Resep ini hasil modifikasi terakhir dari resep yang sebelumnya pernah dipublikasikan. Maklum, itu resep dari jaman bego banget bikin kue.. :))
Sekarang juga masih ngga jago-jago bingits, tapi ya lumayan ngerti lah, tentang penggunaan bahan dan komposisi yang pas.. 

Revisi resep ini dibuat setelah setengah tahun lebih ngga pernah bikin. Pas bikin lagi, baca ulang resepnya, kok kayaknya emang perlu dibongkar. Perubahannya cuma pada komposisi terigu dan oatmeal-nya aja, tapi somehow, bener, hasil bongkaran resep cukup oke, crunchy nya pas, rasanya juga (menurutku) lebih enak..


Aku akan share basic resepnya aja, untuk pengembangan resepnya, feel free to try it by yourself :D

Bahan:
125 gr mentega
100 gr gula pasir
1 btr kuning telur
50 gr palm sugar
75 gr oatmeal
175 gr terigu
1 sdt baking soda 1 sdt bubuk kayu manis
Sejumput garam
Vanilla essence secukupnya

Caranya:
- Panaskan oven 150° C. Siapkan loyang kue kering. 
- Aduk rata mentega dan gula pasir. Masukkan kuning telur, aduk rata kembali sampai adonan rata berwarna pucat.
- Tambahkan palm sugar, garam, dan vanilla, aduk rata.
- Campur terigu dan baking soda, lalu masukkan campuran ini ke dalam adonan sedikit demi sedikit sambil di aduk rata.
- Setelah adonan tercampur rata, cetak sesuai selera. 
- Panggang adonan sekira 15 - 20 menit sampai matang.
 
 
Happy baking!
Lagi banyak stok putih telur di freezer, dibikin apa?
Bikin The Angel's Food aja.. Pakai putelnya banyak, jadi ya lumayan cepat ngabisin stok.. Plus lagi, ini cake fat free, krn ngga pake lemak.. Juga low chol, krn cuma putel.. Tapi biarpun cuma putel, rasanya ngga membal, dan lembuut banget seperti namanya..
Resepnya kalau ngga salah dapet nyomot dari Martha Stewart, lupa.. Heheheeh.. Soalnya nulisnya cepet2an..


Bahan:
450 gr putih telur (setara 12 btr)
1/2 sdt garam
1 1/4 cup gula pasir (aku: 1/2 + 1/3 cup)
1 cup terigu (aku: 1 1/4 cup)
1 sdt vanilla (aku: 1 sdm pasta cokelat)
Almond slices untuk taburan

Caranya:
Hampir mirip bikin chiffon cake.
- Siapkan loyang chiffon 26cm, jangan dioles apapun. Panaskan oven 170°C.
- Kocok kutel dg mikser speed tinggi, masukkan gula & garam sedikit2 sambil terus dikocok hingga soft peak. Tambahkan pasta cokelat, mikser sebentar. Matikan mikser.
- Masukkan terigu sedikit2 sambil di ayak ke dalam kocokan kutel, aduk lipat dg spatula hingga rata dan terigu habis.
- Tuang adonan ke dalam loyang, ratakan dg spatula, hentakkan loyang supaya udaranya keluar dr adonan. Taburi dengan almond slices. Lalu panggang selama 40 menit hingga matang.
- Setelah matang, keluarkan dr oven, dinginkan dalam keadaan loyang terbalik spt pd proses chiffon cake.
- Setelah dingin, keluarkan cake dr loyang dg bantuan pisau spatula.
- Sajikan.

Lumayan nih kalau lagi banyak putel sisa.. :D
 
 
Happy baking!
 

Kejutan dari Allah emang ngga terduga.
Setelah sekian lama ngga pernah terima orderan BDCK, mendadak dapat lemparan order dari sebelah untuk bikin BDCK. Ngga tanggung-tanggung, mintanya ukuran jumbo: 60 cm, dan pake tema bola, dan buat besok siangnya pula. Ditolak ini namanya rizki, diterima ini aku masih nol banget.. Tapi, dasar nekat, seperti biasa, ya diterima saja dulu, teknisnya ntar belakangan sambil jalan.

Paling gampang sih bikin hiasannya pake edible print. Tinggal tempel, jadi.
Masalahnya adalah, timingnya ngga pas. Sabtu siang, untuk Minggu siang. mau pesan edible dimana coba? Kalau ada yang nyanggupin, ngirimnya juga gimana.. Fortunately bujet yang disiapin juga mefet.. Jadi, terpikirlah metode buttercream transfer untuk bikin logo em-yu nya. Nanya-nanya ke grup chat, disaranin belajar ke mb Wiek Jacob, salah satu dedengkot cake decoration yang hasil dekornya selalu ajib. Dan juga tanya ke mbakYu Tub. Dan mbah Gugel juga.

Setelah menggali informasi kesana kemari, malamnya aku baru pede untuk mulai menggambar. 
Pertama hasil print logo di blat ulang di parchment paper yang biasa aku pakai untuk bikin JRC. Kenapa? Kalau di plastik, susah, secara ini harus digambar dalam posisi terbalik. Kalau pakai kertas roti biasa, takut hasilnya kurang memuaskan.

Setelah diblat, mulai deh digambar pakai buttercream yang dimasukkan ke dalam plastic piping bag yang ujungnya dipotong sedikiit. Pertama outlinenya dulu. Setelah selesai, diisi bergantian warna kuning dan merahnya sesuai kebutuhan. Setelah jadi, dilapis sekali lagi dengan buttercream supaya lebih tebal. Belakangan aku tau, kenapa dilapis lagi, supaya pada saat si buttercream ini lumer, gambarnya tetep solid dan bagus.


Setelah jadi, masukkan ke freezer semalaman. Besoknya, voila! Tinggal kelupas kertasnya, lalu tempel di atas cake.


Oya, karena bujetnya pas-pasan, base cake aku pakai resep Buttercake 2 telur seperti disini nih.. Ngga pakai banyak telur, tapi tetep enak..
Cake-nya sendiri aku bikin di 6 loyang ukuran 20 x 20 cm, lalu disusun dan dilengketkan dengan buttercream. Alasnya spesial aku minta tolong hubby untuk bikin, karena ngga ada yang jual ukuran segitu boo'..
Idealnya (lagi), untuk cake ukuran segini menghabiskan 3 kg buttercream. Supaya seluruh permukaan tertutup rapi dan ngga berkontur.. Hehehehe..

Yasudahlah, yang penting order ini bisa jadi pelajaran buatku. Itung-itung, kursus dibayarin kan.. ^_^


Happy decorating!

Masih tetep setia dan sayang sama resep Japanese Roll Cake yang ini ^_^
Cuma kali ini aku bikin a la rainbow, inspired dari sekian banyak resep rainbow roll cake yang banyak beredar, whether it steamed or baked.

Bukan berarti aku ngga suka resep mereka.. Cuma saja, kalau kukus, aku ngga "berteman baik" dengan klakat warisan ibuku.. Kalau pakai resep roll cake biasa, warnanya ngga akan se-bling-bling kalau aku pakai resep a la Ochikeron ini. Kerna apa? Kerna komposisi kuning telur yang cukup banyak, sehingga warna dasar adonan sedikit kekuningan, ngga putih seperti resep yang aku pakai ini..


Untuk resepnya aku ngga akan bahas ulang. Yang pasti, aku pakai 2 resep langsung, dengan loyang ukuran 27 x 25 cm kalau ngga salah.. Pokoknya yang standar roll cake lah.. *tutup muka*
Kenapa 2 resep? Karena karakteristik resep ini kalau terlalu banyak adukan dia ngga akan mengembang bagus.. Kenapa banyak adukan? Iyalah, secara adonan harus dibagi jadi 6 bagian dan harus diwarnain. Otomatis, ngaduk lagi kan, supaya warnanya rata..

Nah, setelah 6 adonan berwarna itu siap, masing-masing bagian adonan boleh dimasukkan ke dalam 6 plastic piping bag yang berbeda. Lubangin ujungnya, kira-kira diameter 1 cm, lalu semprotkan adonan secara berurutan ke dalam loyang yang sudah dilapis parchment paper.


Kalau males, adonan boleh disendokin kok.. Sedikit-sedikit sampai seluruh adonan tertuang habis ke loyang.
Lalu panggang seperti biasa.. Ikut step di resep sebelumnya ya..

Ng.., isiannya apa? You name it. Kali ini aku pakai whipped cream seperti biasa. Cake jenis ini sangat enyak kalau dipadu dengan whipped cream tebal, dan dimakan dingin.. Yummm..


Happy rolling..!
Keju melulu. Ngga papaa.. Mumpung masih cheese weeks :p Sekalian buat setor ke milis..

Bikinnya udah beberapa bulan lalu, biasa, uji coba.. Tapi baru tayang sekarang di blog. Maklum deh, ketimpa ini itu jadi el-u-pe-a. Lupa. Hehehehe..

Resepnya aku bener bener have no clue dapet dari mana.. Entah itu dari Blueberry Cheesecake nya NCC atau dari blog mana.. Sungguh. Kemarin pas browsing sana sini tanya mbah, akhirnya dapet yang simpel begini..
Sengaja aku bikin ukuran personal, biar ngga kebanyakan makan bahan. Maklum laah, kalo resep yang model begini belum tentu termakan..


Bahan:
-          12 pasang biskuit oreo, buang isi krimnya
-          250 gr cream cheese
-          1 butir telur
-          50 gr gula kastor
-          60 ml krim asam
-          1 sdt maizena
Cara membuat:
1.      Siapkan 12 buah cupcase ukuran 4 cm, letakkan 1 keping biskuit dengan posisi terbalik (bagian atas menghadap ke bawah). Sisihkan.
2.      Panaskan oven 160°C.
3.      Kocok cream cheese hingga lembut.
4.      Masukkan telur, gula, dan krim asam, kocok hingga seluruh bahan lembut dan menyatu.
5.      Masukkan maizena, kocok sebentar hingga rata.
6.      Remukkan sisa kepingan oreo dengan tangan, kasar saja. Masukkan ke dalam adonan cream cheese, aduk rata dengan spatula.
7.      Tuang adonan ke dalam cupcase yang sudah berisi kepingan oreo, lalu panggang selama 20 menit hingga cream cheese mengeras.
8.      Setelah matang, keluarkan dari dalam oven, lalu tunggu hingga uap panasnya hilang. Masukkan ke dalam lemari pendingin 2-3 jam sebelum disajikan.
9.      Sajikan dingin.


Happy baking!
Hasil dari oleh-oleh teman baikku dari perjalannya ke Korsel, aku dibawain keju cheddar blirik dan selai orange.. Mau dibikin apa? Mikir-mikir, yg cepet ya muffin. Oke, muffin keju. Tengahnya diisi selai orange itu tadi. Okesip.


Keju cheddar blirik ini ternyata teksturnya lunak banget, dan rasanya juga ngga sepekat keju lokal. Menurut yang bawain sih, kalo dipanasin, dia bisa lumer, tapi ngga se meleleh keju quick melt. Whatever deh.. Hehehehe..

Setelah diolah jadi muffin, bener, rasa kejunya light banget. Karena di dalam adonan aku masukin parutan kulit jeruk nipis dan diisi selai orange, walhasil rasa kejunya malah ngilang. 
Ngga cuma di muffin, si keju blirik ini aku masukin juga ke klappertaart "jatah" hubby.. Rasanya, not bad.. Cukup berasa ngeju.. Ntar kapan-kapan pengen coba diolah jadi yang lain ah..


Resepnya masih seperti yang ini sih.. Originally posted by Just Try & Taste which I do loved, tapi dengan sedikit perubahan.

Bahan:
- 250 gram tepung terigu serba guna
- 120 gram keju cheddar parut (aku pakai 150 gr supaya yumyumm)
- 150 gram gula pasir
- 3 sendok teh baking powder
- 1/4 sendok teh garam
- 2 sendok teh parutan kulit jeruk lemon
- 1 butir telur ayam ukuran besar
- 235 ml susu cair
- 100 gram mentega, cairkan (aku pakai minyak sayur, dg berat yang sama)

 
Filling:
- Selai orange
 
Cara:
- Siapkan oven 170 C. Siapkan 12 buah cupcases ukuran besar.
- Ayak tepung terigu, baking powder dan garam. Sisihkan. 
- Di mangkuk terpisah, kocok lepas telur dengan menggunakan balloon whisk, tambahkan gula, kulit jeruk, garam dan minyak. Aduk rata. 
- Tambahkan tepung terigu dan susu cair secara bergantian, aduk perlahan seperlunya saja hanya agar adonan basah. Jangan terlalu lama mengaduk, tidak perlu khawatir dengan gumpalan-gumpalan kecil tepung seukuran kacang tanah. Pada saat dipanggang gumpalan tersebut akan meleleh.  Masukkan parutan keju, aduk rata. 
- Masukkan adonan ke dalam cupcase sebanyak 1,5 sdm, beri 1/2 sdt selai di bagian tengahnya, lalu beri adonan lagi sampai setinggi 3/4 cupcase. 
- Panggang selama 20-25 menit hingga matang.
- Setelah matang, keluarkan kue dari oven lalu sajikan.

 
Happy baking..!
Setelah Hidden Heart Cake kemarin, sekarang aku mau sharing jenis hidden heart lainnya.. Resepnya masih setia sama resep JRC yang ini karena emang udah paaaas banget buat aku.. ^_^
Oya, buat yang baru menyimak, JRC itu kependekan dari Japanese Roll Cake alias roll cake lembut bermotif dengan filling krim lembut yang biasanya dipadukan dengan buah-buahan segar. 



Bagaimana memasukkan "hati" ke dalam roll cake?
Prinsipnya sama dengan Hidden Heart Cake kemarin, hati-nya dibikin dulu, lalu diisikan ke dalam roll.. Pake resep apa? Ya resep base JRC itu tadi, supaya teksturnya sama. 
Bikin 1 resep lagi tanpa motif langsung diwarna pink untuk hati-nya. Lalu panggang, boleh pakai loyang loaf atau loyang 20 x 20 cm. 
Setelah matang, cetak bentuk hati dengan cookie cutter. Seberapa banyak? Sampai habis cake juga boleh kok.. :))



Nah, untuk cake yang di roll, ya, bikin 1 resep seperti biasa laah.. Disini aku bikin dengan motif hati kecil-kecil dengan warna pink supaya nyambung dengan warna hati yang udah dicetak duluan.

Sekarang, how-to.
Letakkan cake yang akan di roll di atas kertas roti. Lalu olesi dengan whipped cream agak tebal di atasnya. Ratakan.
Susun potongan hati (eeaaaaa...) diatas cake yang sudah dilapis whipped cream, tepat di bagian tengah, memanjang, rapat. Naruhnya dibalik ya, bagian yang bersudut ada di atas.


Setelah tersusun rapat, tangkupkan kedua sisi cake sampai membungkus hati didalamnya. Rapikan gulungan, lalu simpan dulu di kulkas sampai gulungan cukup keras dan set.

Setelah cukup set gulungannya, boleh dipotong-potong, lalu nyummmm..


Happy rolling!
 

 

LapSur lagii.. Supaya beda, aku beri buah prunes kering.. Sumbernya dari Sajian Sedap, seperti biasanya.. Hehehehe.. *llllove the site*
Bikinnya udah kapan hari, karena ada keperluan khusus aja, bukan pesanan. Overall, aku cukup puas dengan resep yang ini. Bedanya dengan resep Lapis Surabaya sebelumnya adalah resep ini lebih complicated. Meskipun penampilan 11-12 sama yang ntu, tapi di rasa agak sedikit lebih 'menggigit' yang ini..


Bahannya:
Lapisan kuning:
-          24 butir kuning telur
-          200 gr gula pasir
-          80 gr terigu
-          30 gr maizena
-          20 gr susu bubuk
-          250 gr mentega
-          2 sdm susu kental manis
Lapisan cokelat:
-          12 butir kuning telur
-          100 gr gula pasir
-          50 gr terigu
-          15 gr maizena
-          1 sdm pasta cokelat
-          125 gr mentega
-          1 sdm susu kental manis
Bahan tambahan:
-          Buah prunes kering, belah dua memanjang
-          Selai blueberry


Cara membuat:
1.      Siapkan 3 buah loyang ukuran 22 x 22 cm, olesi dengan margarin dan alasi dengan kertas roti. Sisihkan. Panaskan oven 180°C.
2.      Buat lapisan kuning terlebih dahulu. Kocok mentega dan susu kental manis hingga pucat dan mengembang, sisihkan.
3.      Dalam wadah lainnya, kocok kuning telur dan gula sampai kental dan mengembang. Lalu masukkan terigu, maizena, dan susu bubuk, mixer dengan kecepatan paling rendah hingga rata.
4.      Kemudian masukkan kocokan mentega ke dalam adonan, kocok lagi hingga rata.
5.      Ambil sebagian buah prunes, lumuri dengan terigu, lalu atur di dasar kedua loyang.
6.      Tuang adonan ke dalam 2 loyang, bagi sama rata. Panggang selama 10 menit, lalu atur potongan buah prunes di atasnya. Panggang lagi selama 15 menit hingga matang dan warna permukaan menjadi kecokelatan.
7.      Setelah matang, keluarkan dari dalam oven, diamkan sebentar sebelum cake dikeluarkan dari dalam loyang untuk didinginkan.
8.      Untuk lapisan cokelat, kocok mentega dan susu kental manis hingga pucat dan mengembang, sisihkan.
9.      Dalam wadah lainnya, kocok kuning telur dan gula sampai kental dan mengembang. Lalu masukkan terigu, maizena, dan susu bubuk, mixer dengan kecepatan paling rendah hingga rata.
10.  Kemudian masukkan pasta cokelat dan kocokan mentega ke dalam adonan, kocok lagi hingga rata.
11.  Tuang ke dalam loyang, kemudian panggang selama 25 menit hingga matang.
12.  Setelah matang, keluarkan dari dalam oven, diamkan sebentar sebelum cake dikeluarkan dari dalam loyang untuk didinginkan.
13.  Cara menyusun lapisannya, letakkan 1 lapisan kuning dengan posisi terbalik (bagian bawah menghadap ke atas) di atas alas saji. Beri selapis selai blueberry. Kemudian letakkan selapis cake cokelat, beri dengan selapis selai blueberry. Terakhir, letakkan selapis cake kuning lainnya dengan bagian atas tetap menghadap ke atas.
14.  Diamkan sebentar supaya selai blueberry mengikat setiap lapisan dengan sempurna sebelum dipotong dan disajikan.


Sekali lagii, ingat kaloriiii... ^_^
Happy baking!