Lidah Kucing alias Kattentong, ini adalah sejenis biskuit jadoel yang masih populer sampai sekarang. Termasuk resep warisan nenek-nenek kita di jaman Belanda, sejaman dengan Kaastengels dan Nastaart yang masih menguasai toples-toples kue rakyat Indonesia terutama pada perayaan Lebaran dan Natal.

Kali ini aku coba bikin Lidah Kucing Keju, yang resepnya nyel-nyel aku contek dari NCC :D
Ngga punya loyang pun no big deal buat aku. Show must go on. Pakai spuit pagar, jadilah..





Bahannya:
250 gr mentega (aku: mix butter & margarine)
140 gr gula halus
75 ml putih telur
225 gr terigu
60 gr maizena
150 gr keju cheddar parut
50 gr keju cheddar parut untuk taburan (aku: skip)

Caranya:
- Siapkan loyang kue kering, olesi dengan margarin tipis-tipis. Kalau punya loyang khusus, pakai bagian baliknya yaa.. Siapkan oven 140C.
- Kocok mentega dan gula sampai pucat mengembang, lalu masukkan putih telur, kocok sampai rata dan mengembang.
- Masukkan campuran terigu dan maizena, kocok sebentar sampai rata, matikan mixer.

- Masukkan keju cheddar parut, aduk rata dengan spatula.
- Masukkan adonan ke dalam piping bag, lalu semprotkan ke loyang.
- Panggang selama 20 menit sampai matang.
- Setelah matang, diamkan sebentar sebelum dikeluarkan dari loyang.
- Setelah kue benar-benar dingin, atur dalam stoples. Siap disajikan.


Happy cooking.. !

250 gr        Mentega
75 cc         Putih telur
140 gr        Gula halus
150 gr        Keju cheddar parut
225 gr        Tepung terigu
60 gr          Maizena
50 gr          Keju parut untuk taburan - See more at: http://ncc-indonesia.com/?p=2136#sthash.35R1qeEo.dpuf
250 gr        Mentega
75 cc         Putih telur
140 gr        Gula halus
150 gr        Keju cheddar parut
225 gr        Tepung terigu
60 gr          Maizena
50 gr          Keju parut untuk taburan - See more at: http://ncc-indonesia.com/?p=2136#sthash.35R1qeEo.dpuf

250 gr        Mentega
75 cc         Putih telur
140 gr        Gula halus
150 gr        Keju cheddar parut
225 gr        Tepung terigu
60 gr          Maizena
50 gr          Keju parut untuk taburan - See more at: http://ncc-indonesia.com/?p=2136#sthash.35R1qeEo.dpuf
Ceritanya aku pengen ikut bikin si white cake punyta mbak Nina 'Naura Cakes' yang sempat booming beberapa waktu lalu di fb-group.  Beberapa bulan lalu pernah coba bikin, dan memang enak sih. Lembut.

Nah, kali ini aku bikin lagi. Maksud hati mau dibawa ke rumah adik di Depok, sekalian test rasa ke mama mertua juga :D Seneng dong, kalau dibilang "pinter bikin kue".. Hehehehe..


Bahannya:
- 225 gr gula pasir (aku 200 gr)
- 250 gr tepung terigu
- 200 ml putih telur
- 100 ml susu cair
- 100 ml minyak sayur
- 1 sdm emulsifier
- 1/4 sdt vanili
- 1/4 sdt baking powder
- 1/4 sdt garam
- Pewarna makanan sesuai selera

Caranya:
- Siapkan loyang cetakan, oles tipis dengan minyak goreng. Sisihkan. Siapkan dandang kukusan, isi dengan air sampai 1/2 tinggi garis batas, panaskan hingga air mendidih dan uap cukup banyak. Kecilkan api, untuk menstabilkan panas.
- Campur semua bahan, mikser sampai mengembang selama 8-10 menit.
- Setelah rata, matikan mikser. Ambil beberapa sendok adonan, masukkan ke dalam mangkuk-mangkuk kecil untuk diberi warna sesuai selera.
- Atur adonan di dalam loyang, lalu kukus dengan api kecil selama 30-40 menit. Jangan lupa lapisi tutup dandang denganserbet bersih supaya uap air tidak jatuh ke permukaan kue.
- Setelah matang, diamkan sebentar sebelum dikeluarkan dari cetakan, supaya kue mudah lepas.
- Siap disajikan.

White cake ini jelmaannya banyak. Ada yang memodifikasinya jadi cupcake, fancy bolkus, tiramisu kukus, rainbow cake kukus, ..you name it we have it lah pokoknya.. :D
 

Happy steaming..!
 
Masih urusan dengan puding.
Kali ini diminta bikin Puding Cokelat Oreo. Opomaneh iki.. 
Kalau brownies oreo, udah sering lihat, wira-wiri di fb-group dan dimana saja.. Tapi puding? Frankly speaking, untuk urusan puding aku bego banget dah. Mentok bikin yang standar aja lah, untuk dimakan sendiri. Tapi kalau untuk yang aneh-aneh, nanti dulu. Ngga pernah bikin. Apalagi suami ngga doyan puding. Mau diapa-apain juga kalau itu puding, ya no way. Jadi yaa.., gitudeh..

Gugling lagi. Dapet yang 'kayaknya' enak dari situsnya Saji. Dipelajari, kok kayaknya aneh ini resepnya. Bukan dari ingredients-nya. Tapi, perhitungan satu resep bisa jadi 30 cup ini aneh. Per satu resep sekira 1200 ml, kalau jadi 30 cup, berarti per cup isinya 40 ml. Lha, ini sedikit banget. Sak emplokan. Kok kayaknya aku ngga tega..
Rekalkulasi. Diputuskan per satu resep bisa untuk 15 cup. Per cup isi sekitar 80 ml. Lumayan lah.. Masih bisa 2-3 kali telan.. >.<

Alhamdulillaah, semua 'perjudian' resep dan perhitungan itu pas. Rasa dan takarannya juga ngga mengecewakan..


Bahannya:

Bahan I >>
800 ml susu UHT (aku 600 ml susu UHT + 200 ml air)
100 gr gula pasir
1 bungkus bubuk aga-agar
1 bh kuning telur
100 gr SKM cokelat 

Bahan II >>
400 ml susu UHT (aku 300 ml susu UHT + 100 ml air)
50 gr gula pasir
1/2 bungkus bubuk agar-agar
1 bh kuning telur
50 gr SKM putih
5 pasang biskuit oreo, buang krimnya, remukkan

Caranya:
- Untuk Bahan I, campur jadi satu susu UHT, gula, dan bubuk agar-agar, rebus hingga mendidih. 
- Setelah mendidih, matikan api. Ambil sesendok sayur agar-agar cair, campur dengan kuning telur di dalam mangkuk kecil, aduk rata. Setelah rata, tuang campuran tersebut ke dalam rebusan agar-agar sambil diaduk rata.
- Nyalakan lagi kompornya, didihkan campuran tersebut sambil diaduk rata.
- Setelah mendidih, matikan api. Tuang adonan ke dalam cetakan sampai setinggi 2/3 cetakan. Diamkan sebentar.
- Lakukan hal yang sama untuk Bahan II. 
- Setelah proses tersebut selesai, masukkan remukan oreo, aduk rata. Diamkan sebentar sampai uap panasnya hilang, lalu tuang ke dalam cetakan di atas lapisan cokelat.
- Dinginkan.
- Boleh disajikan dengan whipped cream dan taburan oreo diatasnya sebagai pemanis.


Happy cooking..!
Sekali lagi modal nekat terima orderan.. >.<

Kali ini dipesenin Puding Almond, yang notabene denger namanya aja juga baru sekali ini..Pudingnya kayak apa, ingredients-nya apa aja, rasanya seperti apa, blank. Untung juga ada mbak gugel yang superduper baik hati memberikan info-info yang aku perlukan. Secepatnya. Iya.

Cari, cari, cari. Ketemulah dengan contekan resep puding ini di milis NCC. Lengkap dengan kisah-kisah nyata dibalik pembuatannya. Cuma, ada 1 masalah. Contekannya semua pakai cup. Lha ini rikuesnya ukuran 1 loyang diameter 20 cm. Haduh, lha ini satu resep cukup apa ngga..?
Akhirnya nemu cara sesat. Aku coba tuang air ke dalam cetakannya sampai penuh, lalu diukur, berapa liter cairan yang bisa masuk ke situ.. :D Good, ketemu. Per loyangnya bisa fit dengan 1,5 liter cairan. Kalau satu resep kurang lebih jadinya 1 liter, ya berarti ini perlu 1,5 x resep. :D

Di contohnya, pakai buah kaleng. Personally, aku rada ngeri dengan namanya buah kaleng. Bukan apa-apa. Pengawetnya itu lho. Sama gulanya itu juga. Haduh.. 
Akhirnya aku pakai buah segar, Kiwi dan Strawberry. Bersyukur banget, aku hijrah ke Cibubur; di fresh market dekat rumah buah-buahan segar berlimpah. At anytime. InsyaAllah. Hehehehe..
Ada ketakutan juga, buah segarnya ngga bakalan bisa bertahan lama. Tapi, berdasar info dari teman yang baik hati, ternyata buah segar dalam puding bisa bertahan sampai 3 hari dalam chiller. Sip.





Resepnya kurang lebih begini;

Bahan:
1 lt susu UHT (aku 800 ml susu UHT + 200 ml air)
1 bungkus bubuk agar-agar putih
200 gr gula pasir
1 sdt essence almond
Buah kaleng (aku pakai buah segar, kiwi & strawberry, potong dadu)

Cara:
- Campur jadi satu, susu, gula, dan bubuk agar-agar. Rebus hingga mendidih. Jaga agar susu tidak pecah. Setelah mendidih, matikan kompor.
- Masukkan essence almond, aduk rata.
- Tuang ke dalam cetakan puding yang sudah diberi potongan buah. 
- Dinginkan. 
- Puding almond siap disajikan.


Happy cooking..! 

 

Sedang rajin atau sedang memberdayakan yang ada sebelum kadaluarsa itu bedanya tipis banget.. ^_^
Seperti yang aku lakukan hari ini, maksud hati mau lanjut nge-JRC, apa boleh buat, ada sesisir pisang mas teronggok ngga berdaya.. *eeaaa..

Pisang mas dibikin apa coba? Semua resep rata-rata pakainya pisang cavendish, atau pisang raja, atau pisang kepok.. Tapi bodo amat lah, I am the chef, and I can do anything with my raw, in my kitchen. Kepedean. harus pede.

Pengen bikin yang eggless lagi. Gugling lagi. Dan dapatlah resep ini. Kok ya ndilalah tadi keburu di-delete page nya.. Dipanggil lagi udah lenyap history-nya.. Jadi buat Miss yang punya resep, I am sorry ya.. *pukpuk






Bahannya:
1/2 cup minyak goreng
1/3 cup gula pasir
1/3 cup gula palm
1 1/2 cups tepung terigu (aku: 1 cup terigu + 1/2 cup oatmeal)
1 sdt baking powder
1 sdt garam halus
1 1/2 cup pisang cincang halus
1 sdt vanilla
Choco chips

Caranya:
- Siapkan 10 buah cup besar, dan panaskan oven 150-160  C.
- Campur rata dengan balloon whisk minyak goreng, gula-gula, dan vanilla.
- Masukkan terigu, baking powder dan garam, aduk rata.
- Masukkan pisang cincang dan choco chips, aduk rata.
- Tuang adonan ke dalam cup sampai hampir penuh.


- Panggang selama 30 menit, sampai matang (tes tusuk yaa..)


Tapi yang di atas itu yang cara chef baik-baik.. Berhubung aku sedang malas (lagi),jadi food procesorku lah yang bekerja.. Semua bahan termasuk pisang utuh dicemplungin, nyalakan mesinnya.. Voilaa.. Adonannya siap dituang >.<
*cara sesat


Happy baking!



Merasa jenuh berhari-hari nge-JRC melulu, hari ini aku putuskan untuk refresh sebentar.. Pengen baking sesuatu yang lain. 
Apa?
Cookies? Secara semua orang di Romadlon ini sedang demam Ananas Taartjes a.k.a Nastar. Mulai yang resep orisinil, pakai taburan cheddar, dibentuk landak, bunga matahari, bla bla bla.. Lama-lama tergoda juga aku ini.. Hehehehe..

Ngga ada selai nanas, selai strawberry pun jadi. Maka itu namanya bukan Nastar :p
Malas untuk bikin model yang aneh-aneh, yowess.. Dibikin ala thumbprint ajaa..
Eggless. Tanpa polesan kutel.
Piece of cake laah.. :)





Resep batter-nya aku dapet dari warga NCC, mbak Rina Sofiany yang punya Dapur Pochopa. Tengkyu ya mbak.. :* Sepertinya enak, tapi belum bisa ngicipin, lhawong lagi puasa..

Bahannya:
150 gr margarin
150 gr butter
75 gr gula halus
325 gr tepung terigu
35 gr tepung maizena
Selai strawberry
Keju cheddar parut untuk taburan

Caranya:
- Campur margarin, butter, dan gula halus, aduk rata dengan balloon whisk.
- Masukkan campuran terigu dan maizena yang sudah diayak, aduk rata dengan spatula.
- Siapkan loyang-loyang kuker dan panaskan oven sampai 140 C.
- Bentuk adonan menyerupai bola-bola kecil, atur rapi di loyang. Pencet bagian tengahnya dengan jari untuk tempat selai. Isi dengan selai secukupnya, taburi dengan keju cheddar parut diatasnya.


- Panggang selama 20-30 menit sampai kuning kecoklatan. Aku lebih suka memanggang cookies dengan suhu rendah; biarpun lebih lama, tetapi lebih rata matangnya.


Happy baking!



 
 
Demam JRC by request ^_^
Kalau ngga ada request, yaa.. aslinya rada mikir mau bikin begini.. Hihihi..

Rainbow Roll with strawberry chopped and cream

Lovely Roll with whole strawberry and berry cream

Green Tea Roll with cheddar cheese filling

Eid el Fithr Roll Cake
Christmas Roll Cake

Ngga tahan untuk di- apload ini judulnya.. :)
Setelah selamat dan sukses dengan Kawung Ijo Roll Cake bulan lalu, aku tergoda untuk mencoba resep versi lain yang lebih ekonomis tapi lebih enak untuk diaplikasikan.

Resepnya aku dapet dari Ochikeron yang share di YouTube yang udah bolak-balik aku pelajari dan sedikit aku modifikasi. Aslinya, dia nge-set motifnya dengan dipanggang sebentar. Tapi aku aku pakai teknik dibekukan di freezer karena aku merasa lebih nyaman dengan metode ini; menurutku, dengan dibekukan begini, nantinya kertas pelapisnya lebih mudah dilepaskan.




Bahannnya:
Egg Yolk Batter
1 btr kuning telur
35 gr gula pasir
20 ml + 25 ml minyak goreng
60 ml air
80 gr tepung terigu
1 sdt vanilla essence

Motif
1/2 sdt terigu untuk setiap warna
pewarna makanan
1 btr putih telur
sejumput tepung maizena

Base Batter
4 btr putih telur (setara 120 gr - 150 gr)
30 gr gula pasir
1 sdt tepung maizena

Caranya:
- Seiapkan loyang ukuran 26 x 26 cm, oles dengan sedikit margarin, lapisi dengan kertas roti yang sudah diberi motif di baliknya, lalu lapisi lagi dengan margarin tipis-tipis saja, sisihkan.
- Buat Egg Yolk Batter. Dalam mangkuk kecil, mikser kuning telur, gula, dan 20 ml minyak sampai pucat dan mengembang. Masukkan 25 ml minyak goreng dan air, kocok lagi sampai tercampur rata. Masukkan terigu, kocok rata. Sisihkan.
- Buat adonan motif. Kocok putih telur sampai mengembang, masukkan maizena, kocok sebentar hingga soft peak. Siapkan beberapa mangkuk kecil untuk mencampur warna, isi masing-masing mangkuk dengan 1 sdt Egg Yolk Batter dan terigu, aduk rata. Beri warna yang diinginkan, aduk rata. Isi masing-masing campuran warna dengan 2 sdm meringue, aduk rata. Masukkan masing-masing adonan warna ke dalam piping bag, buat motif sesuai selera. Setelah selesai, masukkan ke dalam freezer 20-30 menit.
- Panaskan oven 160 C.
- Buat Base Batter. Kocok putih telur dengan gula sampai mengembang dan soft peak. Jika masih ada sisa dari adonan motif, boleh dicampurkan juga. Masukkan maizena, kocok rata. Matikan mikser. Campur adonan base ini dengan Egg Yolk Batter, aduk rata.
- Tuang adonan base ke dalam loyang yang sudah diberi motif, panggang 13-15 menit sampai matang.
- Setelah matang, keluarkan dari oven. Tanpa menungggu, keluarkan cake dari loyang dalam posisi terbalik. Langsung kelupas kertas rotinya dengan perlahan. Biarkan dingin sebelum di roll. Setelah di roll, segera masukkan ke dalam freezer selama 1 jam sebelum dipotong dan disajikan.

Untuk isiannya, aku cuma pakai simple whipped cream.


Happy baking!


Menurut bahasanya, Kaastengels berarti batangan keju. Pada kenyataannya, ini adalah kue kering yang terbuat dari keju tua, terigu, butter, dan telur. Karena bahannya yang cukup mahal, maka di Indonesia kue ini biasanya hanya beredar pada hari-hari tertentu, seperti Hari Raya Idul Fitri dan Natal.
Jenis keju yang lazim dipakai adalah jenis keju Edam, Gouda, bahkan juga keju jenis Parmesan.Sedangkan untuk Kaastengels versi ekonomis, jenis keju yang biasa dipakai adalah keju Cheddar.

Kali ini aku coba berbagi resep Kaastengels versi ekonomis, mengingat harga bahan makanan yang ngga pernah turun.. *sigh
Resepnya aku ambil dari beberapa sumber, digabung jadi satu, jadinya seperti ini:

Kurang tebel sebenernya, tapi yasudahlah, buat dimakan sendiri juga.. :))

Bahannya:
450 gr terigu
350 gr margarin
15 gr tepung maizena
1 butir kuning telur
75 gr keju cheddar, parut, angin-anginkan (sebaiknya dipersiapkan sehari sebelumnya, supaya kering benar)
1/2 sdt kaldu ayam instan
sejumput garam
30 gr keju cheddar parut untuk taburan 

Bahan olesan:
1 butir kuning telur
1 sdm susu cair
sejumput gula halus
Aduk rata

Caranya:
- Campur terigu, maizena, keju parut yang sudah kering, bubuk kaldu ayam, dan garam, aduk rata.
- Kocok lepas kuning telur, masukkan ke dalam campuran bahan kering, kemudian masukkan margarinnya, lalu aduk rata dengan menggunakan spatula hingga adonan berbulir.
- Siapkan loyang dan panaskan oven 140 C.
- Adonan siap di cetak sesuai selera. Atur potongan adonan di atas loyang, olesi dengan bahan olesan tersebut, taburi keju parut.
- Panggang selama 30 menit hingga berwarna kuning keemasan.
- Dinginkan kue sebelum dimasukkan ke dalam toples kedap udara.


Happy baking!
Galau di malam hari. Padahal badan udah capek banget.. Tapi ngga tau kenapa susah sekali buat dipake tidur.. -_-"
Tetiba teringat Mille Crepes.. Pengen banget bikin crepes coklat lalu diisi filling whipped cream. Yasudahlah, mari kita eksekusi saja..

Resepnya aku ambil dari Anak Jajan yang simple dan ngga terlalu banyak bahan yang dipakai. Dimodif dikit laah.. Kalau punya Mrs. Jajan adonannya musti nginep semalem, aku nggak.. :D Dan karena pengen yang coklat, aku campur dengan bubuk coklat dan ditambah gula sedikit..

Bahan kulit crepe:
90 gr tepung terigu
10 gr bubuk coklat
2 pcs telur
330 ml susu putih cair
2 sdm mentega cair
2 sdt gula pasir
Cara Membuat:
1. Kocok ringan telur, campurkan mentega dan susu, aduk rata
2. Tambahkan tepung terigu dan aduk hingga rata
3. Diamkan adonan sebentar
4. Panaskan teflon dengan api sedang, tuang 1sendok sayur kurang dikiit adonan ke teflon (aku pakai yang dia 18 cm) kemudian goyang teflon agar adonan tipis merata
5. Diamkan 1 menit, angkat dan ulangi step 4 sampai habis


Untuk krim isiannya aku pakai whipped cream biasa, lha wong adanya juga cuma itu.. :p
Setelah ditumpuk rapi, harusnya masuk kulkas dulu supaya set. Tapi akunya ngga sabar, potong sajaaa.. Hihihi.. Setelah satu potong habis, barulah sang crepes masuk kulkas..


Happy frying!