Tempo hari sewaktu saya dan Dinda, adik saya, lagi belanja asesoris ke Pasar Sayur Balikpapan, ngga sengaja berpapasan dengan pedagang nenas yang sedang membersihkan buah nenasnya. Dari jauh penampakannya  sangat menggiurkan, jumbo size dan kuning tua! Penasaran, saya dekati. Waah, baunya manis sekali! Beli deh..
Karena Dinda takut sang nenas ngga habis kemakan, jadi terpikir kenapa sebagian ngga dibikin cake aja? Mumpung saya lagi di Balikpapan, sekalian biar Dinda bisa praktek juga kan?

Saya ingat, dulu pernah bikin Apple Cake Upside-down, tapi rasa cake-nya kurang pas dan rontok. Mungkin karena base-nya adalah sponge cake, jadi kurang matcing kalau dipadu dengan buah-buahan yang berat. Maka browsing lah diriku, ketemu dengan salah satu resep yang menurut saya bisa dicoba di situs http://catatan-nina.blogspot.com/. Dengan sedikit modifikasi, bener, cake-nya padat pas berpadu dengan nenas, tetapi tetap terasa lembut.. Thank you, Mbak Nina ^^



Bahan-bahannya:
5 kuning telur (resep asli 4 kuning telur)
3 putih telur
120 gr gula kastor (saya pakai gula pasir yang diblender sebentar)
125 gr margarine
100 gr terigu
10 gr maizena
15 gr susu bubuk full cream
½ sdt vanilla
1 cup potongan nenas segar
Beberapa slice nenas potong dan buah cherry untuk topping (saya ngga pakai cherry)

Caranya:
Siapkan loyang bulat atau loyang tulban boleh juga, diameter 20cm, alasi dengan kertas roti, dan olesi dengan margarine. Siapkan oven 180°C.
Atur nenas slice di dasar loyang, sisihkan.
Kocok margarine dan 2/3 bagian gula kastor hingga pucat dan lembut. Masukkan kuning telur satu persatu sambil dikocok terus hingga rata. Matikan mixer.
Masukkan campuran terigu dan maizena yang sudah diayak ke dalam adonan, aduk balik dengan spatula. Sisihkan.
Dalam bowl lain, kocok putih telur hingga mengembang, lalu masukkan sisa 1/3 bagian gula kastor sambil terus dikocok hingga kaku. Pastikan bowl yang dipakai benar-benar bersih dan kering supaya putih telur bisa mengembang sempurna.
Campur kedua adonan dengan teknik pancing, lalu aduk rata dengan spatula. Kemudian tuang adonan ke dalam loyang. Panggang selama 20 menit atau hingga matang.
Setelah matang, keluarkan dari oven. Diamkan sekira 5 menit sebelum dikeluarkan dari loyang dengan cara dibalikkan.
Cake siap dihidangkan.

Saya sedang berpikir resep ini bisa diadaptasikan untuk Apple Cake Upside-down juga.. Ntar deh ^^


Happy baking!



Ada sisa pisang ambon 3 buah ngga tersentuh.. Kalau dibiarkan kelamaan pasti bakal dibuang.. Ini harus segera diselamatkan! :D
Dulu pernah coba bikin banana cake, tapi rasanya kurang nampol. Saya ingat, mbak Ienas Tsuroiya itu jagonya banana cake :) Maka minta tolonglah saya ke mbah gugel untuk nyariin resepnya beliau..
Dan ternyata emang enyak!




Begini resepnya, setelah dimodifikasi sedikit menyesuaikan dengan selera..



Bahannya:
325 gr terigu
2 sdt baking soda
¼ sdt garam
225 ml minyak sayur (saya pakai 100 ml minyak sayur + 150 gr margarin supaya tidak terlalu berminyak)
225 gr gula pasir
4 butir telur utuh
425 gr pisang, cincang kasar
1 sdt vanilla essence
100 gr keju parut untuk taburan (boleh pakai choco chip atau kenari cincang kasar)

Caranya:
Siapkan 2 loyang loaf atau loyang ukuran 20 x 20 cm, lapisi dengan kertas roti dan dioles dengan margarine. Sisihkan.
Panaskan oven 180°C.
Campur terigu, baking soda, dan garam dalam bowl. Sisihkan.
Mixer minyak sayur dan gula, lalu tambahkan telur satu persatu, kocok  rata.
Masukkan pisang cincang dan vanilla, kocok hingga rata.
Matikan mixer, masukkan campuran terigu, aduk lipat hingga adonan tercampur rata.
Tuang adonan kedalam loyang, taburi dengan keju parut lalu panggang selama 60 menit hingga matang.
Setelah matang, keluarkan dari oven, diamkan sebentar sebelum dikeluarkan dari loyang.


Happy baking!   
 
Finally!

Ini percobaan ketiga. Percobaan pertama, berbekal browsing resep dan lihat proses pembuatan di YouTube, hasilnya ‘gatot’ dengan sempurna. Permukaan cake mengkerut dan mengempis dengan indahnya. Walhasil, rasa cake jadi bantat di bagian tengah.


Lalu berbekal saran dari teman-teman NCC-ers di milis, saya coba lagi untuk menaklukkan resep ini. Dari hasil diskusi tersebut ternyata letak kesalahan saya adalah pada proses au bain marie yang keliru dan proses pengocokan putih telur yang ngga saya campur dengan gula sehingga adonan langsung bubar jalan. 
Nah, pada percobaan kedua ini boleh dikatakan “oke, bisa”, tapi bawahnya basah banget, adonan cheese seperti turun ke dasar dan cake ngga mau ngembang. Tapi rasanya tetap lembut.


Opo maneh iki? Putar otak lagi, analisa lagi, browsing lagi. Malu ah, nanya mulu di milis :D


Setelah analisa mendalam (eaaa), kemungkinan cake basah bagian bawah itu karena waktu pengocokan putih telurnya terlalu cepat (belum soft peak banget) sehingga ada kemungkinan emulsinya kurang bagus. Haduuhh, remidi lagi..


Akhirnya untuk yang ketiga kali ini, saya benar-benar berhati-hati mengikuti resep. Alhamdulillaah, berhasil!



*biar rada gosong yang penting yummmm..!


Resepnya saya adaptasi dari www.dianasdesserts.com :

Bahan:

- 60 gr terigu

- 20 gr maizena
- 50 gr unsalted butter
- 250 gr cream cheese, suhu ruang
- 100 ml susu cair
- 6 kuning telur
- 6 putih telur
- 140 gr gula pasir
- ¼ sdt garam
Caranya:
- Siapkan loyang bulat diameter 22 cm, alasi dengan kertas roti di dasar dan di dinding loyang. Karena untuk cheesecake ini memakai proses oven au bain marie alias steam bath, untuk mengantisipas air merembes ke dalam loyang, bungkus bagian bawah luar dengan 2-3 lapis aluminum foil. Sisihkan. Siapkan juga loyang yang berukuran lebih besar untuk ‘kolam air’ pada saat memanggang di dalam oven. Sisihkan. Siapkan oven 150°C.
- Ayak bahan kering bersama-sama, sisihkan.
- Lelehkan butter, cream cheese, dan susu cair dengan api kecil. Aduk dengan balloon whisk. Sebentar saja, asal sudah tercampur rata. Angkat.
- Masukkan campuran bahan kering kedalam campuran butter, aduk rata.
- Masukkan kuning telurnya, aduk rata. Sisihkan.
- Kocok putih telur dengan speed tinggi hingga mengembang. Turunkan speed mixer, masukkan gula pasir, kocok lagi dengan speed tinggi hingga adonan menjadi soft peak. Matikan mixer.
- Campur kedua adonan dengan teknik pancing. Ambil sedikit adonan kuning telur, masukkan ke dalam putih telur, kocok sampai rata, tuang seluruhnya ke dalam adonan kuning telur, aduk rata sampai emulsinya bagus. Lalu tuang ke dalam loyang. Sisihkan.
- Rebus air hingga hampir mendidih, lalu tuang ke loyang alas yang sudah disiapkan. Masukkan loyang air ke dalam oven, lalu letakkan loyang yang berisi adonan ke dalam loyang air. Panggang selama 70 menit atau hingga permukaan cake menjadi golden brown.
- Setelah matang, keluarkan dari oven, dinginkan sebentar, lalu keluarkan cake dari dalam loyang.

-  Setelah cake dingin sempurna, kelupas lapisan kertas roti perlahan. 
- Cake siap dihidangkan begitu saja, atau di beri topping whipcream dan buah segar sesuai selera.

Happy baking!