Tampilkan postingan dengan label Fruity. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Fruity. Tampilkan semua postingan
Punya alpukat udah kelewat mateng, jadi ngga kurang enak kalau dimakan begitu aja. Belum lagi penampilan yg sudah kurang cantik, jadi kumerasa dia perlu operasi plastik.

Gugling pakai kiywerd avocado cake, tapi yg muncul rata² avocado bread. Yauweslah. Mari coba salah satu resep yg fotonya cakep 😬

Pilihan jatuh ke resep Avocado Nut Bread dari Genius Kitchen. Selain karena efek foto cakep, bahan yg di resep kebetulan ada semua.


Bahannya:
2 cup tepung terigu
1½ sdt baking powder (aku cuma pakai ½ sdt aja)
½ sdt baking soda
½ sdt garam
1 butir telur antero
1  alpukat, mashed
¾ cup gula
½ cup buttermilk (substitusi ½ cup susu dg 1 sdt cuka)
½ cup pecans, chopped (aku pakai almond)

Caranya:
Siapkan loyang loaf 10x20 cm, alasi dengan kertas kue.
Campur terigu, BP, BS, dan garam, aduk rata. Ayak, sisihkan.
Kocok alpukat, telur, dan gula hingga rata. Masukkan buttermilk, aduk rata.
Masukkan campuran terigu dan almond, aduk rata.
Tuang ke dalam loyang, lalu panggang dengan suhu 180°C selama 40-50 menit hingga matang.
Sudah.

Warna ijonya alami keluar cakep banget. Ngga perlu tambahan pewarna apa².

Ps,
Iyaa, resepnya ngga pake butter atau minyak. Krn alpukat kan mengandung lemak *sotoy*.
Teksturnya emang jadi kayak bread i/o cake. Dan enaknya makan ini sambil dioles selai soklat 😋
Masih urusan sama buah nenas. Buah yang satu ini memang ngga ada matinya. Selain dimakan langsung, dijadikan selai buat isian nastar, atau dibikin sambal, buah ini juga bisa dipadukan dengan bahan lain untuk dijadikan kudapan. 
Nah di resep ini sang nanas dipadukan dengan kelapa parut kering yang menghasilkan citarasa seru: asam manis gurih. Hmm..


Inspirasinya dari webblog Baking Obsession. Naksirnya karena ini kok lucu, nenas sama kelapa. Bentuknya juga ngga kalah lucu, mirip jajanan Geplak ala Jogja.

Yuk ah langsung bikin.

Bahannya:
1 buah nenas segar ukuran sedang, parut
175 gr gula pasir
180 gr kelapa parut kering
3 butir putih telur, kocok lepas
1 sdt vanilla

Cara membuatnya:
Masak nenas parut dan gula pasir di dalam wajan anti lengket hingga airnya mengering dan nenas lengket seperti membuat selai (sekitar 15-20 menit). Setelah matang, matikan api,  biarkan hingga hangat.
Panaskan oven 160°C.
Campur nenas yang sudah dimasak dengan kelapa parut, putih telur, dan vanilla. Aduk rata dengan tangan hingga dapat dipulung.
Ambil ½ sendok makan adonan, bulatkan. Letakkan di atas loyang kue kering yang sudah dialasi kertas roti. Lakukan hinga seluruh adonan habis terpulung.
Panggang selama 25-30 menit hingga permukaannya menjadi kecokelatan.
Setelah matang, keluarkan dari dalam oven, lalu dinginkan di atas rak pendingin sebelum disajikan.
Simpan dalam toples kedap udara setelah dingin sempurna.


Cocok untuk teman ngeteh sore.
Happy baking!


Jadi, selain buat dimakan langsung sebagai kudapan, buah nanas juga enak dibikin sambal lho. Manfaatnya? Sudaah, langsung aja simak dimari yaa.. Bisa sih tinggal copas, tapi apa serunya? Hehehe..

Sambal ini berasal dari daerah Pontianak, Kalimantan Barat. Rupanya nanas di daerah sana memang terkenal enak dan manis. Ngga salah kalau akhirnya si kuning manis ini diolah menjadi berbagai macam makanan. 


Bahannya:
1 buah nanas agak mengkal ukuran kecil
5 buah cabai merah besar
3 buah cabai merah rawit
3 siung bawang merah
1 siung bawang putih
½ sdt garam
½ sdt gula pasir
½ sdt terasi
2 sdm minyak goreng

Cara membuatnya:
Kupas dan bersihkan buah nanas, buang tengahnya, potong dadu, sisihkan.
Potong-potong cabai merah besar, cabai rawit, bawang merah, dan bawang putih.
Panaskan minyak goreng, tumis bumbu yang sudah dipotong hingga matang dan harum. Angkat.
Tuang tumisan cabai beserta minyaknya, tambahkan gula pasir, garam, dan terasi, haluskan.
Masukkan potongan nanas, aduk hingga rata.
Sajikan.


Kalau ngga mau dibikin pedas sekali, sambal ini juga enak dinikmati di siang hari dalam keadaan dingin lho..
Happy cooking!

Dioleh-olehin emak Gaza Maman strawberry sekotak gede dari Puncak. Keingetan udah 2 hari di chiller, mak! Kalau ngga segera dijelmakan alamat ngga kemakan ini.

Mau di bikin apa? Yang cepet, simple, bisa dipiara ulang di chiller. Ehehehe.. Syarat mutlak.
Bikin compote aja deh. Pernah bikin sih pas edisi Schuimpjes kemarin. Tapi biar punya halaman sendiri, tulis ulang deh.


Bahannya:
2 cup strawberry yang sudah nyaris kematengan
6 sdm gula kastor
2 sdt air jeruk lemon

Caranya:
Potong-potong strawberry sesuai selera. Masukkan ke dalam panci. Tambahkan gula kastor dan air jeruk lemon, aduk rata.
Masak dengan api sedang sambil agak ditekan-tekan supaya keluar juice buah strawberrynya. Masak hingga mengental. Angkat.
Sajikan.


Bisa disimpan dalam chiller jika sudah dingin. Lumayan buat campuran es teh 😁😁 Atau untuk teman makan teman pancake, olesan roti tawar, atau apalah yang perlu topping pemanis tambahan begini. Yuk bikin!


Happy cooking!

Pertama baca kata "schuimpjes", yang terbersit adalah gimana cara membacanya? Syumches atau gimana? Ahahaha.. Coba dengerin dari sini ternyata bacanya "sykhamches" or something like that *nyengir*

Pertama bikin, masih jaman dudul baru kenal oven, ngga ngerti trick-nya, asal hajar bleh, walhasil gatot lah. Mimpes dan gosong dengan bahagia. Bisa sih dimakan, tapi udah pahit dan lengket banget. Ahahaha.. Sudahlah, masa lalu.

Masa kini.
Sebelumnya udah pernah sih bikin Pavlova, jadi kali ini udah lebih ngertilah handling-nya harus gimana. Secara samasama meringue cookies, kan? Meskipun resepnya agak beda sedikit.

Resep aku sadur bebas dari Laura's bakery. Kalau mau ngintip aslinya monggo silahkan.



Bahannya:
140 gr putih telur
200 gr gula kastor
1 sdt cuka masak
1/2 sdt vanilla
10 gr maizena

Caranya:
Panaskan oven 100° C. Siapkan loyang kue kering, alasi dengan kertas roti, sisihkan.
Kocok putih telur hingga berbuih, masukkan cuka masak dan vanilla. Kocok hingga berwarna putih.
Masukkan gula sedikit demi sedikit sambil terus dikocok dengan mikser berkecepatan tinggi sampai teksturnya halus berkilat.
Terakhir, masukkan maizena, kocok dengan mikser kecepatan rendah hingga rata. Matikan mikser.
Semprotkan adonan meringue ini ke atas loyang sesuai selera. Aku pakai spuit 1M punya Wilton.
Panggang selama kurang lebih 60 - 75 menit. Kemudian matikan api. Biarkan tetap berada di dalam oven dengan pintu yang sedikit dibuka, hingga dingin dan mengeras. Pada saat baru matang, teksturnya masih agak lembek meskipun permukaannya kering sentuh. Biarkan saja, nanti akan keras sendiri.
Sajikan. Simpan dalam wadah tertutup rapat, masukkan ke lemari pendingin supaya lebih awet renyahnya.

Untuk alternatif, schuimpjes ini bisa disajikan dengan strawberry compote. Bikinnya gampang.



Bahannya:
1 cup strawberry, potong-potong
3 sdm gula kastor
1 sdt air jeruk lemon

Caranya:
Masak jadi satu dengan api sedang hingga mengental. Sajikan segera. Kalau kelamaan bisa lembek schuimpjes-nya.


Yuk, bikin..
Happy baking!


Ini fruity taart kesekian dengan model begini yang Sudah aku kerjakan. Looking good sih emangnya. Apalagi dikelilingin roasted almond slices kaya gitu, makin cantiklah tampilannya..

Base cake maunya double chocolate. Jadi aku pakai resep ini yang memang udah terbukti yummeh. Cover buttercream special a la dapurtetangga, lalu susun buah-buahan di atasnya. Jadi deh.


Makasih lho dek Dany, udah order jarak jauh buat ngagetin seseorang 😉
Udah lama kepingin bikin kue ini. Cuma nyalinya belum cukup penuh karena mimpi buruk bikin Schuimpjes dulu. Secara kurang lebih keduanya ini sodaraan, sama-samNah, setelah cari banyak referensi, plus ngobrol sama mbak Metha, barulah aku pede untuk mulai bikin.

Seperti biasa, pencarian resep dimulai. Seperti yg sudah-sudah juga, resep dari Joy of Baking selalu jadi jujugan. Resep-resep mereka mudah diikuti, stepnya jelas, dan ngga jarang udah ada videonya. Jempol.


Bahannya:
120 gr putih telur, suhu ruang
200 gr gula halus (next aku mau kurangin jadi 150 gr)
1/2 sdt vanilla
1 sdt cuka masak
1/2 sdm maizena

Topping:
Strawberry, nenas, kiwi, atau buah lain yang rasanya masam
Whipped cream, kocok hingga kaku
Selai strawberry, cairkan dengan sedikit air panas

Caranya:
- Panaskan oven 110˚C. Siapkan loyang kue kering, alasi dengan kertas roti. Sisihkan.
- Kocok putih telur hingga mengembang lembut. Kemudian masukkan gula sedikit demi sedikit. Kocok hingga seluruh gula tercampur rata. Pastikan adonan lembut, tidak terasa berpasir jika dipegang jari.
- Masukkan cuka masak, kocok dengan kecepatan rendah hingga rata.
- Masukkan maizena, kocok sebentar hingga rata.
- Semprotkan adonan ke atas kertas roti. Boleh ukuran besar +- 20 cm, atau dibuat kecil-kecil sesuai selera.

- Panggang selama 60 menit hingga permukaan kering dan agak retak.
- Setelah matang, matikan oven, biarkan meringue berada di dalam oven hingga dingin sempurna. Setelah benar-benar dingin, meringue ini dapat disimpan di dalam wadah tertutup selama beberapa hari di dalam chiller.
- Beri topping whipped cream di atas meringue, olesi dengan selai strawberry cair dan buah-buahan.
- Sajikan segera.



Seger. Paduannya pas antara manis dan rasa masam buah-buahan. Yang pasti, akyu udah ngga penasaran lagiii.. ^_^

Happy baking!





Lemparan order niih..
Request tampilan cake-nya seperti yang punya bakery terkenal itu. Oke, noted. Lalu base cake-nya vanilla, dilapis unbaked cheeesecake, dan dicover creamcheese, lalu diberi topping buah-buahan segar dan taburan almond slices. Glek. Tapi tetep di oke-in. *wink

Setelah blogwalking, untuk vanilla cake-nya aku pakai resep NCC, untuk unbaked cheesecake-nya aku pakai punya mbak Ria yang udah banyak direkomen sana-sini.
Good. Lets go get jumpin'.. Hup!


Untuk bahan vanilla cheese cake;
Bahan A:
5 btr telur utuh
5 btr kuning telur
150 gr gula pasir
15 gr cake emulsifier
1 sdt vanilli
Bahan B:
120 gr tepung terigu (aku: 125 gr)
10 gr maizena (aku: 15 gr)
10 gr susu bubuk (aku: skip)
Bahan C, kocok bersama hingga lembut:
75 gr margarine
75 gr cheese filling (aku: cream cheese)


Cara membuatnya:
- Siapkan 3 loyang bulat ukuran 24 x 24 x 4 cm, olesi margarin, alasi dengan kertas roti, oles lagi dengan margarin tipis saja. Sisihkan.
- Panaskan oven 170C.
- Kocok Bahan A hingga kental, masukkan bahan B sambil diayak. Beri C aduk balik hingga rata.
- Tuang adonan kedalam 3 loyang tersebut, panggang hingga matang.
- Setelah matang, keluarkan dari loyang, dinginkan.


Untuk bahan unbaked cheese cake;
375 gram cream cheese
125 gram gula halus (ayak)
250 gram whipcream
3 sdm air jeruk nipis
1 sdm gelatin bubuk
50 cc air

Cara membuatnya :
- Tim gelatin & air hingga larut, sisihkan.
- Kocok cream cheese dan gula hingga lembut, tambahkan air jeruk nipis, kocok hingga rata.
- Kocok whipcream hingga kaku.
- Tuang sebagian whipcream kocok ke dalam adonan creamcheese, aduk rata, kemudian tuang lagi sisanya, aduk rata.
- Masukkan larutan gelatin, aduk hingga rata.


Untuk bahan frosting cream cheese;
300 gr buttercream siap pakai
100 gr cream cheese, suhu ruang
2 sdm gula bubuk

Cara membuatnya:
- Kocok hingga halus cream cheese
- Tambahkan buttercream dan gula halus, kocok lagi hingga rata.


Assembly-nya begini..
1. Siapkan ring cutter diameter 22 cm, letakkan di atas alas saji.
2. Letakkan 1 lapis cake di dalamnya, beri lapisan setengah bagian cheesecake yang sudah disiapkan. Lalu letakkan selapis cake lagi di atasnya, tuang seluruh adonan cheesecake. Kemudian tutup dengan lapisan cake diatasnya.
3. Simpan dalam lemari pendingin selama 1 - 2 jam hingga tiap lapisan menjadi set.
4. Setelah itu, lepaskan ring cutter-nya. Cover seluruh bagian cake dengan cream cheese frosting. Lalu susun buah-buahan segar di atasnya, olesi dengan agar-agar bening supaya buah terlihat lebih glossy. Terakhir, tempeli dengan almond slices yang sudah dipanggang sebentar.
5. Simpan dalam lemari pendingin sebelum disajikan.


Panjaaaang prosesnya. But it is worth to wait.
Happy baking!
Mungkin karena warnanya, cake ini dinamakan African Gateau. Soalnya emang sama sekali ngga ada hubungannya sama benua itu..

Biasanya, base cake nya pakai jenis-jenis cake cokelat yang bertekstur lembut dan empuk seperti brownies kukus. Tapi, karena aku udah ketagihan resep Black Forest yang kemarin, jadinya ya aku pakai lagi.. 


Resepnya aku ngga posting ulang ya, langsung aja lari ke link yang di atas ntu.
Aku mau sharing resep vla nya aja sama how to assemble.


Bahannya:
- 250 ml susu UHT

- 50 gr gula pasir

- ¼ sdt garam

- 30 gr terigu

- 3 sdm air
- 1 butir kuning telur
- 1 sdt mentega

Bahan tambahan:
- Buah-buahan cocktail kalengan, tiriskan
- Strawberry segar, bersihkan, potong sesuai selera

Caranya:
- Panaskan susu, gula, dan garam di atas kompor.
- Campur terigu dan air, aduk rata, lalu masukkan ke dalam campuran susu, lalu aduk cepat dengan balloon whisk supaya tidak menggumpal.
- Setelah adonan meletup-letup, matikan kompor, masukkan mentega dan kuning telur, aduk cepat lagi hingga rata.
- Nyalakan lagi api kompor, masak hingga meletup sekali lagi. Kemudian matikan api, angkat.
- Siapkan 2 atau 3 lembar cake diameter 20 cm. Ambil satu lembar cake, letakkan di atas piring saji, kemudian olesi dengan vla, taburi dengan buah-buahan. Letakkan lagi satu lembar cake diatasnya, lakukan hal yang sama hingga seluruh cake tersusun.
- Biarkan dingin sempurna dan masukkan ke dalam kulkas supaya susunannya set.
- Potong-potong lalu sajikan.


Happy baking!
Bikin cake ini spesial juga buat adik yang baru dateng dari Baitullah.. Semoga kalian jadi haji yang mabrur ya..

Pengennya cake yang ada cokelatnya, juga ada strawberry-nya.. Nah, inget sama eskrim lapis 3 rasa, vanilla - cokelat - strawberry. Yes, its a neapolitan! Sepertinya cukup mewakili.. :p





Basic decor nya simple aja. Sponge cake cokelat 3 lapis yang diberi krim 3 rasa, vanilla, cokelat, dan strawberry.
Sponge cake nya aku pakai resep ini ya.. Udah terlanjur cocok sih..
Lalu krimnya aku pakai whipped cream biasa aja, bagian pertama krimnya dikocok bareng dengan cokelat bubuk dan gula halus, bagian kedua diberi vanilla essence dan gula halus juga, lalu bagian ketiga krimnya dicampur dengan selai strawberry.
Hiasin dikit dengan buah strawberry segar, jadi deh..

Lebih enak disajikan dingin.. Berasa makan eskrim deh.. :)


Happy baking!


Horeee.. NCC Chocolate Weeks sudah mulai! Ini yang ditunggu-tunggu..
Udah sempat setor sekali, Puding Cokelat Oreo, hampir mirip dengan yang tempo hari pernah diposting disini, cuma saja aku modifikasi supaya lebih lembut dan ngga terlalu berkalori *grin*

Nah, untuk resep ini sebenernya juga mau disetorin, tapi somehow pengen aja ditulis disini duluan.. 

Ruthab Choco Muffin. 
Resep ini adaptasi bebas dari resep sebelumnya, hanya saja, pisangnya aku ganti dengan ruthab, dan ditengahnya aku beri sedikit DCC supaya rasanya ngga membosankan.. Kebeneran juga, dikulkas masih tersimpan ruthab yang udah kelewat mateng, meskipun udah juga dijus setiap pagi :)
Jadi, apa itu "ruthab"? 
Ruthab adalah buah kurma muda, yang merupakan cikal-bakal kurma kering yang banyak beredar di Indonesia.
Kurma segar ini khasiatnya sangat bagus, terutama untuk pasangan yang pengen banget punya baby (seperti akuuuhh), karena banyak mengandung zat-zat yang kita butuhkan, seperti zat gula dan kalsium. Kalau mau tau lebih jauh, monggo disimak disini yaa..




Bahannya:
1/2 cup minyak goreng
1/3 cup gula pasir
1/3 cup gula palm
1 1/2 cups tepung terigu (aku: 1 cup terigu + 1/2 cup oatmeal)
1 sdt baking powder
1 sdt garam halus
20 butir ruthab yang sudah matang,buang bijinya
1 sdt vanilla
DCC, cincang untuk filling

Caranya:
- Siapkan 12 buah cup besar, dan panaskan oven 150-160  C.
- Campur semua bahan, masukkan ke dalam food processor. Proses sampai semua bahan tercampur rata. Maaf, sedang buru-buru, jadi pakai cara sesat..
- Tuang adonan sampai 2/3 cup, isi dengan cincangan DCC, lalu tutup dengan sedikit adonan sampai rata.
- Panggang selama 20-30 menit sampai matang.
- Setelah matang, keluarkan dari oven, sajikan.


Happy baking!
Fiuhhh.. Judulnya panjaaang..

Ini masih efek Interfood kemarin. Gara-gara dapet goodybag dari salah satu vendor, isinya tepung premix muffin dan cake cokelat. Beberapa hari masih aku diemin, karena belum theng mau dibikin apa.
Nah, kemarin pagi waktu mampir sebentar ke rumah kakak, di meja makan aku lihat ada 4 buah pisang yang udah kematengan banget.. Langsung deh aku samber, sambil bilang: "sini mbak, pisangnya tak jadiin muffin.." Hehehe..

Sampai di rumah, baca ulang resep bawaan tepungnya, lalu dikutak-katik dikit, disesuaikan sama resep muffin yang aku suka - karena tepung premix jadi ngga perlu nambah gula dan BP dan sejenisnya, daaaaan, ...voila!


Bahannya:
4 buah pisang
2 cup tepung premix muffin
1/2 cup oatmeal
1/2 cup minyak goreng
50 ml air
Selai blueberry

Caranya:
- Siapkan kertas cupcake dan panaskan oven sampai 150C.
- Masukkan semua bahan kecuali selai blueberry ke dalam food processor, nyalakan mesinnya, matikan setelah pisang lumat dan tercampur rata.
- Tuang adonan muffin sampai sekitar 2/3 cup, lalu isi dengan selai blueberry, kemudian tutup lagi dengan adonan muffin sebanyak 1 sendok makan.
- Panggang selama 20-30 menit sampai matang.
 
Kalau ngga ada food processor, ya ngga apa-apa. Pisangnya dilumatkan dulu, lalu semua bahan dicampur dengan whisk sampai rata.

Hasil akhir muffin dari tepung premix ini lembut banget meskipun tanpa telur. Bahkan sampai setelah 12 jam di ruang terbuka pun masih tetep lembut.. Teksturnya pun masih halus.


Happy baking..!