Semula ngga begitu yakin, apakah minuman tradisional bisa seenak aslinya setelah dikemas secara instan? Ternyata bisa!


Salah satunya wedang Bajigur, salah satu minuman khas Sunda yang berbahan dasar santan dan gula aren yang sungguh gurih dan nikmat. Aslinya, minuman ini dijual oleh abang-abang dengan menggunakan gerobak yang dilengkapi kompor, supaya minuman ini bisa tersaji hangat.  
Mau bikin sendiri sebenarnya bisa sih, tapi kok ya susah amat. Bahannya ngga cuma santan dan gula aren. Tapi ada daun pandan, jahe, kopi, sereh, kayu manis, vanilla.. Waaah, terbayang repotnya..

Beruntunglah, sekarang ada versi instannya. Rasanya? Enak. Nikmat. Banget. Manisnya pas. Yang lebih enak lagi, at anytime bisa. Ngga perlu nunggu abang-abang yang lewat, ngga perlu berlama-lama di dapur nyiapin bahan, tinggal tuang air panas, voila! Minuman hangat segera tersaji.. 


Rasa gurih santannya nendang, aroma pandannya wangi, pokoknya enak aja. Apalagi pas musim hujan begini, plus cake tape sebagai sandingannya, dinikmati bersama kehangatan keluarga, it's heaven. Dan, ini khas Indonesia banget deh pokoknya!


Maka, nikmat Tuhan yang mana yang bisa aku dustakan?
Wilujeng sumping!
Ini bermula hari Jum'at kemarin ikut Hubby jalan ke Indramayu, nengokin kerjaannya. Begitu keluar toll Cikampek, bertebaranlah itu kios yg jual peyeum alias tape singkong. Kok pingin beli ya? Hehehe.. Tumbenan lho ini. Biasanya lewat situ ya cuek aja aku :p

Singkat cerita, pulangnya sengaja kita berhenti, beli tape. Murce, sekilo delapan ribu saja. Take it.
Aaand, this is it!

Resep aku sadur dari sini, dengan sedikit perubahan menyesuaikan stok bahan.


Bahannya:
400 gr tape singkong, lumatkan
100 ml santan kental dari santan instan kemasan kecil yg dicairkan
5 btr telur
175 gr gula pasir
200 gr tepung terigu
1/2 sdt baking soda
1 sdt baking powder
160 gr minyak goreng
Keju cheddar parut utk taburan

Caranya:
- Panaskan oven 170˚C. Olesi loyang tulban ukuran 22 cm dengan mentega, dan taburi dengsn terigu. Sisihkan.
- Campur rata tape singkong dengan santan, sisihkan.
- Kocok telur dan gula sampai kental berjejak.
- Masukkan adonan tape sedikit demi sedikit sambil di mikser dengan kecepatan rendah hingga rata.
- Masukkan terigu, baking soda, dan baking powder ke dalam adonan, mikser dengan kecepatan rendah hingga rata. Matikan mikser.
- Masukkan minyak goreng, aduk hingga rata.
- Tuang adonan ke dalam loyang, taburi dengan keju parut, panggang selama 40-45 menit hingga matang. Lakukan tes tusuk bila perlu.
- Setelah matang, keluarkan dari dalam oven, diamkan sebentar, lalu keluarkan cake dari dalam loyang.
- Sajikan.


Happy baking..!
Late post, judulnya. Dibikinnya kapaan, upload dimarinya kapan. Whatsoever, yang penting it is done.


Base cake pakai red velvet resep andalan. 1 resep bisa untuk 1 layer saja diameter 30 cm.
Awalnya ybs mau diameter 20 cm. Tapi belakangan cancel request yang 30 cm. Rada sport jantung sebenernya, mengingat ini bakal guede sekali. Mbungkusnyaaa.. :'(

Tapi yasudahlah, diakal aja. Dibikin 2 bagian. Atas dan samping.
Nyambungnya? Dialus-alusin pakai sedikit lilitan fondant dan sedikit air. Asal pelan-pelan pasti bisa mulus. Done. Tahap mbungkus selesai.

Ornamennya pakai kelereng warna-warni. Bikinnya gampang aja sih. Nempelin ke cakenya pakai air aja.



Kesimpulannya gimana? Enak cover fondant atau buttercream? Hmm.. Gini, keduanya punya tantangan berbeda. Kalau fondant pegel nguleninnya. Kalau pakai buttercream njelembret kemana-mana.
Jadi cuma masalah selera aja sih.


Kalau kamu?
Happy decorating..!
Udah lama pingin coba membuktikan cara bikin spaghetti yang seperti ini. Cuma aja masih belum punya nyali. Kenapa? Takut gagal. Taulaah, kadang yang teelihat cakep di Pinterest belum tentu cakep pula di dunia nyata..

Tapi entah kenapa kok semalam nyalinya gede. Baca how-to nya baik-baik, cek isi kulkas, and this is it. Mari bung!


Bahannya: (bisa disesuaikan isi kulkas ya..)
200 gr spaghetti
4 buah tomat ukuran kecil, potong 4 bagian
1 siung bawang bombay, potong dadu
2 buah bawang putih, cincang kasar
1 sdt garam
Merica hitam, secukupnya
Italian spices, secukupnya
Sosis sapi, sesuai selera
Sayuran, kalau mau
4 cup air
Keju parut untuk taburan

Cara membuatnya:
- Masukkan semua bahan ke dalam panci, masak hingga air mendidih.
- Setelah air mendidih, kecilkan api, masak hingga air menyusut, dan spaghetti matang (al dente). Aduk sesekali.
- Setelah matang, matikan api dan sajikan segera dengan taburan keju parut.




Not that bad. Lumayan buat kalau lagi males..
Happy cooking!

There is always be a first time for everything. 
Meskipun tau dasarnya, tapi tanpa kesempatan dan bonek, there will never be a first time. 

Seperti cupcakes ini. 
Mendadak dapet lemparan order dari mbak Maya Lestari, thank you mbak, sehari sebelumnya. Ewhats?!
Dasar bonek, di iya-kan aja dulu. Teknis belakangan. Secara juga pernah ikut latbar ini. 
Deal harga, mulai nanya-nanya deh sama senior, sekalian belanja bahan. Lalu gugling, nyari contekan..
Ternyata ada satu lagi masalah. Cetakan hurufnya ngga punya..! Kosong semua di tbk deket rumah. Walah. Untung deh mbak Devina mau minjemin.. Tengkyu kakaak..

And then, this is it..

Sekalian deh mumpung ada foto bikin figurine-nya..


Semoga berkenan.. ^_^

(dedicated for my 2nd entry of NCC Weeks - Kuliner Pangan Lokal)

Kepingin angkat kuliner khas Madura kali ini, yaitu Kaldu Kikil. Tapi sedikit aku modifikasi, tanpa menghilangkan kedaerahannya, dimakan dengan singkong alias sabreng dalam bahasa aslinya. 

Kenapa pakai singkong? Flash back dulu. Salah satu kuliner yg ngga kalah aduhainya adalah Soto Sabreng. Soto daging berkuah kental yg dimakan dengan singkong. Dan memang singkong inilah yg bikin istimewa. Itulah kenapa singkong yg aku pilih untuk menemani sang kaldu ini.

Kembali ke topik. 
Kuliner Madura, terutama Sumenep, selalu menggoda imanku. Setiap kali pulang kampung, nafsu makan mendadak jadi luar biasa dahsyat. Entah karena memang masakannya yg endess atau ambience-nya yg selalu bikin lapar :D

Kaldu ini adalah salah satu yang ngga pernah bisa aku tolak. Apalagi kalau ada aroma sangit khas dapur tradisional yang menambah selera makan. *elus perut*
Kali ini aku coba remake, dipadukan dengan singkong kukus, tetapi sayang, tanpa aroma sangit yg khas itu. 


Bahannya:
300 gr kikil sapi, potong-potong
150 gr kacang hijau
8 butir bawang merah
4 siung bawang putih
1/2 sdt munjung merica bubuk
1/2 sdt pala bubuk
2 cm jahe
2 sdt garam
1 liter air kaldu sapi
Minyak untuk menumis

Pelengkap:
Singkong kukus, potong-potong
Bawang merah goreng

Caranya:
- Rebus kacang hijau hingga lunak dan air rebusannya hampir habis. Sisihkan.
- Haluskan bawang merah, bawang putih, jahe, merica, dan pala. Tumis hingga matang dan wangi. Sisihkan.
- Didihkan air kaldu sapi, masukkan kikil, didihkan.
- Masukkan kacang hijau rebus dan bumbu yang sudah ditumis. Tambahkan garam.
- Masak hingga bumbu meresap.
- Setelah matang, matikan api.
- Atur singkong rebus dalam piring saji, siram dengan kaldu kikil, taburi dengan bawang merah goreng, sajikan hangat.



Seperti rindu yang terobati. Sepiring ngga akan pernah cukup!
Happy cooking!
Udah lama kepingin bikin kue ini. Cuma nyalinya belum cukup penuh karena mimpi buruk bikin Schuimpjes dulu. Secara kurang lebih keduanya ini sodaraan, sama-samNah, setelah cari banyak referensi, plus ngobrol sama mbak Metha, barulah aku pede untuk mulai bikin.

Seperti biasa, pencarian resep dimulai. Seperti yg sudah-sudah juga, resep dari Joy of Baking selalu jadi jujugan. Resep-resep mereka mudah diikuti, stepnya jelas, dan ngga jarang udah ada videonya. Jempol.


Bahannya:
120 gr putih telur, suhu ruang
200 gr gula halus (next aku mau kurangin jadi 150 gr)
1/2 sdt vanilla
1 sdt cuka masak
1/2 sdm maizena

Topping:
Strawberry, nenas, kiwi, atau buah lain yang rasanya masam
Whipped cream, kocok hingga kaku
Selai strawberry, cairkan dengan sedikit air panas

Caranya:
- Panaskan oven 110˚C. Siapkan loyang kue kering, alasi dengan kertas roti. Sisihkan.
- Kocok putih telur hingga mengembang lembut. Kemudian masukkan gula sedikit demi sedikit. Kocok hingga seluruh gula tercampur rata. Pastikan adonan lembut, tidak terasa berpasir jika dipegang jari.
- Masukkan cuka masak, kocok dengan kecepatan rendah hingga rata.
- Masukkan maizena, kocok sebentar hingga rata.
- Semprotkan adonan ke atas kertas roti. Boleh ukuran besar +- 20 cm, atau dibuat kecil-kecil sesuai selera.

- Panggang selama 60 menit hingga permukaan kering dan agak retak.
- Setelah matang, matikan oven, biarkan meringue berada di dalam oven hingga dingin sempurna. Setelah benar-benar dingin, meringue ini dapat disimpan di dalam wadah tertutup selama beberapa hari di dalam chiller.
- Beri topping whipped cream di atas meringue, olesi dengan selai strawberry cair dan buah-buahan.
- Sajikan segera.



Seger. Paduannya pas antara manis dan rasa masam buah-buahan. Yang pasti, akyu udah ngga penasaran lagiii.. ^_^

Happy baking!





Jadi, inilah hasrat yang terpendam.. Hahayy..
Udah lama kepingin bisa bikin ayam betutu yg endes. Sebelum hijrah dari Bali, aku sempat privat sehari bikin betutu ini, tapi ngga tau kenapa kok ngga dapet aja rasanya.

And then, salah satu teman SMA beberapa kali post foto ayam betutu homemade-nya dia sendiri di fb. Boleh dong aku nanya.. Syukur-syukur kalau dia mau share resepnya. Hehehe.. 
Thank you ibu dosen Lochana Dewi ^_^

Nah pas lagi chat, kok terbersit ide bikin ayam kodok tapi pake bumbu betutu. Secara pak suami ngga terlalu demen sama ayam kodok yang biasanya aku bikin.
Dan, mumpung lagi niat, inilah dia.. Komplit sama kacang bejeg dan sambal matah. Bali baangeett..


Bahannya:
1 ekor ayam berat kurleb 800 gr
250 gr dada ayam, cincang halus
6 siung bawang putih 
7 siung bawang merah
4 cabe merah besar
Cabe merah kecil sesuai selera
4 btr kemiri
1,5 cm lengkuas
1,5 cm jahe
1,5 ruas jari kencur
2 ruas jari kunyit
1/4 butir pala
1 sdt merica
2 sdt ketumbar
Terasi
Garam
8 batang serai, rajang halus
Daun jeruk
Minyak goreng untuk menumis
2 butir telur ayam
3 sdm tepung panir

Caranya:
- Siapkan dulu ayamnya. Caranya persis seperti dimari yah. Dagingnya dicincang halus, campur dengan dada ayam cincang. Sisihkan.
- Semua bumbu dihaluskan kecuali serai dan daun jeruk. Lalu campur rata bumbu yang sudah dihaluskan dengan serai dan daun jeruk. 
- Panaskan minyak goreng, tumis campuran bumbu tersebut hingga matang dan harum. Aku sengaja nambah serai yg dikeprek untuk nambah aroma.
- Setelah bumbu matang, campurkan ke dalam daging ayam yang sudah dicincang. Masukkan tepung panir dan telur ayam. Aduk hingga rata.
- Masukkan campuran tersebut ke dalam kulit ayam yang sudah disiapkan, lalu jahit bagian yang masih terbuka. Tusuk- tusuk permukaannya dengan jarum, supaya tidak meletus waktu dikukus. Lumuri permukannya dengan sisa bumbu. 


- Kukus dengan api kecil selama kurang lebih 60 menit.
- Setelah matang, angkat, tuang cairan yang keluar dari ayam ke dalam wadah.
- Panggang dalam oven bersuhu 160˚C hingga permukaan kulitnya keemasan.
- Setelah matang, keluarkan, lalu sajikan.


What a purrfect lunch, sodara-sodara. Biarin dibilang borju, yang penting nikmeeh..

Happy cooking!



Akibat ditanyain adekku resep roti goreng. Eh? Aku belim pernah bikin. Cuma pernah lihat pas Umi-ku dulu bikin aja, sih.. Disendokin langsung masuk minyak panas.

Setelah gugling, dapetlah resep dari mbak Diah Didi ini. Diperhatikan kok gampang, ngga pake lama, cuma fermentasi 30 menit aja. Mari kita lesgo..!


Bahannya:
2 butir telur
50 gr butter
50 gr gula (next akan aku tambah krn kurang manis)
200 ml susu cair
6 gr ragi roti
300 gr terigu
1/2 sdt garam
Minyak untuk menggoreng

Caranya:
- Campur telur, butter, dan gula, aduk rata dengan balloon whisk.
- Masukkan susu, ragi, dan garam, aduk lagi sampai rata.
- Masukkan terigu, aduk lagi hingga seluruhnya tercampur rata. Adonannya akan terlihat lembek.
- Tutup adonan dengan plastik bersih, istirahatkan selama 30 menit.
- Cetak adonan sesuai selera lalu langsung digoreng hingga matang. Boleh dicetak dengan bantuan 2 sendok makan, boleh juga dengan bantuan piping bag.
- Setelah matang, angkat, tiriskan, sajikan dengan isian atau topping sesuai selera.


Gamfang dan cefaat..
Happy cooking!
Mumpung lagi rajin.
Sebenernya udah lama bikin ini. Tapi belum ter-published. Daripada bulukan ngga jelas, ngga ada salahnya share dimari yakan?

Nasi Tutug Oncom ini adalah salah satu masakan khas Sunda. Bahan utamanya ya nasi putih sama oncom. Sama bahan-bahan lain. 
Pernah makan sekali. Tapi kenapa kok rasanya ngga se-aduhai iklan mak nyus-nya Pak Bondan. Pas bikin ini juga sempat tanya ke milis, sebenernya rasanya gimana; gurih atau plain aja. Jawaban mengambang, akhirnya aku putuskan untuk gurih saja. Apa serunya makan masakan hambar :p


Bahan:
-         150 gr oncom
-         600 gr nasi putih pulen
-         5 siung bawang merah, rajang halus
-         5 butir bawang putih
-         5 siung bawang merah
-         5 buah cabai rawit merah
-         2 cm kencur
-         1 ½ sdt garam
-         Minyak untuk menumis

Bahan pelengkap:
-         Tahu goreng
-         Tempe goreng
-         Sambal terasi
-         Lalapan

Cara membuat:
1.     Bakar oncom hingga cokelat kehitaman.Sisihkan.
2.     Siapkan bumbunya. Goreng bawang merahyang sudah dirajang halus hingga kecokelatan, sisihkan. Haluskan bawang merah, bawang putih, cabai rawit, kencur, dan garam.
3.     Tumis bumbu halus dengan minyak gorenghingga wangi. Kemudian masukkan oncom yang sudah dibakar ke dalam tumisan, hancurkan, aduk hingga rata. Setelah matang dan rata, matikan api.
4.     Campur nasi putih, tumisan oncom, dan bawang goreng hingga rata dalam satu wadah.
5.     Setelah nasi tercampur rata, bungkus nasidengan daun pisang, lalu sajikan dengan bahan pelengkap lainnya.


Happy cooking!