There is always be a first time for everything. 
Meskipun tau dasarnya, tapi tanpa kesempatan dan bonek, there will never be a first time. 

Seperti cupcakes ini. 
Mendadak dapet lemparan order dari mbak Maya Lestari, thank you mbak, sehari sebelumnya. Ewhats?!
Dasar bonek, di iya-kan aja dulu. Teknis belakangan. Secara juga pernah ikut latbar ini. 
Deal harga, mulai nanya-nanya deh sama senior, sekalian belanja bahan. Lalu gugling, nyari contekan..
Ternyata ada satu lagi masalah. Cetakan hurufnya ngga punya..! Kosong semua di tbk deket rumah. Walah. Untung deh mbak Devina mau minjemin.. Tengkyu kakaak..

And then, this is it..

Sekalian deh mumpung ada foto bikin figurine-nya..


Semoga berkenan.. ^_^

(dedicated for my 2nd entry of NCC Weeks - Kuliner Pangan Lokal)

Kepingin angkat kuliner khas Madura kali ini, yaitu Kaldu Kikil. Tapi sedikit aku modifikasi, tanpa menghilangkan kedaerahannya, dimakan dengan singkong alias sabreng dalam bahasa aslinya. 

Kenapa pakai singkong? Flash back dulu. Salah satu kuliner yg ngga kalah aduhainya adalah Soto Sabreng. Soto daging berkuah kental yg dimakan dengan singkong. Dan memang singkong inilah yg bikin istimewa. Itulah kenapa singkong yg aku pilih untuk menemani sang kaldu ini.

Kembali ke topik. 
Kuliner Madura, terutama Sumenep, selalu menggoda imanku. Setiap kali pulang kampung, nafsu makan mendadak jadi luar biasa dahsyat. Entah karena memang masakannya yg endess atau ambience-nya yg selalu bikin lapar :D

Kaldu ini adalah salah satu yang ngga pernah bisa aku tolak. Apalagi kalau ada aroma sangit khas dapur tradisional yang menambah selera makan. *elus perut*
Kali ini aku coba remake, dipadukan dengan singkong kukus, tetapi sayang, tanpa aroma sangit yg khas itu. 


Bahannya:
300 gr kikil sapi, potong-potong
150 gr kacang hijau
8 butir bawang merah
4 siung bawang putih
1/2 sdt munjung merica bubuk
1/2 sdt pala bubuk
2 cm jahe
2 sdt garam
1 liter air kaldu sapi
Minyak untuk menumis

Pelengkap:
Singkong kukus, potong-potong
Bawang merah goreng

Caranya:
- Rebus kacang hijau hingga lunak dan air rebusannya hampir habis. Sisihkan.
- Haluskan bawang merah, bawang putih, jahe, merica, dan pala. Tumis hingga matang dan wangi. Sisihkan.
- Didihkan air kaldu sapi, masukkan kikil, didihkan.
- Masukkan kacang hijau rebus dan bumbu yang sudah ditumis. Tambahkan garam.
- Masak hingga bumbu meresap.
- Setelah matang, matikan api.
- Atur singkong rebus dalam piring saji, siram dengan kaldu kikil, taburi dengan bawang merah goreng, sajikan hangat.



Seperti rindu yang terobati. Sepiring ngga akan pernah cukup!
Happy cooking!
Udah lama kepingin bikin kue ini. Cuma nyalinya belum cukup penuh karena mimpi buruk bikin Schuimpjes dulu. Secara kurang lebih keduanya ini sodaraan, sama-samNah, setelah cari banyak referensi, plus ngobrol sama mbak Metha, barulah aku pede untuk mulai bikin.

Seperti biasa, pencarian resep dimulai. Seperti yg sudah-sudah juga, resep dari Joy of Baking selalu jadi jujugan. Resep-resep mereka mudah diikuti, stepnya jelas, dan ngga jarang udah ada videonya. Jempol.


Bahannya:
120 gr putih telur, suhu ruang
200 gr gula halus (next aku mau kurangin jadi 150 gr)
1/2 sdt vanilla
1 sdt cuka masak
1/2 sdm maizena

Topping:
Strawberry, nenas, kiwi, atau buah lain yang rasanya masam
Whipped cream, kocok hingga kaku
Selai strawberry, cairkan dengan sedikit air panas

Caranya:
- Panaskan oven 110˚C. Siapkan loyang kue kering, alasi dengan kertas roti. Sisihkan.
- Kocok putih telur hingga mengembang lembut. Kemudian masukkan gula sedikit demi sedikit. Kocok hingga seluruh gula tercampur rata. Pastikan adonan lembut, tidak terasa berpasir jika dipegang jari.
- Masukkan cuka masak, kocok dengan kecepatan rendah hingga rata.
- Masukkan maizena, kocok sebentar hingga rata.
- Semprotkan adonan ke atas kertas roti. Boleh ukuran besar +- 20 cm, atau dibuat kecil-kecil sesuai selera.

- Panggang selama 60 menit hingga permukaan kering dan agak retak.
- Setelah matang, matikan oven, biarkan meringue berada di dalam oven hingga dingin sempurna. Setelah benar-benar dingin, meringue ini dapat disimpan di dalam wadah tertutup selama beberapa hari di dalam chiller.
- Beri topping whipped cream di atas meringue, olesi dengan selai strawberry cair dan buah-buahan.
- Sajikan segera.



Seger. Paduannya pas antara manis dan rasa masam buah-buahan. Yang pasti, akyu udah ngga penasaran lagiii.. ^_^

Happy baking!





Jadi, inilah hasrat yang terpendam.. Hahayy..
Udah lama kepingin bisa bikin ayam betutu yg endes. Sebelum hijrah dari Bali, aku sempat privat sehari bikin betutu ini, tapi ngga tau kenapa kok ngga dapet aja rasanya.

And then, salah satu teman SMA beberapa kali post foto ayam betutu homemade-nya dia sendiri di fb. Boleh dong aku nanya.. Syukur-syukur kalau dia mau share resepnya. Hehehe.. 
Thank you ibu dosen Lochana Dewi ^_^

Nah pas lagi chat, kok terbersit ide bikin ayam kodok tapi pake bumbu betutu. Secara pak suami ngga terlalu demen sama ayam kodok yang biasanya aku bikin.
Dan, mumpung lagi niat, inilah dia.. Komplit sama kacang bejeg dan sambal matah. Bali baangeett..


Bahannya:
1 ekor ayam berat kurleb 800 gr
250 gr dada ayam, cincang halus
6 siung bawang putih 
7 siung bawang merah
4 cabe merah besar
Cabe merah kecil sesuai selera
4 btr kemiri
1,5 cm lengkuas
1,5 cm jahe
1,5 ruas jari kencur
2 ruas jari kunyit
1/4 butir pala
1 sdt merica
2 sdt ketumbar
Terasi
Garam
8 batang serai, rajang halus
Daun jeruk
Minyak goreng untuk menumis
2 butir telur ayam
3 sdm tepung panir

Caranya:
- Siapkan dulu ayamnya. Caranya persis seperti dimari yah. Dagingnya dicincang halus, campur dengan dada ayam cincang. Sisihkan.
- Semua bumbu dihaluskan kecuali serai dan daun jeruk. Lalu campur rata bumbu yang sudah dihaluskan dengan serai dan daun jeruk. 
- Panaskan minyak goreng, tumis campuran bumbu tersebut hingga matang dan harum. Aku sengaja nambah serai yg dikeprek untuk nambah aroma.
- Setelah bumbu matang, campurkan ke dalam daging ayam yang sudah dicincang. Masukkan tepung panir dan telur ayam. Aduk hingga rata.
- Masukkan campuran tersebut ke dalam kulit ayam yang sudah disiapkan, lalu jahit bagian yang masih terbuka. Tusuk- tusuk permukaannya dengan jarum, supaya tidak meletus waktu dikukus. Lumuri permukannya dengan sisa bumbu. 


- Kukus dengan api kecil selama kurang lebih 60 menit.
- Setelah matang, angkat, tuang cairan yang keluar dari ayam ke dalam wadah.
- Panggang dalam oven bersuhu 160˚C hingga permukaan kulitnya keemasan.
- Setelah matang, keluarkan, lalu sajikan.


What a purrfect lunch, sodara-sodara. Biarin dibilang borju, yang penting nikmeeh..

Happy cooking!



Akibat ditanyain adekku resep roti goreng. Eh? Aku belim pernah bikin. Cuma pernah lihat pas Umi-ku dulu bikin aja, sih.. Disendokin langsung masuk minyak panas.

Setelah gugling, dapetlah resep dari mbak Diah Didi ini. Diperhatikan kok gampang, ngga pake lama, cuma fermentasi 30 menit aja. Mari kita lesgo..!


Bahannya:
2 butir telur
50 gr butter
50 gr gula (next akan aku tambah krn kurang manis)
200 ml susu cair
6 gr ragi roti
300 gr terigu
1/2 sdt garam
Minyak untuk menggoreng

Caranya:
- Campur telur, butter, dan gula, aduk rata dengan balloon whisk.
- Masukkan susu, ragi, dan garam, aduk lagi sampai rata.
- Masukkan terigu, aduk lagi hingga seluruhnya tercampur rata. Adonannya akan terlihat lembek.
- Tutup adonan dengan plastik bersih, istirahatkan selama 30 menit.
- Cetak adonan sesuai selera lalu langsung digoreng hingga matang. Boleh dicetak dengan bantuan 2 sendok makan, boleh juga dengan bantuan piping bag.
- Setelah matang, angkat, tiriskan, sajikan dengan isian atau topping sesuai selera.


Gamfang dan cefaat..
Happy cooking!
Mumpung lagi rajin.
Sebenernya udah lama bikin ini. Tapi belum ter-published. Daripada bulukan ngga jelas, ngga ada salahnya share dimari yakan?

Nasi Tutug Oncom ini adalah salah satu masakan khas Sunda. Bahan utamanya ya nasi putih sama oncom. Sama bahan-bahan lain. 
Pernah makan sekali. Tapi kenapa kok rasanya ngga se-aduhai iklan mak nyus-nya Pak Bondan. Pas bikin ini juga sempat tanya ke milis, sebenernya rasanya gimana; gurih atau plain aja. Jawaban mengambang, akhirnya aku putuskan untuk gurih saja. Apa serunya makan masakan hambar :p


Bahan:
-         150 gr oncom
-         600 gr nasi putih pulen
-         5 siung bawang merah, rajang halus
-         5 butir bawang putih
-         5 siung bawang merah
-         5 buah cabai rawit merah
-         2 cm kencur
-         1 ½ sdt garam
-         Minyak untuk menumis

Bahan pelengkap:
-         Tahu goreng
-         Tempe goreng
-         Sambal terasi
-         Lalapan

Cara membuat:
1.     Bakar oncom hingga cokelat kehitaman.Sisihkan.
2.     Siapkan bumbunya. Goreng bawang merahyang sudah dirajang halus hingga kecokelatan, sisihkan. Haluskan bawang merah, bawang putih, cabai rawit, kencur, dan garam.
3.     Tumis bumbu halus dengan minyak gorenghingga wangi. Kemudian masukkan oncom yang sudah dibakar ke dalam tumisan, hancurkan, aduk hingga rata. Setelah matang dan rata, matikan api.
4.     Campur nasi putih, tumisan oncom, dan bawang goreng hingga rata dalam satu wadah.
5.     Setelah nasi tercampur rata, bungkus nasidengan daun pisang, lalu sajikan dengan bahan pelengkap lainnya.


Happy cooking!
Assalaamu'alaikum 2015!
Semoga makin rajin masaknyaaaa.. Hahaha..

Ceritanya akibat kangen makan di Yong Tau Fu. Ngicip pertama kali waktu Singapore trip akhir taun kemarin. Nyoba yg di franchise di mall deket rumah, rasanya jauuh banget. Akhirnya yasudah, coba bikin aja sendiri. Ternyata rasanya 11:12 sama aslinya ^_^

Mayday, mayday, we have a problem here.. Hahaha..


Bahannya:
3 butir bawang putih
2 siung bawang merah
2 sdm minyak goreng
1 liter air kaldu ayam
Merica hitam secukupnya
1 sdm kecap asin
2 sdm says tiram
Garam secukupnya
Gula secukupnya

Isinya: potong sesuai selera
Sayur hijau
Brokoli
Sosis
Baso
Tahu baso
Jamur
Mie telor

Caranya:
- Cincang halus bawang merah & bawang putih, lalu tumis hingga matang dan wangi.
- Panaskan air kaldu hingga mendidih, masukkan bumbu yg sudah ditumis dan bahan lain. Jangan lupa dicicip ya.
- Setelah rasanya pas, masukkan semua isian yg sudah dipotong, masak hingga sayur berubah warna. Jamgan terlalu matang, supaya sayur tetap terasa crunchy.
- Setelah matang, matikan api, angkat, sajikan.
Untuk 2 porsi.


Masaknya cepat, ngga pake lama. Enak pula..
Happy cooking!
Judulnya kemenggres.
Padahal aslinya ya dua layer sponge cake double chocolate dilapis mousse cokelat yg dipagarin biskuit Kitkat. Karena 2 + 1 = 3 atau double chocolate sponge cake + 1 mousse cokelat = 3 cokelat, maka aku sebutlah ini Triple ChocoMousse Cake.

Untuk base cake-nya sendiri aku pakai resep Vanilla Rich Cheese Cake punya NCC ini. Terlanjur sukak sama yg ada kijunya, so why not kita belokkan jadi cokelat?
Lalu untuk mousse cokelatnya, aku pakai punya mbak Ricke yg asoy geboy.


Resep double chocolate sponge cake a la akyu begini nih..

Bahannya:
7 btr telur utuh
7 btr kuning telur
210 gr gula pasir
20 gr cake emulsifier
1 sdt vanilli
165 gr tepung terigu
30 gr cokelat bubuk
105 gr mentega
105 gr DCC

Caranya:
Siapkan 2 loyang square 25x25x4 cm, olesi margarin dan lapisi dg kertas roti, sisihkan.
Panaskan oven 160˚C.
Lelehkan mentega dan DCC, aduk rata, sisihkan.
Ayak jadi satu tepung terigu dan cokelat bubuk, sisihkan.
Kocok telur utuh, kuning telur, gula, dan emulsifier hingga berjambul petruk. 
Masukkan campuran terigu, aduk rata dg spatula atsu boleh pakai mikser dg kecepatan paling rendah.
Masukkan campuran DCC, aduk lipat dg spatula hingga rata.
Tuang adonan ke dalam 2 loyang yg sudah disiapkan, lalu panggang hingga matang. Gunakan tes tusuk untuk memastikan.
Setelah matang keluarkan dari oven, diamkan sebentar sebelum cake dikeluarkan dari dalam loyang. Dinginkan.

Resep mousse cokelatnya begini..

Bahannya:
110 gram susu cair
5 gram gelatin bubuk (boleh disubstitusi 1 sdm bubuk agar²)
2 sdm air
175 gram dark chocolate, cincang kasar
100 gram whip cream bubuk + 200 ml air es

Caranya:
Larutkan gelatin dengan 2 sdm air, aduk rata. Diamkan. Gelatin akan menyerap air dan membentuk gel. Sisihkan.
Panaskan susu cair dengan api kecil, cukup sampai terlihat bagian pinggirnya mulai mendidih. Matikan api. Masukkan gelatin. Aduk rata dengan hand whisk sampai gelatin benar-benar larut.
Kalau pakai agar² bubuk, rebus bersama susu, air, dan agar² bubuk tersebut hingga matang.
Taruh DCC cincang dalam wadah agak besar. Tuangi susu panas. Diamkan hingga coklat terlihat meleleh. Aduk hingga tercampur rata. Sisihkan. Jaga tetap hangat kuku.
Kocok whip cream hingga setengah kaku (soft peak). Campurkan bertahap ke dalam campuran coklat. Aduk rata.

Penyelesaiannya begini:
Letakkan selapis cake, lalu saputkan simple syrup yg sudah dicairkan dg sedikit air matang, kemudian tuang dan ratakan mousse cokelat di atasnya.
Lalu tumpuk dengan selapis cake lainnya, saputkan lagj simple syrup di atasnya.
Crumb cover seluruh permukaan cake dg whipped cream, pasang biskuit Kitkat mengelilingi cake, kemudian hias sisi atas cake dg whipped cream dan DCC cair.
Voila!


Masukkan ke dalam chiller supaya mousse set dan maknyesss di mulut ;)


Happy baking...!
Bubye November!

Orang bijak bilang, punyalah alasan untuk beli dagangan orang-orang yang lebih membutuhkan. 
Nah, 3-4 hari yg lalu waktu aku keluar dari bank, Allaah send me aki-aki yg lagi jualan pisang. Pisang raja. Ngga usah nawar lah ya, terjadilah transaksi, dan berpindahlah sesisir pisang raja itu ke tanganku. 
Nyampe rumah, ya udah, si pisang didiemin sampe kulitnya bulukan. Ngga kepegang berhari-hari jeh..

Kok ya Allah itu hebat banget. Mama mertua yg sukak banget sama kek pisang tau-tau dateng ke Cibubur. Tanpa babibu lagi, bikin deh. Pas pula pak suami punya ide bikin bolen, karena masih ada selipat adonan puff pastry di freezer. Good.

Untuk banana cake-nya aku bikin pake resep punya mbak Yufrita Noge. Beberapa kali bikin rasanya ngga mengecewakan. Teksturnya lembut dan rasa pisangnya nampol. Beberapa kali bikin pula tanpa sempat difoto.. -_-


Bahannya:
725 gr pisang raja yang sudah mateng banget ditimbang dg kulitnya), kupas dan benyekin hingga jadi bubur, sisihkan
310 gr tepung ayak dg 1 sdt baking soda + 1 sdt baking powder
240 gr gula pasir (aku 180 gr)
4 butir telur
240 gr (300 ml) mentega cair/minyak sayur
1/4 sdt garam
sedikit vanili

Caranya:
Panaskan oven 150'C. Siapkan loyang tulban diameter 26 cm, olesi dg margarin & taburi dg terigu, sisihkan.
Kocok gula, telur, garam dan vanili hingga putih. Masukkan pisang dan aduk perlahan dg spatula hingga rata. 
Kemudian masukkan tepung secara bertahap dan aduk perlahan hingga rata.
Terakhir masukkan mentega cair/minyak sayur secara perlahan dan aduk pelan2 hingga rata. 
Masukkan adonannya kedalam loyang, panggang 50-60 menit hingga matang.
Siap disajikan.


I do love the way my cakes' surface cracked. So sexy..
Happy baking!
Review lagi yah.. Sebenernya agak ngga niat nge-review, makanya ngga banyak foto-foto. Tapi begitu piring udah di meja kita, langsung berubah pikiran. Jadinya ya maaf :D
Kali ini aku & hubby makan di Holycow Steak yang terhitung baru buka di Cibubur. Untuk sejarahnya ngga perlu diceritain lah ya.. Langsung baca di sini.

Lokasinya ada di kompleks ruko Ciputra Mall, Cibubur. Dari luar udah kelihatan kok.. Ngga susah nyarinya.
Begitu masuk, okey, suasana ruang cukup nyaman, terutama yang di lantai 2. Kedap. Dingin. Kalo duduk di pojok jendela atas, kita disuguhin view lampu-lampu kendaraan yg cakep. 

Lanjut..
Menu utama. Aku pilih Prime Tenderloin (IDR 91K) dengan mashed potato, sayuran, dan saus basil. Sementara hubby pilih Wagyu Sirloin (IDR 125K) dengan french fries, sayuran, dan buddy sauce. Buddy sauce ini unik. Terbuat dari daun pohpohan yang sunda banget dan olive oil. Enak!

Prime Tenderloin, dengan 3 macem saus yang semuanya enak.
Maaf itu sayur melulu, kerna hubby ngga doyan buncis :p

Kedua menu yg kita pilih berat dagingnya @200 gram. Lumayan gede sih. Ngga bisa ngebayangin seberapa gedenya yg 400 gram! Hehehe..

Karena kita minta kematangannya medium, steaknya terasa juicy banget. Yang aku suka itu bumbu barbeque-nya enak banget! Pokoknya sampe tetes bumbu penghabisan deh. Daging steaknya juga empuk. Wagyu-nya endess. Lalu buncisnya crunchy, bumbu saute-nya enak. Pun dengan jagung pipilnya, manis banget.

Satu-satunya yang agak kurang pas menurut kita itu: piringnya. Steak begini lebih cucok disajikan di atas hot plate. Atau kalaupun pakai piring, pilih yang landai tanpa garis batas, susah motong dagingnya kalau ukuran jumbo :D
Anyway, its just our two cents..

Wagyu Sirloin, ukuran dagingnya cukup lebar meskipun "hanya" 200 gram.

Overal, taste good, price average, worth to try kalo pas lagi ada duit. Hehehe..
Satu lagi, sudah bersertifikat halal MUI. Alhamdulillaah, amaaan..