Yes, my Mom used to cook this dish for our special occasion such as Idul Fitri or family gathering. Dan aku sudah merindukan masakan ini sejak beberapa bulan lalu. 

Seingatku dulu bikinnya repoot banget. Semua bahan dibikin mateng dulu, kemudian diatur di pinggan tahan panas, lalu dipanggang. Proses yang paling bikin bete adalah menghaluskan kentang. Gimana engga, itu kentang direbus dulu. Kupas. Potong 4 bagian. Lalu haluskan pakai alat press manual. 

That was then.
Seiring jaman, sekarang ada yang namanya kentang tumbuk instant. Tinggal seduh air panas, voila! Enjoy your mashed potatoes at anytime tanpa keringetan ngalusinnya. Ehehehe..

Ngga mau rindu tertahan semakin lama, disempatkan deh bikin masakan ini. Bikin yang simpel aja. Aku ngga setelaten Umi ngurusin printilan bahan 😁 Yang pasti pakai mashed potatoes instan dan sup krim instan. Tanpa soun dan telur rebus karena pak Suami ngga terlalu suka. Yuk mari kita lesgo!


Bahannya:
200 gr mashed potatoes instant
1 sachet sup krim instant 
2 buah wortel ukuran kecil
6 buah sosis sapi
1 buah paprika merah ukuran kecil
1 pak jamur Shimeji
1 buah bawang bombay ukuran kecil
Minyak goreng untuk menumis
480 ml air panas
250 ml air 
Margarine untuk olesan
Keju cheddar untuk taburan

Caranya:
Siapkan pinggan tahan panas / casserole ukuran 20 x 20 cm. Olesi dengan margarine. Sisihkan.
Panaskan oven 180°C.
Campurkan mashed potatoes instan dengan air panas, aduk rata hingga bergumpal. Ambil setengah bagian, ratakan di dasar pinggan. Sisihkan.
Cincang halus bawang bombay. Buang biji paprika, lalu potong dadu. Potong-potong wortel dan sosis sesuai selera. 
Panaskan minyak goreng, tumis bawang bombay hingga harum dan matang. Tuang dengan air, didihkan. Masukkan wortel, sosis, dan paprika. Masak hingga wortel setengah matang. 
Masukkan sup krim instant, aduk hingga larut dan rata. 
Masukkan jamur, aduk rata, lalu matikan api.
Tuang campuran sup krim ini ke atas mashed potatoes yang sudah diatur di dalam pinggan. Ratakan. 
Kemudian tutup dengan sisa mashed potatoes, ratakan. Taburi keju cheddar di atasnya.
Panggang hingga keju kecokelatan dan terlihat meletup-letup.
Setelah matang, keluarkan dari dalam oven.
Sajikan hangat.


Whoaaa..! It brings back my childhood memories! Meskipun ngga se-perfect kalau Umi yang bikin, tapi cukuplah buat aku. 
Selamat hari Ibu, Umi sayang.. Terima kasih untuk kutukannya yang menakjubkan ini 😘😘😘


Happy cooking!
Lamaaa banget ngga makan yang namanya sayur daun kelor. Waktu masih gadis sering banget sih. Bisa dibilang ini sayur yang available at anytime. Bukannya apa-apa, tinggal petik di samping rumah  😁

Nah, pas lagi ngobrol di WhatsApp, entah gimana kok tau-tau membahas daun kelor ini. Mbak Novita, salah satu teman di group NCC Cibubur, bilang kalau punya pohonnya. Waw. Langsung rikuwes lah aku dong! Alhamdulillaah pas latbar hari Sabtu lalu dibawain. Makasiiihh kakaaaakk.. 


Dimasak apa nih? Sayur bening it's too mainstream. Dibikin Maronggi aja deh. Ala Sumenep, sekalian melepas kangen masakan rumah. Biasanya sayur Maronggi ini disajikan dengan olahan ikan laut. Dan sambal petis Madura. Makannya pakai nasi jagung. Alamak! Lupa deh udah nambah berapa kali. Ehehehe.

Bahannya:
Seikat daun kelor, ambil daunnya saja
2 butir bawang merah
2 butir bawang putih
1/2 sdt terasi
1 ruas jari temu kunci, memarkan
3 sdm tepung beras (atau bisa dengan beras putih yang  direndam lalu haluskan)
Garam
1 liter air
Bawang goreng untuk taburan

Cara memasak:
Panaskan air di dalam panci kecil.
Haluskan bawang merah, bawang putih, dan terasi. Kemudian masukkan temu kunci dan bumbu halus ini ke dalam rebusan air. Masak hingga mendidih.
Masukkan daun kelor, masak hingga mendidih.
Haluskan beras di ulekan bekas bumbu tadi, beri dengan sedikit air untuk melarutkan, kemudian masukkan ke dalam panci tersebut. Jika menggunakan tepung betas, cukup dicairkan saja dengan air sedikit.
Aduk rata. Masak hingga mendidih dan kuah mengental.
Angkat, tuang ke mangkuk saji, taburi dengan bawang goreng, lalu sajikan.



Enak enak enaakkk..!
Happy cooking!
Salah satu resep favoritku adalah buttercake 2 telur punya NCC ini. Gampang bikinnya, gampang pula diobrak-abriknya. Mau dibikin as is, hayo. Di bikin marmer cake, bisa. Dibikin coconut cake, makin nikmeh. Dan kali ini aku bongkar lagi jadi kue cokelat yang super moist dan lumer di lidah. Maturnuwun bu Fatmah untuk resep dasarnya yang aduhai.. 😘


Bahannya:
80 gr mentega
25 gr minyak goreng
25 gr DCC, cairkan
200 gr gula pasir
2 butir telur
160 gr tepung terigu
30 gr coklat bubuk
10 gr maizena
1 sdt baking powder
200 ml susu cair
Almond slices untuk taburan

Cara membuatnya:
Siapkan loyang 20 x 20 x 4 cm atau loyang loaf 20 x 10 x 7 cm atau 10 cup Diva. Alasi loyang dengan kertas roti, olesi margarin tipis-tipis saja.
Panaskan oven 180°C.
Campur dan ayak tepung terigu, cokelat bubuk, dan baking soda. Sisihkan.
Campurkan mentega, minyak, DCC, dan gula dalam satu wadah. Kocok hingga seluruh bahan tercampur rata.
Masukkan telur, kocok hingga adonan halus dan mengembang.
Masukkan secara bergantian campuran tepung terigu dan susu cair, kocok hingga rata.
Tuang adonan ke dalam loyang, ratakan. Taburi dengan almond slices.
Panggang selama 35-40 menit hingga matang. 
Setelah matang, keluarkan dari oven, tunggu beberapa menit sebelum cake dikeluarkan dari loyang.
Potong-potong, lalu sajikan.


Aseli, enak! Bahkan tetap moist sampai besok besoknya..


Happy baking!

Have no idea apa itu Peppa Pig kalau aja mbak Fiska ngga pesen cupcake buat ulang tahun sang baby boy. Secara aku masih sepaket hemat sama Pak Suami, jadi ngga ngeh apa yang trend di kalangan balita. Ehehehe..
Hayuklah gugling kita!






Step by step bikin figurine-nya kurang lebih begini. Ngga susah, cuma bunder-bunder. Lhawong bodi babi 😁


Ubabi!
Happy birthday anak ganteng..




Rikues sang Mama waktu pesan kue untuk anak lanangnya hanya "pokoknya cokelat". Noted kakak..
Paas setelah dari Interfood kok dapet ide naked cake dengan sak klimbrukan snack diatasnya. Disodorin ke sang Mama, beliau okedil, jadi ya begini jadinya..




Base cake cokelat, siram ganache, tabur segala macam snack cokelat di atasnya. Hmmm.. Jadi kepingin bikin juga untuk diri sendiri. Ahahaha..

Enjoy your birthday cake ya keponakan favorit tanteee.. 😘


Happy decorating!

Dioleh-olehin emak Gaza Maman strawberry sekotak gede dari Puncak. Keingetan udah 2 hari di chiller, mak! Kalau ngga segera dijelmakan alamat ngga kemakan ini.

Mau di bikin apa? Yang cepet, simple, bisa dipiara ulang di chiller. Ehehehe.. Syarat mutlak.
Bikin compote aja deh. Pernah bikin sih pas edisi Schuimpjes kemarin. Tapi biar punya halaman sendiri, tulis ulang deh.


Bahannya:
2 cup strawberry yang sudah nyaris kematengan
6 sdm gula kastor
2 sdt air jeruk lemon

Caranya:
Potong-potong strawberry sesuai selera. Masukkan ke dalam panci. Tambahkan gula kastor dan air jeruk lemon, aduk rata.
Masak dengan api sedang sambil agak ditekan-tekan supaya keluar juice buah strawberrynya. Masak hingga mengental. Angkat.
Sajikan.


Bisa disimpan dalam chiller jika sudah dingin. Lumayan buat campuran es teh 😁😁 Atau untuk teman makan teman pancake, olesan roti tawar, atau apalah yang perlu topping pemanis tambahan begini. Yuk bikin!


Happy cooking!

Punya pisang Cavendish overripe sebiji. Buat apa coba? Yasudah mari berdayakan untuk bikin pancake saja. Yang pasti bukan in an easy way 2 ingredients only, takut jadi kayak pisang goreng 😅

Resepnya aku sadur dari sini dengan beberapa penyesuaian. Toppingnya aku pakai dulce de leche yang sudah bersemayam sekian lama di chiller menunggu untuk dikaryakan. Maklum, aku kan penyayang.. Semua dipiara masuk chiller dan freezer. Ehehehe..


Bahannya:
1 buah pisang Cavendish
1 butir telur
1/2 cup tepung terigu
1/2 cup susu UHT
1 sdt baking powder
1/4 sdt garam
1/2 sdt gula pasir
1 sdm minyak goreng

Caranya:
Lumatkan pisang dalam wadah, tambahkan telur ke dalamnya, aduk rata.
Masukkan tepung terigu, susu UHT, baking powder, garam, gula pasir, dan minyak goreng, aduk hingga rata tercampur seluruh bahan.
Panaskan pan, olesi dengan sedikit margarine. Tuang 1 sendok sayur adonan, tunggu hingga kecokelatan bagian bawahya, lalu balikkan supaya matangnya rata. Lakukan hingga seluruh adonan habis termasak.
Sajikan hangat. 


Lumayan buat ganjel pagi-pagi, meskipun belum nampol kalau belum makan nasi Padang. Yiihhaaaa...!


Happy cooking!
Sesekali masakan yang rada ajib lah. Buat teman-teman yang ngga familiar dengan masakan Jawa pasti heran. Karena main ingredient dari masakan ini adalah tempe bosok alias semangit.

Tempe bosok didapat dari tempe segar yang didiamkan beberapa hari di suhu ruang. Nanti setelah berbau menyengat dan teksturnya melunak, baru deh bisa dipakai.

Awal kenal masakan ini dari keluarga pak Suami, aku juga merasa aneh. Setauku Umi ngga pernah tuh masak pakai bahan yang satu ini. Tapi lama-lama, waah, nagih juga rupanya. Yuk bikin!


Bahan:
1 cup tempe bosok
1 cup tempe segar
6 butir bawang merah
3 butir bawang putih
4 buah cabai merah besar
5 buah cabai merah rawit (boleh lebih kalau suka pedas)
1/2 sdt terasi
2 cm lengkuas, memarkan
4 lembar daun salam
60 gr santan instant
1 1/2 liter air
Garam
Gula pasir
Minyak goreng untuk menumis
Tahu goreng
Petai

Cara membuatnya:
Haluskan bawang merah, bawang putih, cabai merah besar, cabai merah rawit, dan terasi.
Panaskan minyak goreng, tumis bumbu halus, lengkuas, dan daun salam hingga bumbu matang dan harum
Panaskan air, masukkan bumbu yang sudah ditumis. Masak hingga mendidih.
Haluskan tempe bosok dan tempe segar. Bisa dengan menggunakan food processor. Kemudian masukkan ke dalam kuah berbumbu tadi. Masak hingga mendidih, dan biarkan agak lama supaya tempe benar-benar matang.
Masukkan santan instan, tahu goreng, petai, garam, dan gula. Masak dengan api kecil hingga mendidih sekali lagi.
Setelah matang, matikan api.
Sajikan dengan nasi hangat, sayur rebus, dan ayam goreng sebagai pelengkap.


PS, sayur ini bakal lebih mantap kalau udah nginep semalam lho.. 😉


Happy cooking!
First trial, not that bad. 
Order dadakan, untung ada stock bahan. Kalau ngga bisa kelabakan lulumpatan malem-malem. Hehehe.. Lain kali jangan ndadak ya mbak Mayaaa.. 





Ternyata seru juga Picnic Roll dibikin kayak gini ya..
Alhamdulillaah pernah ikut latbar ukir sayur. Alhamdulillaah juga ikut PO serutan wortel. Kepake semua!


Thanks for order ya mbak, semoga yang nerima syukak 😉

Thank you lemparan ordernya ya kakak Intaan.. *smooch*
Aseli mendadak, untung ada bahan dan masih sempat belanja yg kurang. Allaah Maha Baik wes pokoknya! 
Ceritanya sang mommy, mbak Santi, udah dari beberapa hari mumet mau pesen cake ulang tahun untuk gadis kecilnya, Caleeschka. Kabarnya udah full booked semua itu toko-toko kue dan ngga bisa mepet kalau custom cake. Jadi, sambung sana-sini jadilah orderan ini aku tangkap. Hap!




Alhamdulillaah terkirim sesuai rencana, and look at her happy face! Sumringah! 


PS, para boneka princesses itu dia sendiri yang masangin loh. Seru kan? Setidaknya dia bisa cerita kalau itu boneka dipasang sendiri.. Eheheh..


Enjoy your birthday, anak cantik..