Beberapa hari lalu kami beli pisang yg sudah mulai berbintik di supermarket dekat rumah. Cita²nya sih mau bikin Banana Cake. Tapi apa daya, belum juga sampai rumah sudah berkurang 2 buah. Yasudah, batal bikin. Daripada ditanyain anak lanang "pisangnya mana, Buk?", yekan?

Ternyata di luar perkiraan, pisang² itu tidak tersentuh sama sekali loh. Memang mood batita ini sungguh unpredictable 😅

Daripada busuk dianggurin, ayolah dibikin apa gitu yg gampang. Muffin cukup gampang, tapi cup case-ku entah di mana. Dicetak di loyang loaf aja deh.


Resepnya aku ambil dari sini, tapi aku tambah crumble supaya lebih asik ada krenyes²nya.

Bahannya:
3 buah pisang overripe, lumatkan
1 butir telur
½ cup gula kastor
80 ml minyak
½ sdt garam
1½ cup tepung terigu
½ sdt baking soda
½ sdt baking powder

Bahan crumble:
Aduk rata seluruhnya hingga berbulir
60 gr tepung terigu
40 gr butter
20 gr gula kastor

Cara membuatnya:
Siapkan cup case muffin, atur di loyang. Atau bisa pakai 1 loyang loaf ukuran 10x20 cm yg dialasi kertas roti.
Panaskan oven 180°C.
Campur & ayak bersama, tepung terigu, baking soda, baking powder, dan garam. Sisihkan.
Campur pisang, telur, gula, dan minyak, kocok  hingga rata dengan ballon whisk.
Masukkan bahan kering, aduk secukupnya asal rata saja.
Tuang adonan ke dalam cup case/loyang, taburi crumble di atasnya, lalu panggang selama 20-30 menit hingga matang.
Setelah matang, keluarkan, tunggu hingga suhu ruang, lalu sajikan.


Saranku, bikinlah di malam hari supaya besok pagi ada bekal untuk sarapan 😉

Lagi rajiiiinnn 😅

Udah lama sih ngangen² pengen Pampis Cakalang. Cuma kalau bikin sedikit malu sama bumbu yg sehohah. Apalagi serumah sini cuma aku yg maniak makan ikan. Paksu & Bimo masih lumayan meskipun agak milih jenis ikannya.

Sejak menulis beberapa resep masakan Manado beberapa tahun lalu, lidahku jadi nagih sama masakan daerah sana. Kapan hari sempat bikin Ayam Woku, Alhamdulillaah cuma aku yg suka 😅 Penduduk di mari seleranya masakan Jawa tulen, jadi begitulah. 

Qadarullaah, untuk latbar NCC Malang besok kita harus bawa potluck. Jadilah hari ini aku masak pampis, tapi pakai pindang ikan Tongkol yg gedey itu. Masih sosodaraan lah ya, mereka berdua. Kalo bisa dapet Cakalang fufu sih lebih nendang lagi rasanya.

Secara garis besar aku pakai resep dari Xanderskitchen, idola sejuta emak Indonesia 😉  Resep yg kutulis di bawah ini sudah dengan penyesuaian kanan kiri yes.


Bahannya:
- Separuh bagian pindang tongkol yg gede, suwir²
- Air jeruk nipis
- Daun kemangi, petik
- Minyak  goreng utk menumis
- Garam
- Gula

Bumbu yg dirajang halus:
- 2 btg sereh
- 5 lbr daun jeruk
- 2 lbr daun kunyit,
- 1 lbr daun pandan
- 2 btg daun bawang

Bumbu yg dihaluskan:
- 12 btr bawang merah
- 6 siung bawang putih
- 10 bh cabe keriting merah
- 15 bh cabe rawit
- Seruas kunyit
- Seruas jahe


Caranya:
- Panaskan minyak, tumis bumbu halus sampai harum. Lalu masukkan bumbu rajang, masak hingga bumbu matang & harum.
- Masukkan suwiran Tongkol, dan air jeruk nipis, aduk rata. Tambahkan sedikit air kalau perlu. Masak hingga bumbu meresap.
- Terakhir, masukkan kemangi, garam, dan gula. Tes rasa jangan lupa ya. Aduk rata. Masak hingga semua bumbu meresap dan air mengering.
- Sudah selesai. Tinggal ambil nasinya.


Mari makang!
Sudah lamaaaaa banget pengen bikin Carrot Cake. Terakhir bikin entah kapan, lupa 😅

Kok ya beberapa pekan belakangan di WAG IDFB ramai dibahas gara² mbak Anne 'ngidam' carrot cake dari salah satu hotel di Jogja. Lalu mbak Vania share resep andalannya. Lalu aku mupeng juga 😅 Pengen ikut bikin.

Ngintip kulkas masih ada wortel, bahan lain komplit, hayuklah.


Bahannya:
5 butir telur
2 cups gula kastor
2 cups tepung terigu
1 sdt cinnamon
1 sdt baking soda
1 sdt baking powder
½ sdt salt
1 cup minyak
3½ cups wortel parut kasar (ini kutimbang tadi sekira 375 gr)
½ cup almond, cincang
Kismis

Methods:
1. Panaskan oven 180°C. Siapkan 2 buah loyang diameter 20 cm, alasi dengan kertas roti.
2. Campur terigu, baking soda, soda kue, cinnamon, dan garam. Ayak. Sisihkan.
3. Dalam bowl besar, kocok telur dan gula hingga kental berjejak.
4. Masukkan campuran terigu, aduk hungga rata.
5. Masukkan wortel, minyak, almond, dan kismis, aduk hingga rata.
6. Tuang adonan ke dalam loyang, lalu panggang selama 45-50 menit hingga matang.
7. Setelah matang, keluarkan dari dalam loyang dan dinginkan hingga suhu ruang.

CREAM CHEESE FROSTING
Kocok hingga rata seluruhnya:
20gr butter
115 gr cream cheese
1 tbsp vanilla
⅛ tsp salt
1 cup icing sugar

Penyelesaiannya:
Letakkan cake pertama pada piring saji, lalu oles rata dengan cream cheese frosting.
Letakkan cake kedua di atasnya, lalu oles seluruhnya dengan sisa frosting.
Garnish sesuka hati.
Sajikan.

Spesial rikwes dari Paksu: pakai krim cokelat.
Hasil kompromi: krim cokelat di tengah, luarnya baru cover pakai cream cheese frosting.

Everybody happy 😋

Punya alpukat udah kelewat mateng, jadi ngga kurang enak kalau dimakan begitu aja. Belum lagi penampilan yg sudah kurang cantik, jadi kumerasa dia perlu operasi plastik.

Gugling pakai kiywerd avocado cake, tapi yg muncul rata² avocado bread. Yauweslah. Mari coba salah satu resep yg fotonya cakep 😬

Pilihan jatuh ke resep Avocado Nut Bread dari Genius Kitchen. Selain karena efek foto cakep, bahan yg di resep kebetulan ada semua.


Bahannya:
2 cup tepung terigu
1½ sdt baking powder (aku cuma pakai ½ sdt aja)
½ sdt baking soda
½ sdt garam
1 butir telur antero
1  alpukat, mashed
¾ cup gula
½ cup buttermilk (substitusi ½ cup susu dg 1 sdt cuka)
½ cup pecans, chopped (aku pakai almond)

Caranya:
Siapkan loyang loaf 10x20 cm, alasi dengan kertas kue.
Campur terigu, BP, BS, dan garam, aduk rata. Ayak, sisihkan.
Kocok alpukat, telur, dan gula hingga rata. Masukkan buttermilk, aduk rata.
Masukkan campuran terigu dan almond, aduk rata.
Tuang ke dalam loyang, lalu panggang dengan suhu 180°C selama 40-50 menit hingga matang.
Sudah.

Warna ijonya alami keluar cakep banget. Ngga perlu tambahan pewarna apa².

Ps,
Iyaa, resepnya ngga pake butter atau minyak. Krn alpukat kan mengandung lemak *sotoy*.
Teksturnya emang jadi kayak bread i/o cake. Dan enaknya makan ini sambil dioles selai soklat 😋
Judulnya rikwes Paksu & Bumer, kangen kukis yg pake oatmeal katanya.. Kompakan ih kangennya 😅

Yuk bikin!
Kali ini nyontek resepnya om Ricardo. Link dan resepnya suda kusimpan baik² di apps My Cookbook di hape. Jadi bisa intip kapanpun.

En yu nou wot? Ini terbaik & terenak dari semua soft oatmeal cookies yg pernah aku coba. After taste-nya enak di lidah. Ngga heran riviunya 5 of 5.



Bahannya:
1½ cup tepung terigu
1½ cup oatmeal quick cook
½ sdt baking soda
1¼ cup brown sugar (kutak punya, jadi pake gulpas yg kekuningan aja, tapi cuma 1 cup, takut kemanisan)
½ cup unsalted butter
60 ml minyak goreng
½ sdt vanilla
¼ sdt garam
1 butir telur

Bahan tambahanku sendiri:
Biji bunga matahari
Biji pumpkin
Almond cincang
Choco chips

Cara bikinnya:
Campur semua bahan kering: terigu, oatmeal, baking soda, dan biji²an plus almond & choco chips. Aduk rata. Sisihkan.
Kocok butter, gula, minyak, vanilla & garam pakai mikser hingga creamy, lalu masukkan telur, kocok lagi hingga homogen.
Kemudian masukkan campuran bahan kering, aduk rata dengan spatula.
Cetak pakai skup aiscim ukuran berapa aja ngga masalah, lalu atur di loyang. Pipihkan sedikit sampai kira² tinggi 1,5 cm an lah.
Panggang di oven suhu 190° C selama 12-15 menit hingga slightly underbaked. Keluarkan dari dalam oven, biarkan dingin di suhu ruang.

Bikin gih. Gampang ini kok.

Di pasar dekat rumah ada bapak-bapak yg jual tape singkong enak banget. Tapenya maniiis, enak legit. Dulu pernah beli untuk isian bolen. Pekan lalu beli lagi, tapi masih belum tahu untuk apa. Akhirnya duduk manislah dia di freezer.

Kepikir pengen bikin cake tape. Kepikir juga chiffon cake pakai tape, apalagi sekian purnama aku ngga pernah bikin chiffon lagi. Ditambah di WAG TJ berisik banget postingan chiffon cake hasil rebake latbar. Makin gemes deh.


Setelah gugling resep, ketemulah resep ini di Cookpad. Sounds good, mari kita rebake.

Bahannya:
6 butir kuning telur
180 gr tape singkong, buang sumbunya, haluskan
80 ml susu cair
90 ml minyak
130 gr tepung protein rendah
1/2 sdt baking powder
6 butir putih telur
Sejumput garam
120 gr gula pasir butiran halus

Caranya:
- Siapkan loyang chiffon diameter 20cm. Jangan dioles apa² ya.
- Panaskan oven 140°C.
- Campurkan tepung terigu dan baking powder, ayak, sisihkan.
- Kocok lepas kuning telur dengan balloon whisk, lalu campur dengan tape singkong yg sudah dihaluskan. Aduk rata.
- Tambahkan susu cair dan minyak, aduk rata.
- Masukkan campuran tepung terigu, aduk rata. Sisihkan.
- Kocok putih telur dengan mikser kecepatan sedang. Setelah mulai berbuih, masukkan gula & garam sedikit demi sedikit. Kocok hingga soft peak.
- Campurkan adonan kuning telur dan putih telur secara bertahap. Jangan sampai overmix ya.. Nanti jadinya bisa seperti sponge cake biasa.
- Tuang adonan ke dalam loyang chiffon, lalu panggang selama 60-70 menit hingga matang.
- Setelah matang, keluarkan dari dalam oven, lalu dinginkan dalam posisi loyang yang dibalik supaya cake tidak kempes.
- Cake bisa dikeluarkan dari loyang setelah agak dingin, sekitar 1 jam kemudian.


Maasyaa Allaah, enak!


Ps,
Loyang chiffon cake ini umumnya loyang bongkar pasang dan punya kaki untuk menopang loyang saat dibalik. Jadi ngga perlu khawatir permukaan cake akan menyentuh alas/coling rack.



Pasca diajarin chef anak senja mbak Anis Wardani cara ngocok butter yg baik & benar utk metode butter cake, mendadak aku kena demam marmer cake 😂

Marmer cake ini adalah rebake resep Bumer hasilku bongkar² buku resep jadoel beliau beberapa tahun lalu.

Waktu itu pernah bikin sekali untuk kepentingan naskah, lalu yasudah. Terlupa tertimpa bermacam resep & alasan.

Akhirnya kemarin teringat, lalu mencari resepnya di folder email sent, copas ke apps My Cookbook, dan inilah hasilnya.


Selama ngocok adonannya bener, hasilnya lembut ngga nyangkut minim remahan. Resep asli sudah aku modifikasi sedikit sebagaimana nyamanku.

Bahannya:
150 gr gula kastor
175 gr butter (boleh mix dg margarin)
½ sdt vanilla
5 btr kuning telur
4 btr putih telur
125 gr tepung terigu
1 sdt BPDA
1 sdt pasta cokelat

Caranya:
- Siapkan loyang tulban diameter 18 cm, olesi margarin & taburi tepung, sisihkan.
- Panaskan oven 170°C
- Campur terigu & BPDA, aduk rata, ayak halus, sisihkan.
- Kocok butter, gula, dan vanilla hingga pucat fluffy dan gula larut.
- Masukkan telur satu per satu dengan tetap dikocok sampai adonan jadi homogen.
- Masukkan terigu, kocok dengan kecepatan paling rendah hingga adonan tercampur rata seluruhnya.
- Ambil ⅓ bagian adonan, tambahkan pasta cokelat, aduk rata.
- Mulailah mengatur pola marmer di dalam loyang. Setelah selesai, lanjut panggang selama 35-40 menit hingga matang.

Note:

Step by step bikin motif marmer supaya kece sudah pernah di share mbak Anis di sini. Atau kalau ngga banyak kok tutorialnya di youtube.

Very late blog post 🙈

-
Hari ini bikin Jangan Kesrut khas Banyuwangi 😋 mumpung kemarin dibawain klenthang sama Umi.


Klenthang adalah buah pohon kelor. Bentuknya panjang & berkulit keras. Yg dimakan adalah bagian dalamnya yg lunak.

Kenapa dinamain Jangan Kesrut?
Jadi, konon, masakan ini aslinya puedesss asem seger, sampe yg makan keringetan dan (maaf) ingusan 😂

Hayuk kalau mau bikin juga. Kalau ngga ada klenthang di skip aja gakpapa. Ayamnya diganti daging tetelan juga gakpapa.

Haluskan:
7 butir bawang merah
3 buah cabe merah besar
5 buah cabe rawit
Garam
Terasi

Potong²:
7 buah belimbing wuluh
2 bonggol bawang daun
1 ekor ayam
3 batang klenthang, buang sedikit kulitnya
5 batang kacang panjang
1 ruas jari lengkuas

Caranya:
Rebus 3 liter air hingga mendidih, lalu masukkan bumbh yg sudah dihaluskan dan lengkuas hingga wangi.
Masukkan ayam, masak hingga ½ matang.
Masukkan isian lainnya, masak hingga seluruhnya matang. Jangan lupa diicip dulu biar pas rasanya.


Hmm, nyamnyamnyam.. 😋😋

Akibat punya piaraan labu kuning segelundung, sudah tua banget sampai kulitnya keras. Bingung mau dibikin apa, masa di kolak lagi.. Akhirnya aku recook kleponnya mbak Lely 😋 Yumm! Suwun mbakyu 😘

Tumben banget ini aku bikin jajan tradisyenel. Embuh kesambit apa. Biasanya mending beli laaah.. Resepnya ikut mbak Lely, tapi agak sedikit aku sesuaikan takarannya mengikuti feeling.


Kelepon Koneng

Bahan A:
200 gr labu kuning, kukus, haluskan
180 gr tepung ketan
¼ sdt garam
Gula aren utk isian (aku pakai yg halus)
Air untuk merebus
1 lembar daun pandan, simpulkan

Bahan B:
¼ butir kelapa agak tua, parut
Sedikit garam

Caranya:
Campur labu, tepung ketan, garam, uleni hingga kalis. Air ditambahkan jika adonan terasa kering.
Ambil sedikit adonan, pipihkan, isi dengan gula aren, lalu tutup adonan hingga membentuk seperti bola. Lakukan hingga seluruh adonan habis. Sisihkan dulu.
Campur bahan B, kemudian kukus hingga matang. Angkat, sisihkan.
Didihkan air, beri daun pandan. Kemudian masukkan bola² adonan tadi. Masak hingga mengapung dan matang.
Angkat. Tiriskan, lalu gulingkan ke dalam kelapa kukus tadi hingga rata.
Sajikan.

Jadinya ngga terlalu banyak. Cukuplah untuk ngotorin gigi dan ngisi pojokan lambung.
Masih punya piaraan labu kuning di freezer yg sejak bikin klepon kemarin belum juga tersentuh. Waks!

Padahal niat mulia pengen bikin yg tradisyenel gitu macem bubur sumsum, jenang grendul, apalah 😅 Terlalu muluk kayaknya..

Mari kita bikin yg simpel aja: Pumpkin Buttercake, resep nyontek plek dari blog mbak Hesti ❤ Cuma aja aku pakai 2 macam gula: gula aren & gula putih.


Sini kubantu copas resep aslinya yes.

Bahan :
- 300 gr terigu protein sedang
- 5 butir telur
- 200 gr labu kuning tanpa kulit, kukus lalu haluskan menggunakan garpu
- 200 gr gula pasir
- 200 gr mentega
- 1/2 sdt garam
- 1/2 sdt vanili bubuk
- 1 sdt baking powder double acting
- almond slice untuk taburan

Cara membuat :
- Kocok margarine, butter, gula, dan vanili sampai lembut dengan mixer kecepatan tinggi.
- Masukkan telur satu persatu sambil terus dikocok sampai rata.
- Turunkan kecepatan mixer menjadi rendah. Masukkan setengah bagian tepung yang sudah diayak bersama baking powder. Masukkan labu halus. Kocok rata. Masukkan lagi sebagian sisa tepung, kocok sampai rata.
- Tuang di talam lingkaran diameter 23 cm yang sudah dioles margarine dan ditabur tepung terigu. Taburi almond slice. 
- Panggang dengan panas 180 C selama 40-50 menit atau sampai tusuk gigi dimasukkan tidak lengket lagi.

Mari mengunyah & menggendud bersama!