Sedang rajin atau sedang memberdayakan yang ada sebelum kadaluarsa itu bedanya tipis banget.. ^_^
Seperti yang aku lakukan hari ini, maksud hati mau lanjut nge-JRC, apa boleh buat, ada sesisir pisang mas teronggok ngga berdaya.. *eeaaa..

Pisang mas dibikin apa coba? Semua resep rata-rata pakainya pisang cavendish, atau pisang raja, atau pisang kepok.. Tapi bodo amat lah, I am the chef, and I can do anything with my raw, in my kitchen. Kepedean. harus pede.

Pengen bikin yang eggless lagi. Gugling lagi. Dan dapatlah resep ini. Kok ya ndilalah tadi keburu di-delete page nya.. Dipanggil lagi udah lenyap history-nya.. Jadi buat Miss yang punya resep, I am sorry ya.. *pukpuk






Bahannya:
1/2 cup minyak goreng
1/3 cup gula pasir
1/3 cup gula palm
1 1/2 cups tepung terigu (aku: 1 cup terigu + 1/2 cup oatmeal)
1 sdt baking powder
1 sdt garam halus
1 1/2 cup pisang cincang halus
1 sdt vanilla
Choco chips

Caranya:
- Siapkan 10 buah cup besar, dan panaskan oven 150-160  C.
- Campur rata dengan balloon whisk minyak goreng, gula-gula, dan vanilla.
- Masukkan terigu, baking powder dan garam, aduk rata.
- Masukkan pisang cincang dan choco chips, aduk rata.
- Tuang adonan ke dalam cup sampai hampir penuh.


- Panggang selama 30 menit, sampai matang (tes tusuk yaa..)


Tapi yang di atas itu yang cara chef baik-baik.. Berhubung aku sedang malas (lagi),jadi food procesorku lah yang bekerja.. Semua bahan termasuk pisang utuh dicemplungin, nyalakan mesinnya.. Voilaa.. Adonannya siap dituang >.<
*cara sesat


Happy baking!



Merasa jenuh berhari-hari nge-JRC melulu, hari ini aku putuskan untuk refresh sebentar.. Pengen baking sesuatu yang lain. 
Apa?
Cookies? Secara semua orang di Romadlon ini sedang demam Ananas Taartjes a.k.a Nastar. Mulai yang resep orisinil, pakai taburan cheddar, dibentuk landak, bunga matahari, bla bla bla.. Lama-lama tergoda juga aku ini.. Hehehehe..

Ngga ada selai nanas, selai strawberry pun jadi. Maka itu namanya bukan Nastar :p
Malas untuk bikin model yang aneh-aneh, yowess.. Dibikin ala thumbprint ajaa..
Eggless. Tanpa polesan kutel.
Piece of cake laah.. :)





Resep batter-nya aku dapet dari warga NCC, mbak Rina Sofiany yang punya Dapur Pochopa. Tengkyu ya mbak.. :* Sepertinya enak, tapi belum bisa ngicipin, lhawong lagi puasa..

Bahannya:
150 gr margarin
150 gr butter
75 gr gula halus
325 gr tepung terigu
35 gr tepung maizena
Selai strawberry
Keju cheddar parut untuk taburan

Caranya:
- Campur margarin, butter, dan gula halus, aduk rata dengan balloon whisk.
- Masukkan campuran terigu dan maizena yang sudah diayak, aduk rata dengan spatula.
- Siapkan loyang-loyang kuker dan panaskan oven sampai 140 C.
- Bentuk adonan menyerupai bola-bola kecil, atur rapi di loyang. Pencet bagian tengahnya dengan jari untuk tempat selai. Isi dengan selai secukupnya, taburi dengan keju cheddar parut diatasnya.


- Panggang selama 20-30 menit sampai kuning kecoklatan. Aku lebih suka memanggang cookies dengan suhu rendah; biarpun lebih lama, tetapi lebih rata matangnya.


Happy baking!



 
 
Demam JRC by request ^_^
Kalau ngga ada request, yaa.. aslinya rada mikir mau bikin begini.. Hihihi..

Rainbow Roll with strawberry chopped and cream

Lovely Roll with whole strawberry and berry cream

Green Tea Roll with cheddar cheese filling

Eid el Fithr Roll Cake
Christmas Roll Cake

Ngga tahan untuk di- apload ini judulnya.. :)
Setelah selamat dan sukses dengan Kawung Ijo Roll Cake bulan lalu, aku tergoda untuk mencoba resep versi lain yang lebih ekonomis tapi lebih enak untuk diaplikasikan.

Resepnya aku dapet dari Ochikeron yang share di YouTube yang udah bolak-balik aku pelajari dan sedikit aku modifikasi. Aslinya, dia nge-set motifnya dengan dipanggang sebentar. Tapi aku aku pakai teknik dibekukan di freezer karena aku merasa lebih nyaman dengan metode ini; menurutku, dengan dibekukan begini, nantinya kertas pelapisnya lebih mudah dilepaskan.




Bahannnya:
Egg Yolk Batter
1 btr kuning telur
35 gr gula pasir
20 ml + 25 ml minyak goreng
60 ml air
80 gr tepung terigu
1 sdt vanilla essence

Motif
1/2 sdt terigu untuk setiap warna
pewarna makanan
1 btr putih telur
sejumput tepung maizena

Base Batter
4 btr putih telur (setara 120 gr - 150 gr)
30 gr gula pasir
1 sdt tepung maizena

Caranya:
- Seiapkan loyang ukuran 26 x 26 cm, oles dengan sedikit margarin, lapisi dengan kertas roti yang sudah diberi motif di baliknya, lalu lapisi lagi dengan margarin tipis-tipis saja, sisihkan.
- Buat Egg Yolk Batter. Dalam mangkuk kecil, mikser kuning telur, gula, dan 20 ml minyak sampai pucat dan mengembang. Masukkan 25 ml minyak goreng dan air, kocok lagi sampai tercampur rata. Masukkan terigu, kocok rata. Sisihkan.
- Buat adonan motif. Kocok putih telur sampai mengembang, masukkan maizena, kocok sebentar hingga soft peak. Siapkan beberapa mangkuk kecil untuk mencampur warna, isi masing-masing mangkuk dengan 1 sdt Egg Yolk Batter dan terigu, aduk rata. Beri warna yang diinginkan, aduk rata. Isi masing-masing campuran warna dengan 2 sdm meringue, aduk rata. Masukkan masing-masing adonan warna ke dalam piping bag, buat motif sesuai selera. Setelah selesai, masukkan ke dalam freezer 20-30 menit.
- Panaskan oven 160 C.
- Buat Base Batter. Kocok putih telur dengan gula sampai mengembang dan soft peak. Jika masih ada sisa dari adonan motif, boleh dicampurkan juga. Masukkan maizena, kocok rata. Matikan mikser. Campur adonan base ini dengan Egg Yolk Batter, aduk rata.
- Tuang adonan base ke dalam loyang yang sudah diberi motif, panggang 13-15 menit sampai matang.
- Setelah matang, keluarkan dari oven. Tanpa menungggu, keluarkan cake dari loyang dalam posisi terbalik. Langsung kelupas kertas rotinya dengan perlahan. Biarkan dingin sebelum di roll. Setelah di roll, segera masukkan ke dalam freezer selama 1 jam sebelum dipotong dan disajikan.

Untuk isiannya, aku cuma pakai simple whipped cream.


Happy baking!


Menurut bahasanya, Kaastengels berarti batangan keju. Pada kenyataannya, ini adalah kue kering yang terbuat dari keju tua, terigu, butter, dan telur. Karena bahannya yang cukup mahal, maka di Indonesia kue ini biasanya hanya beredar pada hari-hari tertentu, seperti Hari Raya Idul Fitri dan Natal.
Jenis keju yang lazim dipakai adalah jenis keju Edam, Gouda, bahkan juga keju jenis Parmesan.Sedangkan untuk Kaastengels versi ekonomis, jenis keju yang biasa dipakai adalah keju Cheddar.

Kali ini aku coba berbagi resep Kaastengels versi ekonomis, mengingat harga bahan makanan yang ngga pernah turun.. *sigh
Resepnya aku ambil dari beberapa sumber, digabung jadi satu, jadinya seperti ini:

Kurang tebel sebenernya, tapi yasudahlah, buat dimakan sendiri juga.. :))

Bahannya:
450 gr terigu
350 gr margarin
15 gr tepung maizena
1 butir kuning telur
75 gr keju cheddar, parut, angin-anginkan (sebaiknya dipersiapkan sehari sebelumnya, supaya kering benar)
1/2 sdt kaldu ayam instan
sejumput garam
30 gr keju cheddar parut untuk taburan 

Bahan olesan:
1 butir kuning telur
1 sdm susu cair
sejumput gula halus
Aduk rata

Caranya:
- Campur terigu, maizena, keju parut yang sudah kering, bubuk kaldu ayam, dan garam, aduk rata.
- Kocok lepas kuning telur, masukkan ke dalam campuran bahan kering, kemudian masukkan margarinnya, lalu aduk rata dengan menggunakan spatula hingga adonan berbulir.
- Siapkan loyang dan panaskan oven 140 C.
- Adonan siap di cetak sesuai selera. Atur potongan adonan di atas loyang, olesi dengan bahan olesan tersebut, taburi keju parut.
- Panggang selama 30 menit hingga berwarna kuning keemasan.
- Dinginkan kue sebelum dimasukkan ke dalam toples kedap udara.


Happy baking!
Galau di malam hari. Padahal badan udah capek banget.. Tapi ngga tau kenapa susah sekali buat dipake tidur.. -_-"
Tetiba teringat Mille Crepes.. Pengen banget bikin crepes coklat lalu diisi filling whipped cream. Yasudahlah, mari kita eksekusi saja..

Resepnya aku ambil dari Anak Jajan yang simple dan ngga terlalu banyak bahan yang dipakai. Dimodif dikit laah.. Kalau punya Mrs. Jajan adonannya musti nginep semalem, aku nggak.. :D Dan karena pengen yang coklat, aku campur dengan bubuk coklat dan ditambah gula sedikit..

Bahan kulit crepe:
90 gr tepung terigu
10 gr bubuk coklat
2 pcs telur
330 ml susu putih cair
2 sdm mentega cair
2 sdt gula pasir
Cara Membuat:
1. Kocok ringan telur, campurkan mentega dan susu, aduk rata
2. Tambahkan tepung terigu dan aduk hingga rata
3. Diamkan adonan sebentar
4. Panaskan teflon dengan api sedang, tuang 1sendok sayur kurang dikiit adonan ke teflon (aku pakai yang dia 18 cm) kemudian goyang teflon agar adonan tipis merata
5. Diamkan 1 menit, angkat dan ulangi step 4 sampai habis


Untuk krim isiannya aku pakai whipped cream biasa, lha wong adanya juga cuma itu.. :p
Setelah ditumpuk rapi, harusnya masuk kulkas dulu supaya set. Tapi akunya ngga sabar, potong sajaaa.. Hihihi.. Setelah satu potong habis, barulah sang crepes masuk kulkas..


Happy frying!


Sebenarnya ini udah kejadian cukup lama.. Akibat terlalu lama pulang kampung, akhirnya salah satu keponakanku yang super girly minta 'jatah preman'nya: Rainbow Cupcake :D
Masih dalam kondisi dapur minus, alias kulkas isi seadanya, di freezer masih tersimpan sisa putih telur lumayan banyak. Baiklah, mari kita thawing saja kalau begituh.

Resepnya, lagi-lagi, pakai resep favoritku yang tempo hari untuk Luna's birthday party yang milky banget, hanya saja kali ini step-nya aku balik, jadi seperti sponge cake.. Jadinya, lebih lembut dan cukup membuatku tegoda.. Dengan topping ganache white seadanya, maka terjadilah insiden itu.. huhuyy..


Resepnya kurang lebih seperti ini;

Bahannya:
225 gr margarin, cairkan
200 gr gula pasir
6 bh putih telur (setara 180 gr putih telur)
2 sdt vanilla essense
425 gr terigu

4 sdt baking powder
½ sdt garam
355 ml susu cair, suhu ruang
Pewarna makanan (ungu, biru, hijau, kuning, orange, dan merah)

Caranya:
- Siapkan cups cake. Sisihkan. Siapkan oven dengan suhu 170C.
- Campur terigu, baking powder, dan garam, ayak bila perlu, sisihkan.
- Kocok putih telur dan gula sampai mengembang dan pucat. Lalu masukkan vanilla, dan kocok lagi sampai rata. Matikan mikser.
- Masukkan secara bergantian, campuran terigu dan susu secara bergantian, aduk lipat dengan spatula sampai tercampur rata.
- Masukkan margarin cair, aduk lipat lagi sampai rata.
- Bagi adonan menjadi 6 bagian yang rata, lalu masukkan beberapa tetes masing-masing warna ke dalam adonan yang berbeda, aduk rata hingga mendapat hasil akhir warna yang diinginkan.
- Tuang1 bagian adonan ke dalam cups, lalu timpa dengan 1 bagian lain, dan seterusnya, lalu oven selama 15 menit.


Happy baking!
..and don't blame it to the cupcake!
"Mba, bisa order klappertaart ngga?"
Sedikit panik karena belum pernah bikin klappy, tapi dengan pedenya saya jawab: BISA. Hehehe... Jadilah saya bongkar-bongkar file, ingat kalau duluuu banget, sekitar tahun 2010, pernah dikasih resepnya sama Hepi Hapsari dan sepertinya it sounds yumm..
Pernah sebenernya sih bikin, tapi yang abal-abal alias yg simple banget, pakai roti tawar.. Jadinya persis seperti puding roti. Kalau cuma buat konsumsi sendiri sih ngga masalah, tapi kalau orderan ya harus lain ceritanya..

Voila! Resepnya ketemu, tinggal dibaca-baca lagi supaya lebih marem, sambil sekalian bongkar arsip milis dan ublek-ublek di grup untuk pelajari tips & triknya. Sepertinya cukup mudah cara membuatnya, yang pasti kuncinya di pengadukan yang rata dan jangan sampai bergerindil supaya hasilnya lembut dan "kemleser" di tenggorokan..


Bahannya:
1 liter fresh milk
250 gr gula pasir (saya: 200 gr)
50 gr tepung terigu (saya: 100 gr)
50 gr maizena
50 gr tepung custard (saya: skip)
6 btr kuning telur (saya: kocok lepas)
150 gr mentega (saya: 75 gr butter + 75 gr margarin)
2 btr kelapa muda
100 gr kenari panggang cincang (saya: 50 gr almond)
kayu manis bubuk
kismis, rendam dengan air panas, peras, rendam dalam rhum (saya: vanilla essense) dan bubuhi kayu manis bubuk

Bahan topping:
6 putih telur
4 sdm gula
2 sdm terigu
kenari panggang cincang (saya: almond)
bubuk kayu manis

Caranya :
- Campur terigu, maizena, custard powder (kalau pakai), cairkan dengan 200 ml susu, aduk rata dengan ballon whisk.
- Rebus 800cc susu dengan gula sampai mendidih, lalu masukkan campuran tepung, aduk sampai matang (adonan meletup-letup).
- Angkat dari api, masukkan mentega, aduk rata, lalu masukkan kuning telur sedikit-sedikit sambil diaduk rata. Kemudian masukkan kenari panggang & kelapa muda, aduk rata
- Tuang kedalam loyang sampai 3/4 penuh, oven selama 15 menit.

Note: per 1 resep bisa untuk ukuran loyang 28 x 25 cm (saya lupa ukuran pastinya), atau 28 cup ukuran 5 x 5 cm.

- Sambil menunggu, kocok putih telur sambil diberi gula pasir sedikit sedikit sampai kaku, matikan mikser, lalu masukkan terigu, aduk rata dengan spatula.
- Semprotkan diatas adonan klappertart (boleh pakai contong plastik atau disendokin), taburi dengan kayu manis bubuk, beri almond dan kismis di atasnya.
- Panggang lagi sampai matang (kekuning kuningan)
- Setelah matang, keluarkan dari oven. Bisa disajikan hangat atau masukkan ke kulkas dulu untuk penyajian dingin.

Asli, ini uwenak! Saya ketagihan.

Dan ini versi topping keju cheddar yang aaahhhh..


06/24/13 @ 21.37 
Baruuu aja nemu cerita tentang kue ini di Wikipedia. Saya copas aja deh..
Klappertaart di Indonesia dikenal sebagai kue khas Manado dengan bahan dasar kelapa, tepung terigu, susu, mentega dan telur. Resep adonan tersebut merupakan pengaruh saat zaman pendudukan Belanda di Manado. Terdapat beberapa macam cara memasak klappertaart. Bila dipanggang dan menggunakan roti, maka akan menghasilkan klappertaart dalam bentuk yang padat, bisa dipotong layaknya kue taart pada umumnya. Tetapi ada juga cara memasak yang tidak panggang. Ini akan menghasilkan tekstur yang begitu lembut, seperti memakan custard yang langsung meleleh begitu masuk ke mulut. Kue ini paling nikmat bila disantap dalam keadaan dingin jadi tidak boleh dibiarkan terlalu lama di luar pendingin.
Klappertaart termasuk kue yang mengandung kalori yang cukup tinggi. Ada pengusaha klappertaart yang mencari campuran adonan yang lebih rendah jumlah kandungan kalorinya. Beberapa jenis klappertart menggunakan lemak rendah kalori, susu kalsium tinggi dan pemanis rendah kalori sebagai campuran adonannya menggantikan susu dan gula yang pada umumnya digunakan, sehingga menjadikan kue ini berkurang jumlah kalorinya. Klappertaart Rendah Kalori memang sengaja dibuat agar orang-orang yang sedang diet bisa menikmati kue lezat ini.
 

Happy baking!

Sebenarnya ini adalah Japanese Roll Cake yang aku motif batik kawung..
Agak telat sepertinya aku coba bereksperimen dengan jenis cake yang satu ini. Alasannya sederhana: belum pede.. :D
Berhubung ada sisa cream cheese di kulkas setelah bikin Tiramisu Taart kemarin, suami request roll cake a la Jepang seperti yang pernah kita lihat di tivi beberapa waktu yang lalu..Yukmari.

Dalam proses pembuatan JRC ini setahuku ada 2 metode untuk membuat motif set; di oven sebentar dan di masukkan ke dalam freezer. Aku memilih cara ke-2, karena (menurutku) prosentasi keberhasilan motif menempel di adonan utama jauh lebih besar. Lagian juga, Junko, si empunya, juga memakai metode yang sama.

Hasilnya memang luar biasa, sodara-sodara.. Nagih. Apalagi setelah lihat hasil akhirnya, meskipun pada percobaan pertama ini cakenya masih agak gosong akibat ngovennya agak sedikit terlalu lama.. Hedeww..
 

Resepnya aku comot dari blognya Mbak R dengan sedikit penyesuaian, seperti ini;

Bahan:
Adonan I
4 butir kuning telur
40 gr gula pasir
40 cc minyak goreng
60 cc air
80 gr tepung terigu
Adonan II
150 gr putih telur
40 gr gula pasir
15 gr tepung maizena
Adonan untuk membuat motif :
40-50 gr putih telur
10 gr gula pasir
5 gr tepung maizena
Pasta pandan
Pasta coklat

Filling :
50 gr cream cheese
50 gr whip cream bubuk
100 ml air dingin
Kocok sampai mengembang dan siap untuk digunakan.
Caranya :
1. Siapkan 1 bh loyang ukuran 22x22x5cm atau 1 bh ukuran 24x24x5cm (bila ingin agak tipis cakenya). Poles bagian bawah dan pinggiran loyang tipis saja dengan sedikit butter/margarin (hanya untuk melengketkan kertas roti saja). Lalu tutupi/beri alas kertas roti pd bagian dasar dan pinggiran loyang, tidak usah dipoles mentega/margarin lagi.
2. Buat bahan adonan I , kocok kuning telur dan gula pasir hingga mengembang kental. Sambil terus dikocok speed sedang, tambahkan minyak goreng hingga habis, kocok terus hingga merata, lalu mulai tambahkan air sedikit demi sedikit sambil tetap dikocok speed sedang.
3. Setelah merata, sekarang masukkan ke dalamnya tepung terigu, sambil tetap dikocok speed sedang, kocok hingga merata dan kental. Sisihkan.
4. Sekarang buat adonan untuk MOTIF dulu. Kocok putih telur dan sebagian gula pasir hingga mengembang, tambahkan sedikit lagi hingga habis sisa gula pasirnya, sambil tetap dikocok speed sedang, kocok hingga mulai soft peak. Lalu masukkan tepung maizena ke dalamnya, kocok sebentar hingga tercampur merata kental/soft peak, jangan sampai hardpeak. Matikan mixer.
5. Ambil sebagian adonan I, kira2 4-5sdm , lalu masukkan ke dalam adonan bahan untuk membuat motif tadi, aduk ringan merata. Bagi menjadi dua bagian, beri satu bagian dengan pasta pandan, dan satu bagian lain dengan pasta coklat. Masukkan masing-masing adonan motif ke dalam contong plastik. Lalu mulai buat motif yg kita inginkan pd alas loyang yg sudah ada kertas rotinya tadi itu. Setelah rapi dan selesai semua motif, masukkan ke dalam freezer hingga adonan motif ini membeku/keras.


6. Siapkan oven pada suhu 160 C.
7. Sambil menunggu adonan motif membeku/keras, buatlah adonan II untuk cake; kocok putih telur + sebagian gula pasir hingga mengembang, tambahkan sisa gula pasir, kocok lagi hingga soft peak. Lalu tambahkan tepung maizena ke dalamnya. Kocok hingga merata dan kental/soft peak.
8. Lalu gabungkan kedua adonan I & II. Ambil sebagian adonan putih telur (adonan II), masukkan ke dlm adonan I, aduk ringan merata. Baru setelahnya tambahkan sisa semua adonan II, aduk ringan merata.
9. Ambil loyang yg telah diberi motif tadi dari freezer,bila sudah beku/keras, segera tuangkan adonan cake di atasnya. Ratakan, hentakkan pelan bbrp kali loyang adonan untuk meratakan adonan hingga ke dasarnya.
10. Panggang kurang lebih 10-15 menit/hingga matang kecoklatan permukaannya.
11. Setelah matang, keluarkan cake dari loyang, lepas kertas roti dengan hati-hati, biarkan hingga dingin/uap panas hilang.


12. Saat cake sudah dingin. Poles bagian permukaan atas cake (bagian yg kecoklatan) dengan bahan filling agak tebal , lalu gulung rapi , bungkus rapat dgn kertas roti penggulungnya. Simpan sejenak di freezer hingga set/keras. 
13. Setelah set, barulah dapat dipotong2 dengan rapi dan cantik, siap dipacking/disajikan.


"Practice makes perfect" its so true. Ini penampakan setelah percobaan ke-3. Jauh lebih rapi karena tangan juga udah ngga grogi.. Hehehehe..



Rumit sih, but is worth it.
Happy baking..!

Sayur Trancam ini adalah salah satu kesukaan suami.
Menurut berita, asal muasal sayur ini adalah dari daerah Jawa Tengah yang berisi macam-macam sayuran yang dicampur dengan parutan kelapa berbumbu. Macam sayur yang digunakan mulai daun beluntas, daun kenikir, daun kemangi, kol, kecambah, kacang panjang, mentimun, sampai petai cina.
Mumpung ada simpanan parutan kelapa setengah tua di freezer, mari dimanfaatkan saja..


Resepnya saya copas dari Sajian Sedap, dengan sedikiiit modifikasi..

Bahan Sayur:
6 lonjor kacang panjang, rajang kasar
2 ikat daun kenikir, rebus, rajang kasar
6 slice tipis tempe, bakar, potong kotak kecil
1 bh mentimun ukuran agak sedang, potong dadu
Segenggam petai cina
100 gr kelapa parut

Bumbu:
2 siung bawang putih
5 buah cabai merah keriting
3 buah cabai rawit merah
2 cm kencur
1/2 sendok teh terasi, bakar
2 lembar daun jeruk, buang tulang daunnya
1/2 sendok teh garam
1/2 sendok teh gula merah


Cara:
- Haluskan bumbu dengan grinder, campur rata dengan parutan kelapa, kukus selama 15-20 menit sampai matang
- Setelah matang, dinginkan sebentar, lalu dicampur rata dengan bahan sayur yang telah disiapkan
- Sajikan

Oiya, disini kelapa saya kukus setelah dicampur dengan bumbu supaya bumbunya matang; menghindari basi jika tidak habis dan disimpan untuk dimakan kemudian.


Happy cooking!