Lawar Ayam Sisit - wannabe

Kenapa judulnya "wannabe"?
Karena resep aslinya pasti ngga begini. Aku cuma membuat berdasar bahan yang paling simple dan dengan cara yang paling sederhana. 

Aslinya cuma karena kangen masakan rumahan ala tukang carving-ku dulu. Dia bikinnya enaaakk banget. Pakai ayam bakar, lalu disisit memanjang halus, dan ada bekas gosong-gosong karena terbakar. Bumbunya? Entahlah. Jaman segitu aku masih belum seberapa berminat nanya resep.. Ehehehe..

Daripada jadi bisul, sebaiknya segera dituntaskan ini. Udah sih sempat nanya-nanya sama Ayu, teman kerjaku dulu, tapi ya gitu deh. Malas scroll up pesan di WhatsApp. Ngarang aja, yang penting bisa mirip meskipun ngga bisa deket banget rasanya.


Bahannya:
1/2 bagian dada ayam, lumuri dengan garam dan merica
6 butir bawang merah
8 bush cabai rawit merah
3 batang serai, ambil bagian putihnya
1/2 sdt garam
1/2 sdt terasi
2 lembar daun jeruk purut, buang tulang daunnya
2 buah jeruk limau
5 sdm minyak kelapa

Cara membuatnya:
Panaskan wajan datar, olesi dengan sedikit minyak goreng. Stir fry dada ayam hingga matang. Angkat. Suwir-suwir dengan tangan, sisihkan.
Cincang kasar bawang merah. Rajang halus cabai merah rawit, serai, dan daun jeruk. Campurkan di dalam wadah, aduk rata.
Tambahkan garam dan terasi, aduk rata.
Panaskan minyak kelapa hingga muncul buihnya, lalu matikan api. Siramkan minyak panas ke campuran bumbu, aduk dan tekan-tekan supaya keluar sarinya.
Peraskan jeruk limau ke dalamnya, aduk rata.
Masukkan ayam yang sudah disuwir, aduk rata.
Sajikan.



Bahaya. Iya. Aku ngga berani jamin.
Happy cooking!

3 komentar: