mana.. Entah itu dari Blueberry Cheesecake nya NCC atau dari blog mana.. Sungguh. Kemarin pas browsing sana sini tanya mbah, akhirnya dapet yang simpel begini..
Sengaja aku bikin ukuran personal, biar ngga kebanyakan makan bahan. Maklum laah, kalo resep yang model begini belum tentu termakan..


Bahan:
-          12 pasang biskuit oreo, buang isi krimnya
-          250 gr cream cheese
-          1 butir telur
-          50 gr gula kastor
-          60 ml krim asam
-          1 sdt maizena
Cara membuat:
1.      Siapkan 12 buah cupcase ukuran 4 cm, letakkan 1 keping biskuit dengan posisi terbalik (bagian atas menghadap ke bawah). Sisihkan.
2.      Panaskan oven 160°C.
3.      Kocok cream cheese hingga lembut.
4.      Masukkan telur, gula, dan krim asam, kocok hingga seluruh bahan lembut dan menyatu.
5.      Masukkan maizena, kocok sebentar hingga rata.
6.      Remukkan sisa kepingan oreo dengan tangan, kasar saja. Masukkan ke dalam adonan cream cheese, aduk rata dengan spatula.
7.      Tuang adonan ke dalam cupcase yang sudah berisi kepingan oreo, lalu panggang selama 20 menit hingga cream cheese mengeras.
8.      Setelah matang, keluarkan dari dalam oven, lalu tunggu hingga uap panasnya hilang. Masukkan ke dalam lemari pendingin 2-3 jam sebelum disajikan.
9.      Sajikan dingin.


Happy baking!